
Pagi hari yang cerah seolah menyambut shen yang baru saja terbangun, shen yang tidak sabar akan kejutan yang di maksud mo langsung mencari ketua xu ling.
" Kamu mau kemana?" tanya ketua xu ling yang berdiri di tengah lapangan.
" Aku baru saja ingin mencari ketua, kapan kita berangkat " ucap shen.
" Kami disini hanya tinggal menunggu dirimu" sahut xieyu mei.
" Sudah jangan bertengkar kita berangkat sekarang " ucap ketua xu ling.
" Hanya bertiga " sahut shen.
" Ya ketua xu long in tidak bisa ikut dengan kita " ucap ketua xu ling.
" Sudah jangan banyak tanya kita berangkat sekarang " sambung ketua xu ling.
Shen yang sebenarnya masih ingin bertanya memutuskan untuk menutup mulutnya, shen sangat penasaran dengan apa mereka berangkat ke pertandingan atas awan.
Belum selesai shen berpikir tiba-tiba cahaya berwarna biru tepat berada di atas kepalanya, cahaya biru itu seolah menariknya ke atas dan membuatnya dengan sendirinya terbang.
" Apa yang kamu bingungkan cahaya ini bernama biru abadi, untuk memanggilnya tidak semudah apa yang kamu lihat " ucap ketua xu ling yang juga terbang di samping shen.
Shen hanya menganggukkan kepalanya walau sebenarnya masih tidak mengerti.
Tidak butuh waktu lama cahaya biru tiba-tiba memudar, shen terdiam menatap sebuah tempat asing yang baru pertama kali di datanginya.
" Ini benaran di atas awan " ucap shen yang masih tidak percaya.
" Kamu pikir saja sendiri " sahut xieyu mei yang langsung mengikuti ketua xu ling dari belakang.
Hemmm, sepertinya memang iya " dalam hati shen.
" Mo mana kejutan yang kamu bilang itu?" tanya shen.
" Lihatlah siapa orang yang berdiri di ujung sebelah kiri itu " sahut mo.
Shen yang penasaran tanpa berpikir langsung melihat ke arah sebelah kirinya, benar-benar sebuah kejutan shen yang melihat pria tua terus menatapnya langsung terkejut setengah mati.
" Gila, kenapa dia ada di sini " ucap shen.
" Siapa yang bilang kalau tidak akan bertemu lagi, biasanya musuh akan sangat sering bertemu " sahut sheng.
" Kamu lihat lagi siapa yang berdiri di samping pria tua itu " ucap mo.
" Dia bukannya wanita yang melawanku waktu itu " sahut shen.
" Habislah kamu sekarang, mereka pasti akan mengincarmu " ucap sheng.
Ketua perguruan batu berapi yang sedari awal menatap ketua xu ling merasa terkejut, ketua perguruan batu berapi tidak menyangka telah tertipu ternyata yang di latih dalam beberapa hari bukan perwakilan yang di bawa perguruan langit biru.
" Ketua perguruan langit biru, aku tidak menyangka akan datang lebih cepat dari pada biasanya " ucap ketua perguruan batu berapi.
" Ketua niung giu terlalu berlebihan, bukannya biasanya ketua niung giu juga selalu datang terakhir kenapa hari ini lebih cepat. Oh aku tahu persiapan ketua niung giu pasti sudah sangat bagus hingga datangnya berani lebih awal " sahut ketua xu ling.
" Xu ling bagaimana kabar perguruan langit biru?" tanya ketua chu qin yang berjalan ke arah ketua xu ling.
" Ketua chu qin ternyata sudah datang, perguruan langit biru tidak lagi lemah semua yang berharap bisa mengintai perguruan langit biru dengan mudah jangan bermimpi " sahut ketua xu ling.
" Kalian berdua juga ada di sini " ucap ketua chu qin.
" Salam ketua chu qin " sahut shen dan xieyu mei bersamaan.
" Aku membawa dua perwakilan perguruan badai salju, tolong bimbingannya karena aku tahu kalian jauh lebih kuat dari perwakilanku " ucap ketua chu qin.
" Baik ketua " ucap shen.
Cih, hanya dua perguruan lemah jangan pernah berpikir untuk menang kali ini " dalam hati ketua perguruan batu berapi.
" Ya itu aku " sahut shen.
" Bagus kali ini aku akan meminta kedua muridku untuk membalas mu " ucap ketua batu berapi yang langsung pergi.
" Shen kapan kamu berurusan dengannya?" tanya ketua xu ling.
" Sebelum aku kembali ke perguruan ketua " sahut shen.
" Kalau begitu kamu harus lebih berhati-hati pria tua itu tidak aka melepaskanmu dengan mudah" ucap ketua xu ling.
"Ketua tenang saja " sahut shen.
" Perhatian untuk semua ketua dan perwakilan perguruan masing-masing, kami sebagai penyelenggara pertandingan ingin mengumumkankan dua pertandingan yang harus di menangkan dua kali berturut-turut.
Pertandingan pertama adalah pertandingan berburu di sebuah tempat yang sudah kami sediakan siapa yang mengumpulkan lebih dari tiga ribu inti hati hewan spiritual akan dianggap pemenangnya.
Pertandingan kedua siapa yang menjadi pemenang di pertandingan sebelumnya harus melawan musuh hingga menjadi satu pasangan pemenang.
Saat ini ku harap semua sudah mengerti " ucap hing ku salah satu pengurus pertandingan atas awan.
" Seluruh perwakilan di harap berkumpul karena saat ini juga pertandingan pertama akan segera resmi kami buka " sahut wiung ku pengurus pertandingan atas awan yang lainnya
" Ketua kami pergi dulu " ucap shen.
" Berhati-hatilah kalian berdua harus menjaga satu sama lain, apapun yang terjadi kalian tidak boleh berpisah " sahut ketua xu ling.
" Baik ketua " sahut shen dan xieyu mei serentak.
Shen yang berjalan di belakang xieyu mei tanpa sadar melihat ke arah wanita yang pernah di kalahkannya waktu itu, shen yang tidak ingin menambah masalah mencoba mengalihkan pandangannya.
" Apa yang kamu lihat " ucap xieyu mei yang langsung menghentikan langkahnya.
" Tidak melihat apa-apa " sahut shen yang langsung menarik tangan xieyu mei.
" Semua perwakilan bersiap, ruang dimensi akan segera kami buka. Satu peraturan yang harus kalian ingat boleh menyerang lawan tapi tidak boleh membunuhnya, apa kalian mengerti " teriak hing ku.
" Mengerti " sahut seluruh perwakilan menjawab serentak.
Shen yang sudah tidak sabar tanpa sadar menggenggam tangan xieyu mei dengan erat, setelah melihat ruang dimensi terbuka shen langsung menarik tangan xieyu mei masuk ke dalam ruang dimensi.
" Eh ternyata kita sudah sampai " ucap shen sambil melihat sekelilingnya.
" Ya kita sudah sampai, bisakah kamu melepaskan tanganku " sahut xieyu mei.
Shen yang baru menyadari telah menggenggam tangan xieyu mei perlahan melepaskannya sambil tersenyum.
" Maaf, aku tidak sengaja "ucap shen.
" Heh, mencari inti hati hewan spiritual aku sangat menyukainya dengan begitu kamu bisa memberikanku beberapa inti hati hewan spiritual " ucap sheng.
" Semua tergantung, jika kamu membantuku tentu saja aku akan memberikanmu beberapa " sahut shen.
" Semua tidak semudah yang kamu pikirkan, kamu tahu kenapa kamu tidak bersama dengan murid lainnya?" tanya mo.
" Tidak tahu memangnya kenapa " sahut shen.
" Itu karena kalian di buat berpencar semua murid bisa saja mendapatkan kesulitan dan kemudahannya masing-masing, tapi kamu tidak akan mendapatkan kemudahan sama sekali karena yang akan kamu hadapi adalah hewan spiritual level sembilan keatas " ucap mo.
" Kalau begitu anggap saja sedang berlatih " sahut shen.
" Heh kenapa diam saja?" tanya xieyu mei.
" Tidak aku hanya merasa heran kenapa kita hanya berdua " sahut shen.
" Tidak perlu banyak berpikir cepat jalan " ucap xieyu mei yang langsung berjalan di depan shen.