Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 93


Shen masih terus berjalan menyusuri kota yang sangat sepi, tidak ada satu pun pintu rumah yang terbuka.


Dari jauh suara kuda berlari ke arah nya, shen terdiam mematung di depan nya ratusan prajurit berkuda mengepung diri nya.


" Apa kamu tidak mengetahui ini jalan milik kami " Kata seorang pria yang baru turun dari kuda nya.


Pria itu berjalan menghampiri shen sambil terus menatap nya.


" Aku tidak tahu aku hanya tidak sengaja melewatinya " sahut shen dengan santai.


" Kamu tidak tahu siapa kami " tanya pria itu lagi.


Shen hanya menggelengkan kepalanya.


" Kami adalah tiga puluh bersaudara yang menguasai setiap penjuru kota ini, semua warga di sini menyebut kami malaikat kematian " kata pria itu sambil membentangkan tangan nya.


" Aku tidak mengetahuinya, aku hanya pengembara yang tidak sengaja melewati daerah kalian. aku akan pergi sekarang " sahut shen sambil berjalan pergi.


" Hahahahaha, apa kamu mengira kami akan mengizinkan mu pergi setelah kami melihat mu. kamu jangan bermimpi " kata pria itu.


" Mereka rata rata berada di tingkat kaisar alam Surgawi, berada satu tingkat lebih kuat dari mu " bisik mo.


" Lalu sekarang apa yang harus aku lakukan " tanya shen.


" Kamu hanya bisa menakuti mereka, dengan begitu mereka tidak akan mencari masalah dengan mu " jawab mo.


" Bagaimana cara nya " tanya shen lagi.


" Di dunia magaraj manusia yang memiliki spiritual dalam tubuh sangat langka, kamu suruh sheng untuk keluar menakuti mereka saja " sahut mo.


Pria itu terus memandangi shen yang terdiam, pria itu berfikir kalau shen mungkin takut padanya hingga tidak bisa lagi berbicara.


" Hahahahaha, aku tidak menyangka kamu sangat lemah hingga tidak bisa bicara " kata pria itu sambil tertawa sangat keras.


Shen tiba tiba tersenyum mendengar perkataan pria itu, Shen yang sudah sepakat dengan sheng memulai rencana mereka.


" Apa dia menjadi bodoh, kenapa dia tersenyum sendiri " tanya pria itu ke saudaranya.


" Sepertinya dia hanya ingin mengalihkan perhatian, kakak pertama jangan sampai terpengaruh oleh nya " sahut salah satu saudara pria itu.


Kalau memang begitu aku ingin lihat, apa yang dia rencana kan "...


Pria itu berjalan ke arah shen dan memukulinya berulang kali, shen yang sudah menggunakan sisik pelindung tubuh dan tulang besi hanya bisa diam menikmati setiap serangan pria itu.


Kenapa seperti ini, kenapa aku tidak bisa melukai nya. apa jangan jangan dia lebih kuat dari ku " dalam hati pria itu.


" Dengarkan aku semua nya bersiap untuk menghabisi pria yang tidak tahu diri ini, semuanya serang " teriak pria itu.


"Sudah saat nya kamu keluar sheng " Kata shen.


" Aku tahu itu " sahut sheng.


Arrrrrrrrrkkkkkkkhhhhh... tiba tiba shen berteriak membuat pria itu dan semua saudaranya menjadi sangat terkejut.


Dari dalam badan shen tiba tiba keluar spiritual naga yang bersiap menyemburkan api ke pria itu.


Kenapa masih ada manusia yang memiliki hewan spiritual " kata pria itu yang berbicara sendiri.


" Kakak pertama kita bukan lawan sebanding dengan hewan spiritual itu, apa lagi hewan spiritual itu adalah naga " kata salah satu saudara pria itu.


Buuuuuug...


Pria itu tiba tiba memukul diri nya sendiri dan berlutut di depan shen.


" Maafkan aku, seharusnya aku tidak mencari masalah dengan mu " kata pria itu yang masih berlutut di depan shen.


Shen hanya tersenyum ternyata yang di katakan mo memang benar, pengendali spiritual sangat jarang di dunia magaraj.


" Bangunlah aku tidak ingin mencari masalah dengan kalian, aku hanya ingin lewat saja " kata shen sambil membangunkan pria yang berlutut di depan nya.


" Terimakasih master telah mengampuni kami" kata pria itu sambil menundukan kepalanya.


" Siapa nama mu " tanya shen.


" Jien xiu " jawab pria itu.


" Kamu pemimpin saudara mu, jika kamu seperti itu hanya membuat saudara mu yang lain malu saja " kata shen sambil menatap Jien xiu.


Suasana yang tadi nya sangat ramai berubah menjadi hening, tiga puluh pria berkuda semua menundukan kepala tanpa bersuara.


" Sepertinya sudah aman, terimakasih sudah membantu ku " ucap shen.


" Aku membantu mu hanya karena aku tidak ingin kamu mati lebih cepat " sahut sheng yang langsung kembali ke tubuh shen.


Jien xiu dan saudaranya merasa lebih tenang setelah sheng kembali masuk ke dalam tubuh shen, jien xiu yang berdiri di depan shen tiba tiba memeluk nya.


" Master izinkan kami menebus kesalahan kami, master silahkan ikut kami ke markas besar " kata jien xiu.


" Untuk apa aku ikut dengan mu, aku hanya pengembara yang tidak sengaja lewat sudah waktunya kembali melanjutkan perjalanan ku " sahut shen.


" Aku tahu, tapi kami sangat berharap master bisa mengunjungi markas kami. ayah kami pasti sangat senang melihat anda " kata pria itu.


" Jika kamu menolak mereka terus bisa saja mereka mengetahui kelemahan mu, tidak ada salah nya kamu mengikuti mereka " Bisik mo lagi.


" Tapi bukannya jika aku ikut mereka sama saja dengan mencari mati " sahut shen.


" Tidak mereka sudah tidak akan berani mencari masalah dengan mu, kamu juga bisa bertanya pada mereka di mana tempat yang paling cocok untuk berlatih " kata mo lagi.


Benar juga aku di sini tidak tahu harus pergi kemana, semoga saja aku bisa mendapat informasi dari mereka " dalam hati shen.


" Baiklah aku akan ikut dengan kalian, aku tidak memiliki alasan yang jelas untuk menolak " kata shen.


" Terimakasih master " kata jien xiu.


Shen di berikan sebuah kuda untuk di tunggangi nya, sedangkan jien xiu terus berada di samping shen sambil terus bertanya.


" Bagaimana bisa master memililki hewan spiritual " tanya jien xiu.


" Di dunia ku hampir semua manusia memiliki hewan spiritual di dalam tubuh nya " jawab shen.


" Di mana dunia master aku ingin pergi kesana suatu hari nanti " kata jien xiu.


" Pergi dan pulang dunia mu dan dunia ku tidak mudah, aku yang bisa pergi ke sini belum tentu bisa kembali lagi " sahut shen.


Jien xiu yang tidak mengerti maksud shen langsung terdiam, jien xiu juga tidak berani bertanya lebih banyak.