
Shen yang sudah berjalan jauh meninggalkan istana kembali menggunakan jurus dua dunianya, hutan yang sebelumnya membuatnya tidak bisa keluar dari jebakan penguasa kegelapan kini sepenuhnya seperti hutan biasa.
" Xieyu mei tunggu aku pasti datang menyelamatkanmu " ucap shen yang kembali melanjutkan perjalanannya.
" Sepertinya aku sudah tidak perlu lagi menyimpan setengah kekuatanmu, dia hanya berniat mempermainkanmu dia tidak akan menggunakan cara yang sama untuk kedua kalinya " sahut mo yang mengikuti shen sambil berjalan.
" Lalu apa kamu bisa menebak apa rencananya sekarang?" tanya shen.
" Yang pasti rencananya berkaitan dengan xieyu mei " sahut mo.
" Apa jangan-jangan dia semalam memanipulasi untuk menjebakku " ucap shen.
" Itu memang jebakan untukmu hanya saja kita tidak tahu tujuan sebenarnya " sahut mo.
" Haaaaaaah " shen menghela nafas sambil terus berjalan.
Shen yang sudah berjalan seharian tidak juga menemukan xieyu mei merasa sangat kelelahan, berbeda dari putri yun lie dan putri shie yang tempatnya terbilang tidak terlalu jauh hingga sekarang shen masih belum mengetahui di mana penguasa kegelapan itu menyembunyikannya.
" Hahahaha, apa kamu sudah melihatnya lihatlah dengan jelas calon suamimu itu memilih memeluk memberikan kehangatan untuk wanita itu dari pada datang menyelamatkanmu " ucap penguasa kegelapan yang sengaja memperlihatkan keadaan shen semalam.
" Aku benar-benar tidak menyangkanya " sahut xieyu mei yang terus menatap shen dan putri shie berpelukan semalaman.
" Heeeeh aku tahu kamu tidak menyangka itu, asal kamu tahu saja calon suamimu bukanlah orang baik dia selalu menyelamatkan wanita agar terlihat sebagai pendekar penegak keadilan " sahut penguasa kegelapan.
" Ternyata selama ini aku dan seluruh murid bahkan ketua sudah di tipu olehnya " ucap xieyu mei yang terlihat sangat marah.
" Karena kamu sudah mengetahui semuanya bagaimana jika kamu bekerja sama denganku " sahut penguasa kegelapan.
" Bekerjasama seperti apa?" tanya xieyu mei.
" Bantu aku membunuhnya " sahut penguasa kegelapan.
" Dia lebih kuat dariku aku tidak mungkin bisa membunuhnya " ucap xieyu mei.
" Tidak masalah jika kamu tidak bisa membunuhnya setidaknya dia juga tidak akan membunuhmu " sahut penguasa kegelapan.
" Jika aku membantumu apa kamu akan melepaskanku " ucap xieyu mei.
" Tentu saja, aku tidak memiliki dendam padamu dan kedua putri itu apa kamu berpikir jika aku ingin membunuh aku akan melepaskan kedua putri itu dengan sangat mudah " sahut penguasa kegelapan.
" Baiklah, aku akan berada di pihakmu aku akan membantumu membunuhnya sebisaku aku juga sebenarnya tidak ingin menikah dengannya " ucap xieyu mei sambil mengepalkan tangannya.
" Bagus-bagus sekarang kamu pergilah, sementara aku akan mengawasimu dari sini jika ku lihat kamu sudah tidak bisa bertahan aku akan datang menyelamatkanmu " sahut penguasa kegelapan.
" Aku akan melakukan yang terbaik " ucap xieyu mei sambil berjalan pergi.
Heeeeh, hatiku benar-benar sakit melihatnya memeluk putri sialan itu " dalam hati xieyu mei.
Xieyu mei yang dari awal sudah di beritahu keberadaan shen bergegas menghampirinya, pertemuan tak terduga membuat shen merasa sangat terkejut.
" Xieyu mei bagaimana keadaanmu?" tanya shen yang melihat xieyu mei berjalan ke arahnya.
" Keadaanku sungguh sangat baik, seharusnya aku yang menghawatirkanmu dan kedua putri itu " sahut xieyu mei.
" Kamu kenapa, bukan seperti itu yang terjadi sebenarnya " ucap shen mencoba menjelaskan.
" Tidak perlu bersusah payah menjelaskan, aku sudah melihat semuanya " sahut xieyu mei.
" Sepertinya xieyu mei sudah di hasut " bisik mo.
" Xieyu mei kamu jangan percaya padanya dia sengaja melakukan itu untuk menghancurkanku " ucap shen.
" Aku tidak percaya pada siapapun tapi aku percaya sama apa yang ku lihat " sahut xieyu mei yang langsung menarik cambuknya.
" Hari ini juga aku ingin membatalkan pernikahan kita dan satu-satunya cara terbaik adalah kematianmu " sambung xieyu mei.
Cheeeeeeeeeeettttttaaaaarrrrrrr...
Cheeeeeeeeeeeetttttttaaaaaarrrrrr...
" Xieyu mei dengarkan aku dulu " ucap shen.
Cheeeeeeeeeeeeeetttttttttttaaaaaaarrrrr...
Xieyu mei yang tidak ingin mendengarkan shen langsung mengarahkan cambuknya ke arah shen.
" Xieyu mei hentikan " ucap shen sambil terus menghindar.
" Ingin aku berhenti jangan bermimpi " sahut xieyu mei.
Cheeeeeeeetttttaaaaaaaaarrrrr...
Xieyu mei terus mengejar shen yang menghindar sambil sesekali mengayunkan cambuknya, shen yang tidak ingin melukai xieyu mei terpaksa hanya bisa menghindar sambil berusaha menjelaskan situasinya.
" Xieyu mei dengarkan aku ini tidak seperti apa yang kamu pikirkan " ucap shen yang mencoba kembali menjelaskan.
" Aku tidak memikirkannya tapi aku melihatnya dengan sangat jelas " sahut xieyu mei.
Cheeeeeeeeeeeettttttttaaaaaaaaarrrr...
Shen yang tidak ingin terus terjadi kesalah pahaman langsung mengehentikan langkahnya, shen menangkap dengan cepat cambuk xieyu mei dan berusaha terus menariknya.
" Dengarkan aku dulu " ucap shen.
Xieyu mei yang lagi-lagi tidak ingin mendengar perkataan shen langsung menggetarkan cambuknya, shen yang merasa getaran cambuk xieyu mei di aliri sengatan listrik membuat shen bergegas melepaskan cambuk yang di pegangnya.
" Aku ingin kamu mati hari ini " teriak xieyu mei yang bersiap mengeluarkan serangan jarak jauh ke arah shen.
" Xieyu mei apa ini sudah tidak bisa lagi di bicarakan " ucap shen.
" Tidak " sahut xieyu mei.
Duuuuuuuaaaaaaaaarrrrrrrrrrr...
Serangan jarak jauh yang di keluarkan xieyu mei langsung membuat ledakan tepat di mana shen berdiri.
" Uhuk, Uhuuk. Apa kamu puas sekarang " ucap shen sambil terus terbatuk.
" Belum " sahut xieyu mei.
" Terimalah lagi " teriak xieyu mei.
Duuuuuuuuuuaaaaaaaarrrrrrrr...
Duuuuuuuuuuuuaaaaaaaarrrrrrrr...
Serangan yang berturut-turut di keluarkan xieyu membuat shen yang menggunakan jurus pelindungnya harus menambah pelindungan dari api sucinya.
" Xieyu mei kamu yang memaksaku, jika aku membuat mu terluka maafkan aku " ucap shen yang langsung berlari ke arah xieyu mei
Bruuuuuuuuuuuuuuaaaaaak...
Shen yang kehabisan kesabarannya langsung memukul xieyu mei, walau memukul tidak menggunak kekuatan penuhnya xieyu mei tetap terlempar jauh ke belakang.
" Heeeeh, apa kamu sudah menjadi lemah sekarang " ucap xieyu mei yang langsung berdiri.
" Sudahlah xieyu mei, aku mencintaimu aku tidak ingin melihatmu terluka " sahut shen.
" Bodohnya kamu masih tidak mengerti perkataanku " ucap xieyu mei yang bersiap kembali menyerang shen.
" Hari ini salah satu di antara kita harus ada yang mati, keluarkan seluruh kekuatanmu aku ingin merasakan bagaimana bertarung dengan tingkat langit tahap semesta yang sebenarnya " sambung xieyu mei sambil tersenyum.
" Xieyu mei apa kamu sudah menjadi gila dan bodoh sekarang, tidak ada untungnya bagi kita saling membunuh " ucap shen sambil berjalan mendekati xieyu mei yang terus menatapnya.
" Aku memang gila dan bodoh karena aku mau menerima lamaranmu walau hatiku terasa sangat sakit, sudahlah lupakan saja yang terpenting mari kita lanjutkan " sahut xieyu mei.
Hahahaha, ternyata caraku berhasil dengan sempurna aku hanya tinggal menunggu hari gelap. Bersiaplah untuk mati di tanganku karena aku tahu dia tidak mungkin bisa membunuhmu " ucap penguasa kegelapan sambil terus tertawa.