
Xieyu mei duduk di samping ketua xu ling dan memeluknya.
" Aku tidak menyangka ketua xu ling masih hidup " xieyu mei menangis memeluk ketua xu ling.
" Aku baik baik saja tidak perlu menangis " kata ketua xu ling sambil tersenyum.
" Ketua xu ling berhasil selamat dari pertarungan itu, aku tidak kuat menahan air mata ku. maaf "
" Sudah sudah tidak apa apa, kamu dan shen sepertinya ada masalah kalau tidak keberatan kamu bisa cerita " ketua xu ling menatap xieyu mei.
" Tidak ada " jawab xieyu mei sambil menundukan kepalanya.
" Kalau begitu aku tidak ingin kalian seperti anak kecil yang sedang bertengkar, kita harus menyatukan kekuatan untuk bisa balas dendam dan mengembalikan perguruan langit biru "
" Baik ketua "
Xieyu mei berjalan menghampiri shen yang sibuk mencari sesuatu.
" Maaf " kata xieyu mei sambil berdiri di samping shen.
" Untuk apa " jawab shen santai.
" Sudahlah lupakan saja " xieyu mei menundukan kepalanya.
Shen hanya tersenyum memperhatikannya.
" Siapa yang memaksa mu untuk tetap tinggal di perguruan tiga daun " tanya shen.
" Tidak ada, ketua yang mengantarkan mu bertemu dengan ku dia guru ayah ku. aku belajar banyak di sana "
" Baguslah ternyata aku saja yang terlalu berlebihan " shen berdiri meninggalkan xieyu mei.
Shen berjalan mencari chiktan, sejak meningalkan perguruan laut darah chiktan tidak mengikutinya shen khawatir terjadi sesuatu pada nya.
Di sisi lain Ketua sian zi sengaja berpura pura menjadi pengikut setia ketua tain zi dan berusaha mencari kelemahan mereka.
" Masuk ke dalam " teriak seorang murid sambil mendorong ketua xu long in masuk ke dalam sebuah ruangan.
Ketua sian zi bersembunyi dan mengintip apa yang di lakukan murid perguruan laut darah.
" Ketua Tang mu terlalu baik hati, si tua ini masih saja di biarkan hidup " kata murid yang mendorong ketua xu long in.
" Orang tua itu masih berguna buat ketua Tang mu, nanti juga pasti di habisi " jawab teman nya.
Kedua murid pergi meninggalkan ruangan ketua xu long in.
Aku berhutang budi padanya, jika aku berhasil mengeluarkan ketua ini. anak muda itu pasti dengan mudah menghabisi perguruan Laut darah dan tidak akan melepaskan ketua tain zi " dalam hati ketua sian zi.
" Baiklah kalau gitu balas dendam ku cukup sampai disini saja " kata ketua Sian zi berbicara sangat pelan.
Ketua sian zi berusaha membuka pintu ruangan itu, Walaupun sedikit sulit akhirnya ketua sian zi berhasil membuka nya.
Ketua sian zi melihat ketua xu long in yang sudah tidak berdaya badan nya sangat lemas kekuatan nya juga di segel.
Ketua sian zi membantu ketua xu long in untuk duduk dan membantu membuka kembali segel kekuatan nya. perlahan kekuatan ketua xu long in mulai terbuka dan badan nya sudah jauh lebih baik.
Ketua sian zi membantu ketua xu long in untuk melarikan diri dari perguruan laut darah.
Suasana terlihat sangat sepi ketua sian zi membawa ketua xu long in kebelakang perguruan laut darah dan membantu nya melewati Tembok penghalang.
" Hahahahaha " ketua tang mu tertawa sangat keras.
" Aku tidak menyangka ketua sian zi membohongi ku dan melepaskan tahanan perguruan laut darah " kata ketua tain zi.
" Memangnya kenapa, aku ingin membantu siapa itu hak ku. apa masalah mu " jawab ketua Sian zi.
" Bagus bagus, sudah berani membohongi ku sekarang dengan jelas berlagak di depan ku " ketua Tain mu terlihat sangat marah.
Ketua sian zi diam diam memberikan kekuatan untuk ketua xu long in melompati dinding penghalang.
" Pergilah ketua , titipkan salam ku padanya " teriak ketua sian zi.
" tidak akan ku biarkan " teriak ketua tang mu.
Wheeessss... ketua tang mu melempar kipas sisik ular yang di pegang nya.
Traaaaaaaaank.. suara tangkisan dari tombak perak ketua Sian mu terdengar sangat jelas.
Ketua xu long in langsung melompati dinding penghalang itu dan berusaha berjalan meninggalkan perguruan laut darah.
Ketua xu long in merasa kasihan melihat ketua sian zi harus melawan ketua perguruan Laut darah sendirian.
aku berharap dia masih bisa selamat " dalam hati ketua xu long in.
Ketua Xu long in terus berjalan sebisanya, dia tidak tahu kemana dia harus pergi apalagi kekuatan nya belum pulih sepenuhnya.
Hoooooooeeerrrr... ketua Xu long in mendengar suara hewan di dekat nya.
Tiba tiba dari kegelapan sepasang mata berjalan mendekati dirinya.
betapa terkejutnya Ketua Xu long in melihat serigala tepat berdiri di depannya.
Errrrrrrrrrr....
" Naiklah " kata chiktan.
" Kamu bisa bicara, siapa pemilik mu " tanya ketua Xu long in.
Chiktan tidak menjawab nya, chiktan langsung berjalan membawa ketua Xu long in mencari Shen.
Di sisi lain di tengah gelap nya malam, shen terus bersiul memanggil chiktan tapi tidak ada jawaban.
" Haaaah " shen menghela nafas berharap tidak terjadi apa apa dengan chiktan.
Ketua Xu ling yang memperhatikan shen terlihat sangat gelisah berjalan menghampiri nya.
" Ada apa dengan mu " tanya ketua Xu ling.
Shen hanya terdiam tidak menjawab ketua Xu ling.
Kreesssssekkkk, kreeesssssekkk...
Suara seperti ada yang berjalan ke arah mereka, shen ketua Xu ling dan Xieyu mei langsung berdiri bersiap menyambut siapa yang datang.
Hooooooooeeeeerrrr... Suara Chiktan seolah memberi tanda.
" itu suara Chiktan " bisik mo.
" ya aku juga mendengarnya " jawab shen pelan.
" Tuan " chiktan berjalan ke arah shen membawa seseorang.
Shen memperhatikan siapa yang di bawa chiktan dan betapa terkejutnya shen.
" Ketua Xu long in " kata shen.
" Ayah " ketua Xu ling berjalan mendekat ke arah chiktan dan membantu ayah nya turun dari chiktan.
Xu mei hanya menatap seperti kebingungan, bagaimana bisa ketua Xu long in bisa terbebas dari perguruan Laut darah.
" Haaaah " ketua Xu long in menghela nafas.
Akhirnya dia bisa pergi dari penjara perguruan laut darah.
" Aku pasti akan membalas mereka " kata ketua Xu long in.
" Tentu ayah, kita pasti membalas mereka semua. tapi bagaimana ayah bisa keluar dari perguruan Laut darah " tanya ketua Xu ling.
" Seseorang telah membantu ku, dia menitip salam untuk nya " kata ketua Xu long in sambil menunjuk shen.
" Untuk ku, siapa dia " tanya shen.
" Aku tidak begitu mengenal nya tapi kalau tidak salah dia memiliki zi di nama nya "
" katua Sian zi " jawab shen.
" Ya itu dia, dia membantu ku melarikan diri tapi dia sendiri menghadapi ketua perguruan Laut darah. aku tidak tau lagi gimana nasib nya "
" ya sudah ayah tidak perlu lagi memikirkan nya, yang penting sekarang ayah sudah selamat. ayah harus memulihkan kekuatan ayah " kata ketua Xu ling.
Shen berjalan mendekati chiktan tidak sengaja membuat kalung pemberian pria misterius terjatuh.
" Kalung ini kamu mendapatkannya dari mana " tanya ketua Xu long in
Shen mendekati ketua Xu long in dan mengambil kembali kalung nya.
" kalung ini pemberian pria misterius, aku sendiri tidak tahu kenapa huruf di kalaung ini harus Z dan X " jawab shen.
" Haaah, ternyata dunia ini sangat lebar. aku yang dari dulu ingin bertemu dengan nya tapi tidak bertemu. Aku tidak tahu kenapa malah kamu yang bertemu dengan nya " kata ketua Xu long in.
Shen hanya terdiam dia sendiri tidak tahu, waktu itu kalau bukan karena pria itu menyembunyikan Chiktan dan pedangnya shen tidak mungkin mau berguru dengan nya.
Shen mengeluarkan kotak berwarna emas dari dalam kotak ruang nya.
" Ketua ini kotak yang anda berikan pada ku waktu itu " kata shen sambil memberikan kotak emas itu ke ketua Xu long in.
Ketua Xu long in mengambilnya dan tersenyum sendiri.
" Ini kotak simbol perguruan langit biru, yang sengaja ku titipkan pada mu. tidak ku sangka aku masih bisa melihat nya " Kata ketua Xu long in sambil membuka kotak emas itu.
Betapa terkejutnya shen melihat isi dalam kotak itu, tidak hanya simbol dari perguruan langit biru. huruf yang ada di kalung nya sama dengan yang ada di dalam kotak emas milik ketua Xu long in.
sebenarnya apa hubungan ketua Xu long in dengan pria misterius itu " dalam hati shen.