
" Anak muda bisakah kamu tidak pergi, anggap saja aku memohon pada mu " Ucap gumeing.
Shen menghentikan langkahnya dan memutar badannya menatap ketua gumeing yang berdiri tidak jauh darinya.
" Maaf aku tidak bisa, jika aku masih tetap berada di sini sama saja aku tidak memiliki harga diri " Ucap shen.
" Haaah, kalau begitu aku atas nama perguruan Dahuo meminta maaf padamu, semoga di lain hari kamu bersedia berkunjung kemari " Ucap gumeing.
Shen hanya tersenyum sambil menganggukkan kepalanya dan berjalan pergi meninggalkan gumeing.
" Kenapa tidak kamu pertimbangkan untuk berada di sana sementara waktu, kamu belum bertanya apakah masih banyak rintangan sebelum memasuki perguruan Diyu zi " bisik mo.
" jika aku masih berada di sana bukan kah sama saja aku tidak memiliki harga diri " sahut shen sambil berjalan.
" Yang kamu katakan memang ada benarnya, sekarang kamu harus kembali melihat peta itu dan memperhatikannya dengan sangat baik jangan sampai ada satu pun bahaya yang tidak kamu sadari " Ucap mo.
" Ya kamu tenang saja, Sekarang yang terpenting bagaimana kita bisa mendapatkan inti hati spiritual untuk membantu sheng kembali pulih " Sahut shen.
" Di dunia ini pengendali spiritual sangat bagaimana mungkin ada hewan spiritual " Ucap mo.
" Yang dikatakannya memang benar, didunia ini mungkin tidak ada hewan spiritual tapi bukan berarti tidak ada hewan iblis yang tinggal di dunia ini, inti hati hewan iblis sama kuatnya dengan inti hati hewan spiritual " Sahut sheng.
" Hewan iblis, Apa bedanya hewan spiritual dengan hewan iblis " ucap shen.
" Perbedaannya hewan spiritual memiliki darah yang telah dimurnikan dan di turunkan oleh dewa untuk menjaga keseimbangan alam, Sedangkan hewan iblis terlahir dari hewan biasa yang di masukan darah iblis ke dalam tubuhnya dengan paksa dan menjadi budak iblis yang ganas " ucap sheng menjelaskan.
" Kekuatan hewan iblis hampir sama dengan kekuatan hewan spiritual tergantung tingkatannya, tapi hewan iblis bisa menjadi lebih kuat hanya dengan menjilat setetes darah manusia " Sambung sheng kembali melanjutkan penjelasannya.
" Kalau begitu bahaya menanti dua kali lipat, tapi bagaimana pun juga kamu harus tetap kembali pulih " Sahut shen.
" Apa kamu yakin, bisa saja kamu mati di tangan hewan iblis itu " Sahut mo.
" Aku sangat yakin, bagaimana pun juga sheng harus kembali pulih untuk melindungi ku " Ucap shen sambil tersenyum.
Shen kembali melihat peta di tangannya dan memperhatikan sebuah simbol pepohonan di peta itu.
" Apa ini simbol hutan, Jika benar itu hutan hewan iblis bisa saja berada di sana aku harus mendapatkan inti hati spiritual untuk sheng segera " Ucap sheng berbicara sendiri.
Shen kembali melanjutkan perjalanannya menuju hutan yang berada di peta, Shen yang melihat hutan dari kejauhan langsung berjalan masuk ke dalam hutan tanpa bertanya pada sheng dan mo.
Shen memperhatikan sekeliling hutan yang terlihat sangat gelap dan sunyi, Tidak ada satu pun tanda tanda kehidupan di hutan itu.
Walau begitu shen tidak menyerah dan masih terus masuk ke dalam hutan sambil memperhatikan sekelilingnya.
Shen yang semakin masuk ke dalam hutan tiba tiba melihat sinar terang dari kejauhan, tanpa berpikir shen berjalan ke arah sinar terang itu dan betapa terkejutnya dia yang sudah keluar dari dalam hutan.
Seeeesssssttt...
Seeeeesssssttttt...
Shen membuka telinganya lebar lebar mencoba mendengarkan suara desisan yang terdengar sangat pelan.
Boooooooooooooooooommmmmm...
Tiba tiba dari dalam tanah tepat di depan shen berdiri terjadi ledakan, Shen yang terkejut berhasil melompat menghindari ledakan itu.
Dari dalam tanah tempat terjadi ledakan keluar sosok ular raksasa bermata merah yang sedang menatapnya.
Seeeeeessssssttttt...
Ular itu terus mendesis sambil bersiap menyerang shen.
Wheeeeeeeeeeessssss.....
Wheeeeeeeeeeeeeeeeeesssss...
Dengan cepat shen menarik pedangnya dan mengarahkannya ke ular raksasa yang menyerangnya itu.
Shen terdiam dalam kebingungan melihat tidak ada goresan di tubuh ular itu yang terkena serangan pedangnya berulang kali, Ular itu semakin tidak menyukai kehadiran shen, ular itu menatap shen dengan sangat marah dan kembali menyerangnya.
Shen yang teringat perkataan sheng berusaha keras menghindari serangan ular itu agar tidak sampai terluka, karena darahnya mampu meningkatkan kekuatan hewan iblis di depannya itu menjadi semakin kuat.
Shen yang sibuk menghindari kepala ular itu tidak menyadari ekor ular itu mengarah padanya dan langsung melilitnya.
" Hewan sialan lepaskan aku, akan ku habisi kamu " teriak shen sambil mencoba melepaskan diri dari lilitan ekor ular itu.
Ular itu tiba tiba mengangkat shen sangat tinggi dan melemparkannya.
Bruuuuuuuuuuuuuuuaaaaaaaakkkkkk...
Shen yang terjatuh tanpa memakai kedua jurus pelindungnya merasa sangat kesakitan, Shen memegangi pinggangnya sambil berusaha kembali berdiri.
Di satu sisi hutan yang di lewati shen memiliki mantra yang tidak bisa di lewati roh atau pun spiritual yang berada di dalam tubuh.
Sheng dan mo merasa sangat kesal melihat shen yang masuk kedalam hutan itu tanpa meminta pendapat atau izin dari mereka, Walaupun begitu Sheng dan mo yang menyadari ada bahaya di dalam hutan itu tidak tega membiarkan shen berjuang sendiri.
Sheng dan mo berusaha menggabungkan kekuatan mereka mencoba menerobos mantra yang di pasang di depan hutan itu.