Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 58


Ketua xu long in menutup matanya dan mencium kitab itu.


" Kitab ini seperti nya cocok untuk mu " Ketua xu long in memberikan kitab itu ke shen.


" Terimakasih ketua " Shen mengambil kitab itu dan menyimpan nya.


Ketua xu ling berjalan mendekati shen dan ayah nya.


" Ayah makam kan saja dia di dalam perguruan langit biru. dia juga berjasa sudah menyelamatkan kita "


" Kamu benar. ayah serahkan ini padamu " Ketua xu long in berajalan meninggalkan shen dan xu ling.


Shen merasa sedikit canggung dia memutuskan pergi meninggalkan ruangan itu.


" Shen " Panggil ketua xu ling.


Shen berhenti dan menatap ketua xu ling.


" Terimakasih " kata ketua xu ling.


Shen hanya tersenyum dan pergi dari ruangan itu.


Shen berjalan mengelilingi perguruan langit biru. Semua tidak ada yang berubah dari sebelum dia pergi meninggalkan perguruan itu.


Shen memperhatikan xieyu mei yang berlatih dengan sangat serius.


" Ehem "


xieyu mei melihat shen berdiri tidak jauh darinya.


" Kamu sudah kembali, bagaimana keadaan Ketua " xieyu mei berjalan mendekati shen.


" Ketua xu ling dan ketua xu long in sudah sembuh tapi mungkin kekuatan nya masih belum kembali pulih "


" Huh, syukurlah " xieyu mei merasa sangat tenang sekarang.


Tiba tiba Semua murid berlarian dan berteriak ketakutan.


" Musuh datang " teriak beberapa murid yang terus berlari.


Ketua xu ling dan ketua xu long in keluar dan berdiri di samping shen.


" Mereka ingin mengambil kesempatan ini untuk menjatuhkan perguruan kita " kata ketua xu ling.


" kekuatan ku belum kembali sepenuhnya, kita tidak ada harapan menang melawan nya " kata ketua xu long in.


Shen hanya memperhatikan Sekumpulan orang yang berjalan memasuki gerbang perguruan langit biru.


" Mereka membawa petarung tingkat Kaisar tahap penyatuan tiga alam yang paling rendah , sedangkan yang tertinggi petarung tingkat langit tahap dua .


untuk sekarang kita tidak mungkin bisa menang melawan nya" kata Ketua xu long in yang berjalan menghampiri shen.


Ketua xu long in memberikan shen sebuah kotak berwarna emas dan meminta shen untuk menjaganya baik baik.


" Kamu harus pergi dari sini " ketua xu long in menjauh dari shen.


" Sudah shen ini bukan saat nya berdebat, kamu harus membawa xieyu mei pergi dari sini. kalian berdua satu satunya harapan untuk perguruan langit biru kembali berdiri " Ketua xu ling menyusul ayah nya yang bersiap melawan musuh yang datang.


Shen menarik tangan xieyu mei dan berlari mencari jalan lain untuk keluar dari perguruan langit biru.


Xieyu mei tidak bisa berkata apa apa, dia tidak sanggup pergi meninggalkan perguruan langit biru. dia ingin bertarung hingga titik darah penghabisan nya.


Shen tidak memperdulikan nya dan terus menarik tangan xieyu mei.


Shen bersiul memanggil chiktan yang bersembunyi di belakang perguruan langit biru. Xieyu mei merasa sangat kaget melihat serigala yang sangat besar berlari ke arahnya.


" naiklah aku tidak ada waktu menjelaskannya " kata shen yang terus memperhatikan xieyu mei.


Xieyu mei merasa ragu tapi dia tetap menaiki chiktan. chiktan berlari membawa Shen dan xieyu mei meningalkan perguruan langit biru.


Xieyu mei masih terus menangis sepanjang Perjalanan. Shen meminta chiktan untuk berhenti sebentar.


" Aku hanya ingin menuruti apa yang ketua katakan, ini juga demi kebaikan kita " Shen menatap xieyu mei.


" Kebaikan apa? kamu sangat hebat kenapa kamu tidak membantu ketua untuk mengalahkan musuh " xieyu menatap shen dengan perasaan yang sangat kesal.


" Sudah ku bilang aku hanya menuruti apa yang ketua katakan, aku di suruh membawa mu pergi. tapi jika kamu menyalahkan ku terus seperti ini kamu bisa pergi sekarang, biarkan ketua tahu kalau kamu tidak menuruti perkataan mereka "


Xieyu mei langsung terdiam dan mengusap air matanya. shen meminta chiktan melanjutkan perjalanan nya.


Di sisi lain ketua xu long in dan ketua xu ling bertarung habis habisan mengeluarkan seluruh kekuatan nya yang tersisa.


Bruuuuuuaaakkk... ketua Xu ling terlempar kebelakang dan muntah darah.


" Xu ling " teriak ayahnya dari jauh.


Xu ling berusaha bangkit berdiri, dia tidak ingin menjadi beban untuk ayah dan perguruan nya.


Xu ling melihat sekeliling yang semua nya hampir rata dengan tanah.


Ribuan murid Kehilangan nyawanya demi membela perguruan nya.


Ketua Xu ling terlihat sangat marah tapi tidak bisa berbuat apa apa.


" Kalian berani meratakan perguruan langit biru, aku tidak akan memaafkan kalian " Teriak ketua Xu ling yang berjalan mendekati musuh.


Bruuuuuuakkk. ketua Xu long in kehabisan tenaga nya dan terjatuh.


Ketua perguruan Laut darah mengambil kesempatan untuk membawa pergi ketua Xu long in menjauh dan membawa ke perguruan nya.


" Ayah " Teriak Ketua Xu ling yang melihat ayah nya di bawa pergi.


Beberapa petarung tingkat langit tahap dua masih berada di depannya dan menyerang nya secara bersamaan.


Xu ling sudah tidak mampu lagi untuk berdiri.


Perguruan yang di bangun kakek buyut nya kini hancur tinggal nama.