Lepaskan Aku

Lepaskan Aku
Kejutan buat semua


Hari ini genap seminggu pengantin kali kedua mereka bersama, selama itu juga Asrul selalu membuat Nayla kewalahan melayaninya. Seolah tidak pernah merasa puas dengan apa yang sudah Ia dapatkan, semua yang di miliki Nayla seakan candu baginya. Tidak mengenal waktu, selalu saja di terkam bila ada kesempatan.


Seperti pagi ini Nayla merasa enggan untuk bangun, rasa lelah serta rasa tidak nyaman di bagian kenikmatannya masih terasa bagai ada yang mengganjal. Mungkin karena seringnya aktifitas mereka berdua, namun karena ada acara yang harus mereka hadiri terpaksa membuat Nayla memaksakan diri untuk bangun.


Baru saja tubuhnya bergerak Asrul kembali meraih tubuhnya dan menariknya kedalam pelukannya.


" Sudah bangun sayang, mau kemana nanti saja " Suara Asrul serak khas bangun tidur sambil memeluk erat tubuh sang Istri.


" Mas, ayo bangun sudah siang. Mas ingat hari ini hari apa, kita harus segera mandi dan berangkat ke rumah Ibu. Kalau kita tidak hadir bagaimana nanti tanggapan Ibu dan Ayah pada kita " Bujuk Nayla


Asrul masih saja betah memeluk tubuh Istrinya, tengkuk yang tidak tertutup apapun menjadi sasaran bibir nya.


" Mas......! Ayo ah ! "


" Ayo......! Kamu tahu saja kalau Asrul junior lagi pingin selalu dimanja " Sahut Asrul kegirangan


Sesuatu di bagian bawah tubuhnya langsung bereaksi hanya dengan mendengar suara istrinya. Apalagi Nayla mengajaknya dengan suara mendesah menahan godaan Asrul padanya.


" Mas ih.... bukan ayo itu, tapi ayo bangun dan mandi "


Nayla langsung berdiri sekuat tenaga yang Ia miliki, kalau terus bertahan di tempat tidur pasti dirinya akan jadi ikan panggang lagi, di bolak balik itu pikirnya.


" Ayolah sayang, lihatlah junior juga perlu di urus. Terlambat sedikit juga tidak apa apa, Ibu ayah dan juga yang lainnya pasti bisa mengerti dengan keadaan kita " Bujuk Asrul sedikit memohon.


" Tidak bisa Mas, ayolah bangun sekarang, atau aku akan mandi dan pergi sendiri "


Nayla langsung meraih alat mandinya dan langsung berlari kedalam kamar mandi yang berada di dalam ruangan itu.


" Sayang..... tunggu aku, kita mandi sama sama ya " Seru Asrul sambil bangkit dari tempat tidur


..." Bodoh amat, kalau mandi sama sama bukannya cepat malah tambah lambat, dasar suami mesum, ada ya di pikirannya itu itu mulu " Batin Nayla...


Ia merinding sendiri dan geleng geleng kepala membayangkan tingkah suaminya itu.


" Sayang..... buka pintunya, mandi bareng yuk biar cepat " Asrul mengetuk ketuk pintu kamar mandi berharap Nayla akan membukanya.


Setelah beberapa saat Nayla keluar dengan handuk menutupi seluruh tubuhnya, hanya tersisa wajahnya saja. Hal itu membuat Asrul melongo menyaksikan tingkah istrinya itu.


" Sayang.... kenapa penampilanmu seperti ini, berapa banyak handuk yang kamu gunakan. " Tanyanya heran.


" Semua handuk Mas, kalau tidak seperti ini nanti ada yang tidak bisa diam. Buruan mandi Mas, kunci pintunya karena aku mau ganti baju " Jawab Nayla ketus.


Asrul hanya bisa menarik nafas panjang dan memilih masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri.


" Ya junior, kita gagal lagi kali ini, tidak bisa enak enakan lagi. Tapi jangan khawatir nanti juga ada waktunya buat kita, lebih baik sekarang kita mandi dulu sebelum nanti singa betina itu ngamuk dan kita tidak dapat jatah makan siang " Gumam Asrul seorang diri.


***


Diruang tengah semua sudah berkumpul, hari ini ada acara besar besaran yang akan di adakan di kediaman Pak Burhan. Untuk itulah semua keluarga di harapkan berkumpul disana.


" Sayang.... aku kok nggak di tungguin, ih ini lagi kan bajunya jadi kusut begini " Seru Asrul sembari menuruni tangga.


..." Ya Allah Mas Asrul, kenapa jadi seperti anak kecil. Malah lebih parah dari Alwi, sekarang malah jadinya aku ngurusin dua bocah sekaligus " Batin Nayla geleng geleng kepala....


" Papa.....! Kenapa bajunya seperti itu " Tanya Alwi yang juga bingung melihat penampilan Papa nya yang acak acakan.


" Tanya sendiri sama Mama mu itu, apa yang sudah dia lakukan pada Papa mu ini. Masa Papa di biarkan pakai baju sendirian "


Nayla melongo mendengar jawaban suaminya, ada ya suami manjanya seperti itu.


" Mas..... ! Jangan ngajarin Alwi yang tidak benar, masa iya pakai baju sendiri tidak bisa. Lihat anakmu sudah rapi begitu, tampan lagi tidak seperti Papa nya, kalau begini terus gimana kalau kita cari Papa baru saja Alwi " Goda Nayla karena geram.


Alwi hanya senyum senyum mesem, dia tahu kalau Mama nya pasti sedang kesal melihat tingkah Papa nya.


Giliran Asrul yang di buat terkejut dengan ucapan kedua orang yang paling di sayangi nya itu.


" Awas saja kalau berani macam macam " Sahutnya.


Nayla dengan cekatan memperbaiki penampilan suaminya sambil senyum senyum, dalam hatinya Ia merasa lucu tapi juga bersyukur karena setelah sekian lama ada canda tawa di rumah itu.


" Ayo Ma, kelamaan itu. Oma sama Opa pasti sudah nungguin kita "


" Hm lihat itu anakmu Mas, sebelas dua belas sama Papanya. Ayo buruan sebelum semuanya tambah kacau "


***


Di kediaman Pak Burhan semuanya nampak ramai, banyak keluarga dan beberapa tamu yang sudah nampak hadir disana. Nayla, Asrul dan juga Alwi pun ikut bergabung disana.


" Mas yakin akan membawaku kesana "


Di dalam mobil yang terparkir di luar istana itu nampak dua orang yang baru juga turut hadir dalam acara itu.


" Iya sayang, aku yakin " Jawabnya.


" Tapi Mas, aku takut. Aku takut mereka tidak bisa menerima kehadiranku "


" Sudahlah sayang, tidak perlu takut. Ada aku disini, mungkin kamu benar. Awal mereka pasti akan melakukan hal itu, tapi ingat ada aku. Percayalah aku tidak akan membiarkan mu sendiri, kita hadapi semua sama sama ya " Bujuknya.


Banyak pasang mata yang melihat pasangan yang baru saja keluar dari dalam mobil mewah itu, namun Pria itu seakan tidak peduli. Ia tetap menggenggam erat pasangannya dan melangkah masuk.


" Assalamu'alaikum semua " Sapanya ketika sudah berada di dalam kerumunan keluarga besarnya.


Ya, dia adalah Andre. Anak kedua dari keluarga itu, kali ini dia tidak datang sendirian tapi bersama seseorang.


" Waalaikum salam Nak, akhirnya kamu datang juga, Ibu sempat berpikir kalau kamu tidak akan bisa hadir "


Bu Rossa begitu bahagia menyambut kedatangan Putra nya. Semua yang melihat kedatangan Andre pun turut bahagia, namun sayang kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Wajah bahagia semuanya tiba tiba berubah ketika melihat siapa yang datang bersama Andre.


Ada yang terkejut, ada yang marah dan banyak lagi reaksi yang tergambar di raut wajah mereka.


" Andre..... untuk apa kamu membawa wanita ini kemari " Tanya Pak Burhan dengan amarah yang ingin sekali rasanya meledak.


Walaupun terkejut dan juga marah dengan kehadiran Putra dan wanita yang bersamanya namun Bu Rossa lebih memilih mengendalikan emosinya dan membawa suaminya pergi jauh dari tempat itu sebelum acara menjadi kacau.


" Mas.... cukup ! " Ucap Bu Rossa pelan.


Pak Burhan masih bersikeras ingin bertanya alasan mengapa Putranya kembali dengan membawa wanita yang tidak mereka sukai selama ini.


" Sayang.... Ayo kita bicara di dalam saja, lihat para tamu sudah banyak berdatangan. Malu kalau di lihat orang " Bujuknya dengan menggandeng lengan suaminya seraya memberi senyum pada semua yang hadir disana.


🎉🎉🎉


Hallo sahabat Nayla, makasih sudah membaca karya ini. Disini Author ingin minta tolong untuk dukungan semuanya.



Sedih pas buka karya lihat ratingnya merosot, dari 4,8 turun 4,7 dan tiba tiba merosot jadi 4,2. Sepertinya banyak netizen yang tidak suka ya dan bermaksud menjatuhkan karya ini.


Yuk mohon dukungannya ya, bagi bintang 5 setiap hari biar ratingnya naik lagi. Biar tambah semangat nyambung bonus part nya buat kisah cinta Nayla dan Asrul ya.


Jangan lupa bagi love lovenya juga dan vote ya, like komen yang positif sebagai pacuan Author dalam berkarya.


Makasih buat semuanya, semoga dukungan nya berkah semua urusan di lancarkan dan juga di limpahi rezeki yang halal lagi barokah, Aamiin ya ALLAH 🙏🙏