
Elang menepuk nepuk pipi Mila agar terbangun, namun bukannya bangun Mila melah menggeliat di pundak Elang.
Elang tersenyum kecil, "sayang. . " panggilnya
dan Mila mengerjapkan matanya "udah sampe ya mas?"
"iya , ayo masuk ke rumah . . . apa mau aku gendong?" goda Elang
"mas.... malu " ucapnya manja
.
.
.
sambil menunggu Elang yang sedang mandi Mila dengan lahap memakan cireng yang sudah dipesannya tadi pagi. . . "ehm renyah.." ucap Mila begitu bahagia karena sudah lama tidak makan makanan tersebut, makanan yang memanjakan lidah nya renyah dan kenyal. . . ehmmm.
Elang turun dari tangga menghampiri mila yang sedang berada dimeja makan dan asik dengan cirengnya. "seperti anak kecil saja" gumam Elang disela sela senyumnya.
Mila hampir tersedak melihat Elang yang menuruni tangga dengan bertelanjang dada. . . tentu dengan melihatnya saja , jantung nya berpacu dengan cepat.
"mas, pakek baju gih sana" omel Mila
"males yang" ucap Elang sambil mencuri satu cireng istrinya lalu memakannya.
"mas , kamu itu nggak punya malu apa gimana sih" rengek Mila
"emang siapa yang mau lihatin orang kamu doang disini, bi Ijah juga udah pulang" tutur Elang sambil terus mengunyah.
"ya kan aku yang malu" ucap Mila lirih dan menundukkan pandangannya, agar tidak goyah.
seketika Elang menyadari ekspresi Mila yang malu-malu malah membuat Elang menjadi senang.
"kamu kenapa, bukannya udah sering lihat ini. . . eh aku lupa bukan lihat tapi malah pegang kan" ucap Elang jahil.
"masss......"
"mau pegang sekarang?" kata Elang lagi.
Mila menggelengkan kepalanya dengan wajah yang bersemu, Elang semakin gemas melihatnya.
Elang menarik kursi Mila dalam sekali tarikan, dan itu tidak menyisakan jarak diantara keduanya..
Elang meraih tangan Mila, lalu menempelkannya pada dada sispexnya nya. . .
deg. . . deg. . . deg. . .
jantung Mila bahkan berpacu tak kalah cepat, ia segera menarik tangannya, lalu berdiri.
"mas, masih sore" ucap nya malu-malu
Elang yang mendengarnya tidak bisa menahan tawa karena tidak menyangka istrinya berpikiran seperti itu. . .
"emang kenapa kalo masih sore?" Elang sengaja terus menggodanya
"takut imanku goyah" ucap Mila sambil berlari menaiki tangga..
"ada-ada saja" ucap Elang yang terus tersenyum..
.
.
.
mereka kini sedang berada diruang tengah, menonton film barat sambil makan satu piring berdua.
karena mereka memang tidak memiliki waktu untuk sekedar ke bioskop, jadi Mila mengusulkan hal yang belum pernah ia coba . . .yang ia pikir romantis.
"aaaaa.... mas" ucap Mila sambil mengarahkan sendok pada mulut suaminya.
"udah kamu abisin aja tinggal sedikit" ucap Elang setelah menerima suapan itu.
"iya udahlah, lagian kamu juga udah nambah tiga kali" Mila memasukkan suapan demi suapan ke mulutnya sendiri.
Elang dengan serius menonton film bergenre action itu, karena sangat jarang Mila mau mengalah dengannya..
"ini minum dulu" Mila menyerahkan air putih pada Elang.
Elang meminumnya "orang nggak haus juga" gerutunya.
"ya kan biar sehat mas, pokoknya harus sering-sering minum air putih nya. . . kalo dikantor juga. biar daya tahan tubuh kamu itu kuat" ucap Mila panjang lebar, Elang hanya pasrah mendengarnya karena bukan hanya sekali dua kali mila mengatakan hal yang sama.
menurut Elang, Mila sangat cerewet perihal pola hidup... tapi disisi lain itu justru membuat Elang merasa bahagia karena disayangi dan diperhatikan.
"ini" Mila menyerahkan beberapa kapsul.
"yang. . . kan tadi pagi udah" gerutu Elang
"ini buat yang malem mas vitaminnya, kamu akhir-akhir ini kan sibuk terus dikantor , biar nggak sakit. ayo cepat di minum"
Elang memanyunkan bibirnya dan terpaksa menuruti perintah istrinya "sudah" ucapnya ketika berhasil menelannya.
"anak pintar" kata Mila sambil mengusap rambut Elang. padahal Elang merasa dirinya sudah sangat sehat , ia jarang sekali sakit bahkan kalo di ingat-ingat selama menikah dengan Mila ia tidak pernah sakit . . . paling hanya kelelahan. tapi Elang memilih menurut daripada beradu argument dengan Mila yang tak ada ujungnya.
"mas, aku ke kamar duluan ya" ucap Mila setelah film itu selesai.
"ayo aku juga udah ngantuk" ucap Elang sambil menguap.
"tapi jangan tidur dulu, kamu kan abis makan. . . makannya banyak lagi"
"emang kenapa?" tanya Elang sambil berdiri
"nggak bagus buat pencernaan kamu" lagi-lagi Mila mengaturnya.
"siap, laksanakan" ucap Elang memberikan hormat pada Mila layaknya polisi.
"dasar" ucap Mila tersenyum sambil berdiri. . .
.
.
.
.
**HALO. . . HALO. .
TERIMA KASIH UNTUK DUKUNGAN NYA YA. . .
TERUS LIKE,VOTE,AND KOMEN. . 💋💋💋💋💋**