Elang Dan Emila

Elang Dan Emila
Emila perfect girl


Mila sore ini pulang lebih awal karena besok ia juga harus pergi keluar negeri menggantikan kakanya...


Mila membersihkan diri kemudian turun memakan masakan yang sudah dimasak oleh bi Ijah untuk nya..


untuk pertama kalinya ia benar-benar merasa kesepian dirumah ini..


Mila membersihkan piring-piring kotornya


bel rumahnya berbunyi. . .


senyuman terukir di bibir tipis Mila..lalu berlari membuka pintu..


"uhh kangennya" ucap sahabat mila sambil memeluk Mila.


"gila , kya nggak ketemu setahun aja"


mereka memasuki rumah dan bercengkrama bersama..


"kenapa nggak ikut suami elo aja" tanya ana


"kaya kurang kerjaan aja gue" jawab Mila dengan mulutnya yang penuh itu .. ia tidak berhenti mengemil dari tadi


"kalo suami elo , digoda cewe gimana?".


"siapa juga yang mau deketin dia"


"jangan gitu mil"


"beneran dia itu kadang bawelnya minta ampun" sejujurnya itu yang membuat Mila merindukan Elang.


"tapi elo suka kan" tanya ana dan hanya dibalas dengan senyuman oleh Mila.


"gimana bar Lo, rame terus kan"


ana sudah beberapa tahun menjalankan bar milik orang tuanya , mungkin pakaiannya yang selalu terbuka karena ia sudah terbiasa dengan suasana di bar. tapi menurut Mila ana bukanlah wanita yang nakal, ia percaya kalo sahabatnya itu hanya profesional terhadap pekerjaan nya .


"iya rame terus"


"gimana sama cowo , yang buat elo gila itu"


"iya masih berlangganan"


"gila emang udah gila elu semenjak kenal cowo itu"


"hello ini yang namanya cinta Mila"


ana menginap rumah Mila untuk menemaninya, mereka tidur dikamar Mila dan Elang..


mereka merebahkan tubuhnya di ranjang


ana "kayanya tempat ini pernah dibuat ngelakuin sesuatu"


"maksud elo"


"sesuatu yang sangat nikmat, gue bisa ngerasain dedahan-desahan elo"


Mila membungkam mulut ana"udah deh jangan bicara yang enggak-enggak, nggak bagus buat kesehatan . . gue mau tidur aja" Mila memalingkan wajahnya yang malu itu


waktu sudah pagi Mila sudah memakai pakaian kerjanya dan menenteng koper ditangannya..


*diteras rumah


"yakin elo nggak bareng gua aja"


"nggak usah masih ada urusan" jawab ana yang buru-buru pergi lalu melambaikan tangannya..


Antoni yang baru datang menghampiri Mila..


"mari Bu" ia mempersilakan Mila dan mengambil alih koper Mila.


*perjalanan di mobil


"kita naik pesawat atau naik jet pribadi an" tanya Mila


"kita naik jet pribadi saja Bu , kebetulan pak Mawardi baru sampai pagi tadi"


Mila melihat jamnya...


"maaf ya Bu sedikit terlambat, maka dari itu lebih baik naik jet pribadi saja"


Mila mengangguk..


disebuah bandara terlihat semua orang yang sedang berpakaian jas-jas itu berkumpul mereka dari golongan konglomerat semua tentunya. . pengusaha-pengusaha kaya yang berkumpul menjadi satu, berdiri tegak disana dan berbincang satu sama lain dengan rekanya. . .


sebuah jet pribadi tiba di bandara itu Emila Mawardi Utama wanita cantik dan seksi ini turun dari jet pribadi nya semua mata tertuju padanya tentu . . . satu-satunya CEO wanita dari Indonesia.yang hadir akan hadir dipertemuan itu..dan CEO wanita yang sangat dikagumi dikalangan atas, semua disitu cukup mengenalnya karena kecantikan dan lekuk tubuhnya yang sempurna tentunya..


sementara laki-laki yang dari tadi berdiri dengan Aris itu terus menatap kearah istrinya, ia bahkan tidak percaya istrinya ikut dalam pertemuan ini..


bahkan Elang melihat semua laki-laki yang berada disana terus melihat kearah istrinya dengan kagum. . . ingin rasanya ia menutup mata semua laki-laki yang menatap istrinya dengan tatapan nafsu itu.