
"kamu nggak ke kantor?" tanya Mila pada Elang yang menjatuhkan diri ke ranjang nya.
"enggak, emang harus banget ya kamu pergi sekarang?" ucap Elang menatap Mila yang memunggunginya.
"ya kan kamu tadi udah bilang iya ke papah, aku sih terserah kamu aja... kalo nggak boleh kamu ngomong aja ke papah" Mila tersenyum tipis.
Elang menahan emosinya, istrinya begitu pintar membolak-balik kan keadaan...
"masa aku dirumah sendirian?".
"ada bi Ijah datengnya Sorean" jawab mila yang pura-pura tidak paham maksud dari suaminya.
"kamu kok ngeselin banget sih mil akhir-akhir ini"
"iya maka dari itu daripada aku ngeselin dan kamu emosi terus ujungnya debat juga mending aku ke kantor"
"ehmmm... nanti malem aku mau keluar sama temen-temen"
"temen-temen? siapa?" tanya Mila
"banyak , cowo semua kok"
"oh"
"nanti pulang nya agak larut gapapa ya?"
"kenapa?"
"nanti itu anak-anak mau ngerayain pesta lajang nya Tino"
"terserah deh, asalkan nggak pulang pagi-pagi buta aja"
mila meraih tas nya lalu mengulurkan tangannya pada suaminya hendak berpamitan, Elang menggenggamnya dan langsung menarik tangan Mila hingga ia terjatuh pas di atas Elang.
"mas....."
tanpa menjawab rengekan istrinya Elang segera menempel bibirnya pada bibir istrinya yang dianggap candu olehnya. . . semakin lama ciuman itu menjadi panas dan bergairah satu sama lain.
setelah melepaskan pautan bibir dan dengan nafas yang memburu satu sama lain. . .Elang mengecup leher mulus Mila tangannya bergerak membuka kancing kemeja Mila. . . namun secepat kilat Mila menahannya.
"mas aku mau ke kantor?" rengek Mila
"sebentar aja" ucap Elang dengan suara seraknya karena hasrat yang begitu membara.
"sebentar buat kamu itu lama" masih menahan tangan Elang.
"satu ronde saja" ucap nya memelas
"nanti malem aja ya, sepuasmu" bujuk Mila
"mil, kamu nolak permintaan suami dosa Lo . . . mau jadi - "
Mila sudah tahu apa yang hendak dikatakan suaminya, jadi ia memutuskan untuk kalah dan menyerah ia menempelkan bibirnya untuk membungkam Elang.. dan tentu saja Elang tersenyum penuh kemenangan.
.
.
.
Elang mengecup kening Mila yang masih lembab "baru satu ronde Lo , kok kamu udah pucet. . . masih sakit ya" Elang menempel tangannya pada kening mila.
"enggak nggak papa kok, sedikit pusing aja"
"kami istirahat aja ya biar aku yang bilang ke papah"
"are you sure, you okay" tanya Elang memastikan
"iya, aku mau mandi dulu"
setelah Mila membersihkan diri dan berganti pakaian, ia mengahampiri Elang yang duduk di teras depan untuk berpamitan.
"aku berangkat ya mas"
"ayo , aku antar" Elang berdiri dan masih dengan pakaian santainya ia mengenakan celana pendek dan kaos yang sedikit kebesaran, seperti itulah style yang disarankan istrinya karena terlalu sering menonton drama.
"kamu nggak ganti baju?" tanya Mila
"nggak usah, mau diapa-apain juga tetep ganteng"
"dih, kepedean"
Elang mengemudikan Mercedes Benz C-Class hitamnya menembus keramaian tengah kota.
"aku kira mobil ini kamu jadiin pajangan aja" ucap Mila
"kan kamu tau aku jarang nyetir sendiri"
Mila menyandarkan tubuhnya di jok mobil memejamkan matanya, menghela nafas panjang nya. . . tubuhnya terasa lemas.
"kamu yakin nggak papa yang, aku ngomong sama papah kita pulang aja ya?" Elang mengelus rambut mila ia khawatir dengan Mila yang terlihat pucat.
"enggak mas, sore ini ada rapat penting. . . papah sama kak erfan nggak ada".
Elang mendengus kesal "yaudah deh" , ia memberhentikan mobilnya tepat di depan perusahaan.
karena ini masih di jam makan siang nampak beberapa karyawan berlalu lalang di depan lobby.
Elang membukakan pintu mobil untuk istrinya,
"makasih masku" ucap Mila setelah keluar dari mobil.
"iya sayang" elang mengecup singkat kening istrinya, nampak beberapa karyawan memperhatikan mereka.
*wah, si bos galak sama suaminya ya..
ganteng banget sih cowoknya..
tamat riwayat kita, hari ini pak Erfan nggak ada kayaknya Bu Mila yang nggantiin deh....
bisa jinak dia kalo sama laki-laki hahaha..
kalo yang punya kantor mah bebas ya , seenaknya mesra-mesraan di depan kantor*
dan masih banyak pembicaraan karyawan-karyawan disana yang membicarakan atasannya...
.
.
.
.
*Haiiiiiii*........ semoga nggak ada yang bosen ya sama ceritanya. . .
terimakasih atas dukungannya. . .
tapi ranking nya turun, votenya kencengin ya...💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋**