
Mila pulang kerumah orang tuanya, diantar oleh Aris. .
"makasih ya mas Aris udah dianterin" ucap Mila saat keluar dari mobil, aris membukakan pintu mobilnya
"iya mil sama-sama , sudah tugas saya"
"hehe jangan gitu dong mas"
"nanti pak Elang bakal marahin saya kalo nggak ngejagain kamu"
"hehe yaudah deh mas, mau mampir dulu?" tawar Mila
"nggak usah mil"
Aris pun melaju, dan mila memasuki rumah nya dengan lemas karena rasa capek seharian teriak-teriak . .😂
Mila menghempaskan tubuhnya di sofa , dan terlihat mamahnya sedang asik merajut.
"loh kamu sendirian. ." tanya mamah Mila sambil melihat lihat sekitar
"iya mah, Mila mau mandi dulu aja"
"Elang mana, jangan-jangan kalian berantem ya"
"mamah apaan sih, apa Mila harus marahan dulu biar boleh pulang kerumah. . mas Elang lagi ada kerjaan di luar negeri"
"oh mamah kirain. . papah kamu juga"
"papah kemana?"
"ke NY reunian sama temen kuliahnya"
"mamah nggak ikut "
"mamah sudah 100% percaya sama papah kamu"
"hehe kirain masih suka cemburu"
"udah-udah kamu cepet mandi sana , bau"
Mila berdiri dan menaiki tangga, menuju kamarnya. .ia berendam sejenak untuk menghilangkan rasa capeknya hari ini... lalu berganti pakaian santai. . .
Mila sedikit terkejut melihat seorang laki-laki tidur di ranjangnya dan asik dengan ponselnya,
"kakak kebiasaan deh, ngagetin aja"
"ya kan mumpung suami kamu nggak ada" jawab Erfan santai
"lah Emang kakak takut sama Elang"
"dihhh, Elang?? apanya yang ditakutin"
kan sekarang jabatanku lebih tinggi dari dia, aku kakak iparnya, batin erfan. ia tersenyum puas
"sombong, Exel mana?"
"tidur"
"chatan sama siapa sih serius banget" Mila merebut ponsel kakaknya dan berlari, ia membaca nama Sabrina yang sedang chatting dengan kakaknya, tapi Erfan terus mengejar adiknya itu.
"mil, balikin sini"
"huahahahha , kakak ketauan chat sama mantan ni ye"
mereka terus berlari larian dikamar itu loncat kesana kesini. . .
"kalian berdua udah pada tua juga masih lari-larian!!!!!" teriak mamah Mila dipintu kamar.
"Mila ini mah" rengek Erfan
"loh. . kakak kok yang kejar Mila"
mereka saling menyalahkan layaknya bocah kecil, dan mamahnya tersenyum melihatnya . . .ia rindu dengan Erfan dan Mila waktu kecil yang sering membuat rame dan gaduh seisi rumah.
huuuppp... "dapat" erfan merebut kembali ponselnya... dan Mila hanya memanyunkan bibirnya
"udah-udah ayo makan dulu" ucap mamah
.
.
.
setelah selesai makan dan selesai mengobrol dengan mamah dan kakaknya Mila merebahkan tubuhnya di ranjang nya yang nyaman. . .
tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul sembilan malam.
Mila melihat ponselnya tapi masih belum ada kabar dari Elang, sedangkan ia terlalu gengsi jika harus menelponnya dahulu. .
akhirnya Mila memilih untuk berganti pakaian, mematikan lampu nya dan beranjak tidur.
......
sedangkan disisi lain, dibagian negara lain (sakura) Elang baru selesai bertemu dengan beberapa kolega nya.
ia baru sempat menyalakan ponselnya namun sedikit rasa kecewa , karena tidak ada satupun notif dari istrinya..
ia bergegas untuk mandi. . . setelah mandi mencoba melihat ponselnya lagi, ia mengacak-acak rambutnya.
"yaudah lah telfon aja , masa sama istri sendiri gengsi" gumam Elang
drrrrrttttgggg. . drrrrrttttgggg. .
ponsel Mila berdering , dengan mata yang masih terpejam ia meraih ponselnya dan mengangkatnya
"halo" ucap Mila dengan suara seraknya
"udah tidur ya" ucap Elang sambil meminum tehnya.
Mila mengerjapkan matanya dan melihat jam disampingnya menunjukkan pukul sebelas malam.