
"sudah kenyang" tanya Elang sambil melihat Mila memakan suapan terakhirnya.
Mila mengangguk lalu meminum air putih nya
"dikit banget sih makannya"
"takut gendut"
"malah lucu tau"
"lucu apanya kaya **** iya" ucap Mila cemberut, Elang mencubit pipi Mila . . .
Seketika Mila mengalihkan pandangannya melihat kakaknya memasuki restoran itu. . .
ia melambaikan tangannya "kakak"
Elang pun ikut menoleh, ternyata kakak iparnya .
"kalian disini juga?" tanya erfan menghampiri
"kakak sendiri kok jauh banget nyari makan sampe sini, ini kan jam kerja" tanya Mila
Erfan menggaruk tengkuknya. . .
Mila melihat sosok wanita yang hendak menghampiri erfan dari belakang tubuh kakaknya..
senyuman itu mengembangkan dibibir Mila..
"kak Sabrina" panggilnya lalu memeluk wanita yang berpenampilan sederhana dan cantik nya natural apa adanya.
"Mila apa kabar?" tanya wanita itu
"Mila baik kak, kakak sendiri?"
"kakak juga baik mil"
Mila mengajak keduanya untuk duduk.
"oh iya kak brina , kenalin ini Elang suami aku"
ucap Mila malu-malu
elang dan Sabrina berjabat tangan...
"Sabrina"
"Elang"
"wah kakak baru tau kalo kamu sudah menikah, selamat ya atas pernikahannya"
"iya kak brina, kakak sendiri sudah menikah" tanya Mila dan Sabrina hanya menggelengkan kepalanya.
mila tersenyum mendapat jawaban itu
" kok bisa sama kak Erfan kesininya" tanya Mila sambil menatap tajam kakaknya
" itu tadi nggak sengaja ketemu" ucap Erfan salah tingkah
Mila terus tersenyum melihat pasangan didepannya itu.
"iya mil, kakak jadi guru sekarang dan kebetulan juga ngajar Exel " ucap Sabrina sambil melirik erfan.
"kebetulan sekali ya. . . jangan-jangan" Mila menggantung ucapannya
"milaaa..." tegur Erfan
"bercanda kak hehe"
"saya pamit dulu ya kak" ujar Elang dan diangguki oleh Erfan
"kak brina kapan-kapan mampir ke rumah ya , Mila tunggu"
"iya Mila" jawab Sabrina dengan senyuman, karena sejatinya ia adalah wanita yang selalu tersenyum dan penuh kelembutan.
sepanjang perjalanan Mila terus tersenyum mengingat kakaknya. .
Elang yang mengemudi tidak bisa menahan rasa penasarannya "kamu kenapa sih , senyum terus? ada yang lucu"
"aku seneng lihat kak Erfan sama kak brina"
"hah?"
"iya kak brina itu mantannya kak Erfan dulu, kayaknya emang bener jodoh deh"
"yah jodoh mana ada yang tau, kaya aku sama kamu" ucap Elang
"aku juga nggak nyangka bisa jodoh sama kamu" ucap Mila malu-malu. Elang hanya tersenyum melihatnya.
....
mereka tiba dirumah mereka sendiri pukul 18.00
karena pagi tadi mereka sudah berpamitan pada mamah Elang untuk meninggalkan rumah utama
Mila membersihkan diri terlebih dahulu. .
karena Elang masih sibuk di ruang kerjanya.
setelah mandi dan berganti pakaian Mila merebahkan tubuhnya dan menatap langit-langit kamarnya.
"lihatin apa sih " tanya Elang yang baru memasuki kamarnya
"kangen juga ya sama rumah ini" ucap Mila
"apa lagi sama yang punya rumah"jawab Elang santai
"yang punya rumah aku apa kamu?"
"berdualah . .jadi kangennya juga harus berdua"
Elang ikut merebahkan tubuhnya dan memeluk Mila.
"gombal banget sih"
Elang menyelusup ke bahu Mila , "mandi dulu sana"
"lagi males"
"kalo nggak mandi tidur nya pisah ya" ancam Mila
Elang menghela nafas panjang nya "hemm iya-iya mandi"
setelah mandi dan berganti dengan piyama nya , Elang berbaring di samping mila tapi menyisakan jarak pada keduanya...
"sini.." ucap Elang sambil menepuk dada bidangnya
dengan senang hati Mila mendekat dan membenamkan wajahnya di sana dada yang bidang dan kokoh , tempat ternyaman menurut nya.
halo teman-teman jangan lupa like vote dan komennya ya ππΈπΈπΈ
lope kalian π ππ