
Royan berdiri dan mengulurkan tangannya pada Mila. . . "aku Royan temennya Tino sama Elang"
dengan kikuk Mila juga mengulurkan tangannya "mila"
menyadari tatapan suaminya sudah mencekam Mila segera melepas jabat tangannya dan duduk disebelah Elang yang kebetulan kosong.
"nama kamu cantik , dan kamu . . . menarik" ucap Royan dengan mulut manisnya.
Mila tersenyum kikuk menanggapi nya "oh ya"
"mau cari mati Lo" suara Tino yang mewakili sahabatnya.
"yaelah tin Lo pelit banget sih, dikit doang" ucap Royan yang tak mengalihkan pandangannya pada Mila. . . ia meraih kopi Tino lalu menyesapnya.
"dia istri Elang , kambing" ucap Tino
"uhuk. . uhuk. . " Royan tidak bisa menahan rasa terkejutnya, ia hampir saja menyemburkan kopi itu pada Mila yang berada didepannya.
tapi Mila terlihat cuek dan memilih meminum vanilla latte nya, lalu menghapus sisa creamer di bibirnya dengan lidahnya, yang membuat Tino dan Royan melongo, Royan sampai melupakan rasa terkejutnya bahwa wanita cantik yang berada didepannya itu istri Elang.
"ehhmmmmm" Elang berdehem membuyarkan semuanya.
"eh apa tin Lo bilang tadi, gue nggak salah denger" tanya Royan memastikan
"Mila itu istrinya Elang b.ego" sahut Tino
"apa Elang?, istri? huahahahha. . . Lo jangan ngarang deh... semua orang tau selera Elang kayak gimana"
"emang selera Elang kayak gimana?" sahut Mila
dan semua mata menoleh kearahnya, bibirnya sangat menggoda karena sedikit sisa creamer masih tertinggal disana".
Elang menatapnya sebentar lalu beralih pada kedua sahabatnya yang menatap Mila dengan mata mesumnya. "jadi Lo nggak percaya kalo Mila istrinya gue, mau bukti".
tangan Elang merengkuh perut ramping Mila dari samping, menarik dagunya lalu ******* creamer yang tersisa disana dengan lembut.
dan berhasil membuat semua mata melotot padanya.
"oh my god , shittttttt" umpat Royan. . . dan Tino yang sudah mulai terbiasa dengan sikap Elang hanya menghembuskan nafas kasarnya.
"mas..." ucap Mila pelan dan Elang hanya tersenyum tanpa dosa melihat ekspresi semua orang.
Royan membelalakkan matanya tidak percaya "tunggu. . tunggu. . nyet dia Elang sohib Lo bukan sih".
"iya dia emang berubah kaya powerrangers" sahut Tino.
"jadi dia beneran istri lo Lang?" tanya Royan memastikan sekali lagi.
"emangnya kenapa sih?" tanya Mila yang tidak tahu apa-apa
"jangankan istri mil, pacar aja selera Elang jauh dari Lo" ucap Tino menjelaskan.
"seleranya elang itu cewe yang biasa banget, cewe yang lugu nggak suka dandan pokok culun- culun gitu deh" celetuk Tino.
Mila membungkam mulutnya menahan tawa. . .
"ledek aja terus" gerutu Elang kesal
"satu lagi mil, Lo nggak perlu khawatir karena Elang itu kalo pacaran paling cuma pegangan tangan doang" ucap Tino tertawa disusul dengan Royan. mereka berdua ingat betul ketika Elang bersembunyi saat berkencan. mereka dan teman-temannya yang sangat penasaran dengan Elang yang selalu berkuasa diantara mereka. dan mengintai Elang dari jauh saat dihari Minggu, saat ia sedang berkencan mengikutinya dari pagi hingga sore tapi tak menemukan apapun karena Elang hanya bergandengan tangan dengan pacarnya.
"udah-udah yang nggak usah didengerin" ucap Elang melirik mila
tapi Mila tidak menghiraukannya , malah penasaran dengan masa lalu suaminya "berarti dulu mas Elang orang nya rajin dong kalem nggak neko-neko"
pertanyaan yang membuat Royan dan Tino malah terpingkal-pingkal.
"jangan lihat dari covernya.. nggak ada kalem-kalemnya dia tuh , kalo diajak tawuran dia bakalan maju di garda terdepan sukanya mukulin orang kayak preman pasar haha" ucap Royan.
"dan asal elo tahu mil , Elang itu nggak akan nolak kalo diajak bolos . . . paling semangat kalo manjat pager sekolah" sahut Tino tertawa
"sayang, udah jangan dengerin omongan si kambing sama monyet ini" Elang menarik Mila yang tertawa dalam pelukannya.
"tapi aku penasaran mas , masih pengen dengerin cerita tentang kamu"
"nih ya kamu denger, mereka itu paling takut sama aku. . .kalo aku suruh ngapa-ngapain pasti nurut" ucap Elang penuh percaya diri.
"yah gimana nggak nurut orang dulu Lo yang udah sabuk hitam sendiri, apalagi kalo lagi ngamuk kayak kesetanan" ucap Royan
"kalo gue sih bukan karena itu mbing, gue nurut karena takut nggak di jajanin" sahut Tino kembali tertawa
"eh iya itu juga nyet gue juga, abisnya dia nggak ada yang morotin sayang kalo nggak di porotin, sedangkan kita kan bayar tagihan skincare tiap bulan hahaha" tutur Royan.
"kalian itu julukannya binatang semua ya, kambing sama monyet" ucap Mila menunjuk Royan dan tino. "kalo mas Elang apa dong" lanjutnya dengan polos.
"Elang itu binatang mil , Lo lupa haha" sahut Tino
"hahaha kalian itu aneh, emang waktu sekolah nongkrongnya di ragunan ya?" ucap Mila yang membuat semuanya melongo. . "eh?"
.
.
.
**HALOOO gaesss, terima kasih buat dukungan nya ya.... votenya dikencengin hehe koin nya kalo ada..
buat yang nanya kapan Mila hamil sabar ya belum diberi kepercayaan sama yang diatas 😂😌
tetep like like 😉💋💋💋💋💋**