Cinta Biru: Runtuh Hati Jin Bersayap

Cinta Biru: Runtuh Hati Jin Bersayap
Allysum biru mengudara


Tanaman ghaib tanda jejak kedua jiwa yang menjadi satu hadir di dua dunia membuka lembaran rahasia sinyal ikatan keabadian sekalipun tidak pernah bisa bersama.


Buku usang tanda catatan sejarah di negeri jin berkaitan dengan satu tubuh yang mengalami kehidupan kedua di alam dunia. Walau segala jenis bunga telah layu di negeri jin setelah kepergian sang putri, salah satu bunga itu hadir di dunia nyata dan berusaha hidup kembali untuk menumbuhkan lagi kelopak bunga di alam jin. Semua saling berkaitan dan tidak terlepas dari kehadiran sang putri di tubuh Maharani. Demikian pula Maharani yang berbayang seperti ilusi dan kenyataan akan dirinya yang seolah pernah hidup di alam lain.


Maharani semasa hidup


Sosok wanita yang suka menghabiskan waktunya di ruang baca itu menumpuk buku-buku favoritnya di salah satu sudut rak yang selalu dia singgahi. Kali ini dia sedang di kejutkan dengan suara seorang wanita yang menggema. Tiba-tiba sebuah buku terjatuh dari rak buku paling bawah. Maharani mengambil buku itu, sampul usang berdebu. Hanya buku asing itu yang berbeda dari yang lainnya. Maharani membersihkan dengan sapu tangan lalu membuka lembar pertama. Ada serpihan kelopak bunga kering yang terselip. Dia mengambil sehelai kelopak bunga kering itu dan mengamatinya.


“Bunga jenis apa ini?” gumam Maharani mengambil seluruhnya dan berlari menuju halaman belakang rumah.


Dia menaburkannya di atas tanah yang kosong di dekat kebun bunga lainnya. Kemudian dia mengambil satu ember air dan menyiramnya sampai tanah benar-benar terlihat sangat basah.


“Maharani..” teriakan ibunya dari dalam rumah.


Maharani segera berlari memasuki rumah sambil menggenggam erat buku yang di dapat dari ruang baca.


Ibu menyodorkan segelas air hangat dengan beberapa pil obat-obatan di atasnya.


“Sudah waktunya minum obat, kamu dari mana saja?” ucap ibu memperhatikan dengan rasa khawatir.


Setiap hari dia harus mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit kepala, obat penyakit dalamnya dan pereda demam yang sering menyerang sewaktu-waktu. Maharani adalah seorang anak tunggal, sama seperti garis takdir sebelum bereinkarnasi di alam jin. Putri Arska yang juga pewaris putri mahkota kerajaan Jati jajar yang akan memimpin kerajaan saat Raja sudah menyerahkan takhta setelah sang putri berhasil memenangkan pertempuran melawan musuh. Namun sepertinya kerajaan di alam jin sedang kacau balau, pewaris kerajaan Jati Jajar menghilang membuat keresahan yang terdengar sampai di segala penjuru.


“Kini jalan yang lebih mulus dengan satu kali lagi tahapan menyingkirkan Raja Jati Jajar!” seru ibu suri.


Di aula barat dia bersama para pengikutnya sedang mengadakan rapat untuk kembali menguasai alam jin dan kedudukan tertinggi. Meneguk secangkir the bunga teratai kesukaannya, dia juga masih mencampurkan ramuan awet muda yang dia dapat dari pura hijau.


“Kami siap mendapatkan perintah!” ucap pemimpin pasukan membungkukkan badan.


“Kita jangan gegabah, terlebih lagi Raja Permadi yang sudah di buta kan oleh putri terkutuk itu. Aku sangat bahagia mendengar kabar bahwa dia telah lenyap di dalam dasar hutan” ibu suri melotot dan menarik sudut senyum tipis.


...----------------...


Jangan lupa rate bintang 🌟🌟🌟🌟🌟 favorit ♥️ vote like👍🏻 serpihan bunga 🌹 dan komen


Terimakasih dengan sabar menghadapi segala kekurangan author 🙏🏻salam persahabatan selalu