Cinta Biru: Runtuh Hati Jin Bersayap

Cinta Biru: Runtuh Hati Jin Bersayap
Reinkarnasi di dunia manusia


Janji lelaki sejati, di dunia ini akan aku perbaiki sejarah cinta Biru


Kesempatan bersama lagi akan kita raih


Ku percaya engkau masih mengingat ku


#Guratan sang Raja Yaksa


Pedang raksasa perak berlapis tembaga hitam menjadi saksi perpisahan mereka berdua. Matahari yang semula pergi kini hadir menyinari langit jin. Kupu-kupu putih ghaib terbang di ujung pedang. Sinar matahari menyatu ke rembulan, mengupas cangkang revolusi ghaib.


Sepasang cinta Biru sebelum kematiannya menginginkan kehidupan selanjutnya untuk bersama. Darah yang mengalir di pedang menyatu menetes ke tanah jin. Cahaya putih bersinar terang milik sang rembulan yang seharusnya memerangi malam hari. Sinar itu bertabrakan oleh sang Surya, membentuk hitungan mundur dunia jin pada era lalu.


Reinkarnasi kehidupan mengulang sejarah kembali. Do'a dan harapan Raj bersayap dan putri Arska terkabulkan untuk yang terakhir kalinya.


Namun kekuatan sang putri telah menghilang bersama ingatannya. Kedua kalinya raja akan berusaha menggapai kelopak bunga putri Arska kembali.


"Wahai Raja Yaksa, ini adalah kesempatan terakhir mu. Reinkarnasi masa depan sudah berakhir dan kini tersisa reinkarnasi masa lalu. Engkau harus memperbaiki masa lalu agar masa kini terselamatkan."


Gema suara dari atas langit membangunkan raja Permadi di alam manusia.


Penampilan raja Permadi tidak berubah sama sekali. Dia terbangun menatap sekitar, sebuah ruangan yang mewah mirip kamar kebesarannya di kerajaan Yaksa.


"Tuan, sudah waktunya untuk makan."


Sosok pria berumur membungkuk membuka pintu.


Wajahnya mirip dengan Kasim Jou di dunia jin.


"Jou, itukah engkau?" tanya raja beranjak dari tempat tidur.


Di kala itu


Kasim Jou mencari keberadaan raja dengan tubuh penuh luka. Di melihat raja telah meninggal bersama putri Arska dengan tubuh tertusuk pedang raksasa.


Kasim Jou menangis berlutut membentur dahi.


"Raja! Raja! semoga arwah mu tenang disana. Wahai langit ijinkan aku selalu di sisinya. Sekalipun nyawaku sebagai pengganti keselamatan penguasa Yaksa" ucap Kasim Jou menebas lehernya sendiri di sisi raja Permadi.


Raja membantu Kasim Jou untuk berdiri. "Apakah kita sekarang berada di alam manusia?" tanya raja Permadi.


"Wahai raja, sekarang kita berada di tahun pertama Masehi" jawab Kasim Jou.


Raja keluar berjalan melihat dunia manusia. Dia berpikir, apa yang harus dia perbaiki di reinkarnasi alam yang asing ini. Melihat para manusia memperhatikan nya. Raja menyadari penampilannya berbeda dengan mereka. Para manusia yang menertawakan raja Permadi.


"Aku ingin sekali terbang menggunakan sayap ku, tapi aku tidak ingin menjadi bertambah pusat perhatian" gumam sang Raja.


Dia kembali ke rumah besar yang berada di tepi danau. Rumah megah yang dia tinggali bersama Kasim Jou.


"Ada yang aneh dari pandangan para manusia tadi, mereka hanya memperhatikan baju ku bukan sayap ku. Apakah mereka tidak bisa melihat sayap ku ini? gumam raja kembali.


Hujan deras pertama kali raja Permadi rasakan di dunia manusia. Suara air yang jatuh terdengar lebih keras dengan dentuman bersahutan.


Raja mengingat terkahir kali kematiannya bersama putri Arska. Dia berjanji akan mencari sang putri di kehidupan selanjutnya dan bersama lagi memperbaiki dunia jin.


...----------------...


Jangan lupa jejak dukungan favorit ❤️ rate bintang 🌟🌟🌟🌟🌟 vote, like sebanyak-banyaknya, komentar, setangkai bunga mawar 🌹 dan secangkir kopi hangat ☕ Terimakasih salam persahabatan selalu~