Cinta Biru: Runtuh Hati Jin Bersayap

Cinta Biru: Runtuh Hati Jin Bersayap
Menenggelamkan waktu


Masih ada sisa sinar rembulan untuk engkau singgahi


Terlontar jelas segala perjuangan panjang bersama hantaman deru ombak masih menegakkan pohon yang berakar


Menepis kekacauan teramat gelisah


Aku ingin terhenti sejenak


menutup lembar ini dan melemparkan semua coretan dedaunan ke arah mu


...----------------...


Hujan lagi.. dan sebenarnya tidak ada tempat berteduh dan memeluk di kala dingin melanda. Samar nyanyian tawa makhluk halus mengganggu dan ingin menguasai jiwa yang masih terjaga. Alam jin begitu luas berserak tulang belulang dan mayat-mayat yang tidak terkubur ke dalam tanah.


Di hari ini, hujan es menghujani kedua kerajaan yang masih berseteru. Tidak luput dari darah yang di korbankan dalam pertempuran dan peperangan mempertahankan atau merebut wilayah kekuasaan.


Kerajaan Yaksa setelah mengadakan perjamuan dengan kementerian dan para punggawa untuk mempertemukan putri Helena dengan raja Permadi. Keesokan harinya mereka melawan kembali kerajaan jati jajar bersama pasukan kuda jin yang saling menyerang. Ibu suri diam-diam kembali menuju muara hijau, kali ini dia mengancam kepala suku pura ghaib untuk memberikan ilmu hitam kepada nya agar bisa mengalahkan pasukan jati jajar.


"Aku mendengar Cenayang Han telah kembali, dia Sahabat si penghianat yang sudah merusak nama baik pura jin. Seharusnya dia juga mati bukan? Kau pilih dia atau ilmu hitam yang aku inginkan?" Bisik ibu suri tepat di daun telinga lancip sang kepala suku cenayang.


Dia tidak bisa berkata-kata saat para prajurit menyeret paksa cenayang Han dan mendapatkan dayang Lim. Mata ibu suri memerah melihat dayang Lim yang pernah menjadi mata-mata di kolam pemandian kerajaan. Dia langsung menarik ujung baju sang dayang dan mencekiknya.


Wajah dayang Lim sudah memerah, dia sudah pasrah jika malam ini akan di bunuh oleh ibu suri.


"Cukup lepaskan dia!" ucap cenayang Han.


Tangannya di borgol dan tubuhnya tertunduk di hadapan sang ibu suri. Dia ingin sekali menggunakan sihir magic namun kepala cenayang muara hijau akan murka.


"Beraninya kau!" Prraggghh


Tamparan ibu suri membekas di wajah cenayang Han. Sudut bibirnya berdarah terkena cincin naga yang melingkar di jari telunjuknya.


Sobekan Perihal cinta biru selanjutnya


Api masih tetap menyala, sumbu masih menyebar ke wilayah dua kerajaan sepanjang masa. Raja bersayap Raksasa mulai memercikkan perlahan api dan membakar ranting pohon alysum biru. Sedang terpaan angin yang menghampiri putri mahkota membuat kekuatan yang tersimpan pada mata ghaib menjadi lebih kuat


Benteng pertahanan yang berada di kerajaan Yaksa semakin kuat karena ilmu yang akan di berikan oleh kepala suku Cenayang muara hijau. Seolah rencana ibu suri menjadi mulus dan akan mengatur calon permaisuri di kerajaan Yaksa. Dia ingin mencampurkan sihir ke makanan sang Raja agar lebih tunduk dan segera menikahi putri Helena. Apel merah yang berisi sihir ilmu hitam akan dia berikan kepada Raja Permadi. Peran paling tertua dan di tua kan itu menjadi sangat rakus dan tamak akan kedudukan dan kekuasaan. Dia ingin pula mengubah tatanan susunan para punggawa dan pejabat istana. Bersama kaki tangan dan pengikutnya menjalankan misi rahasia.


......................


Terimakasih kepada semua yang masih setia mendukung, jangan lupa tinggalkan jejak like, komentar positif, favorit❤️,🌹, rate bintang 5 dan vote😇 salam persahabatan selalu 🙏🏻