
"Selangkah lagi kau keluar dari pintu manison ini untuk menemui pria itu, maka kau akan melihat mayat ku terbujur kaku di hadapan mu," ucap tuan Morgan kepada seorang perempuan muda yang saat ini berdiri di hadapan nya dengan gemetar.
Tuan Morgan, memegang sebuah pistol yang kini di arah kan nya di kepala nya.
Alzena yang melihat itu gemetar, kaki nya tidak sanggup untuk melangkah lagi karena jujur saja dia sangat menyayangi sang papa, sejak mama nya meningal dia tidak memiliki siapapun kecuali sang papa.
"Alzena Morgan" seorang gadis muda yang cantik, kini berdiri di hadapan papa nya yang terkenal kejam, gadis itu berniat kabur dari mansion untuk kawin lari bersama sang kekasih,yang sudah tiga tahun menjalin asmara dengan Alzena tampa persetujuan sang papa.