
"maaf kak,aku permisi dulu" Naura langsung pergi meninggalkan Gery dan Tasya. dia tidak menghiraukan tangan Gery yang masih terulur padanya.
"ra mau kemana?" teriak gery memanggil Naura yang mulai menjauh darinya dan Tasya.
"kak, lebih baik kak Gery move on aja deh dari Naura" kata Tasya kepada Gery yang juga mengetahui bahwa Gery menyukai Naura. karena Gery pernah meminta bantuan pada Tasya untuk mendekatkan dirinya pada Naura.
"Lo gimana sih sya? lo bilang Naura juga suka sama gue, dan Lo juga udah janji buat bantu gue ngedeketin Naura. kok sekarang Lo malah nyuruh gue buat move on sih" protes Gery pada Tasya. dia tidak habis pikir dengan apa yang dikatakan oleh Tasya. dulu dia nyuruh Gery untuk segera jadian dengan Naura tapi sekarang,dia malah disuruh untuk move on.
"karena sekarang situasinya udah beda kak. Naura udah punya pasangan.dia udah dijodohkan oleh ayahnya." jelas Tasya.
"Lo pasti bohong kan sya? itu nggak benar kan? Lo pasti cuma mau ngeprank gue aja kan ?" jawab Gery yang tidak percaya dengan ucapan Tasya.
"aku serius kak.aku gak lagi becanda. aku gak mau kak Gery sakit hati terlalu dalam" jelas Tasya
"maafin aku ya kak. aku udah kasih harapan palsu sama kak Gery. dan aku juga minta maaf Karena gak bisa bantu kak Gery buat ngedeketin Naura lagi." lanjut Tasya
tanpa bicara apapun,Gery langsung pergi begitu saja meninggalkan Tasya. dia masih syok dengan apa yang dia dengar tadi. cintanya bertepuk sebelah tangan. wanita yang dia cintai tidak bisa dia miliki.
Tasya sangat merasa bersalah pada Gery. dia jadi tidak enak padanya. padahal dia sendiri yang mengusulkan pada Gery untuk mendekatkan Gery dengan Naura. namun, siapa sangka kalau Naura tiba-tiba sudah menikah dengan pria yang dijodohkan oleh ayahnya.
saat acara selesai,semua orang mulai beranjak meninggalkan acara. sedangkan Naura dan Rio juga sudah mulai beranjak pulang. saat sampai parkiran mobil, terdengar teriakan Gery yang memanggil Naura. Rio dan Naura pun menoleh ke belakang melihat kearah Gery yang mulai mendekati Naura.
"Ra, yang dibilang Tasya itu salah kan? soal kamu yang udah dijodohin sama ayah kamu" tanya Gery yang ingin memastikan. dia ingin mendengar dari mulut Naura sendiri.
"i-itu....benar kak" jawab Naura dengan terbata-bata. Naura bingung harus jawab apa. namun dia juga tidak mungkin menyangkalnya Karena memang itu benar adanya.
tapi sekarang dia sudah menikah dengan Rio, pria yang dijodohkan oleh ayahnya demi melunasi hutang sang ayah. namun Naura hanya bisa memendam perasaannya pada Gery dalam-dalam. karena impiannya untuk bersama pria yang disukainya harus pupus.
"nggak. nggak mungkin! kamu pasti bohong kan Ra? " Gery masih saja menyangkal kenyataan itu.
"apa kamu mencintai dia?" lanjut Gery, dia ingin memastikan perasaan Naura pada laki-laki yang dijodohkan dengannya.
"A-aku. aku...." Naura bingung harus jawab apa.
"sudah cukup. Naura kita harus segera pulang. aku masih banyak pekerjaan di kantor" potong Rio
"dan kamu, jauhi Naura. Naura sudah bahagia dengan pasangannya." ucap Rio yang ditujukan pada Gery.
.
.
.
.
.Next-->>