Terpaksa Menikah Muda

Terpaksa Menikah Muda
TMM *48


Hari berikutnya.


Hari ini Clara berngkat ke sekolah bersama dengan Nabila, dia sebenarnya sangat merindukan hari di mana ia selalu pergi dan pulang sekolah bersama dengan Erlan, makan bersama, dan juga bercanda bersama, tapi semua itu di kalah kan oleh rasa sakit hatinya karena dia berfikir Erlan sudah membuat nya malu dan lebih percaya kepada orang lain di bandingkan Clara istri nya sendiri.


"Clara, ayo masuk kelas, udah mau bel."Ucap Nabila yang baru selesai memarkir kan motor nya di parkiran motor sekolah.


Namun, mata Clara tertuju ke sebuah mobil, yang sangat di kenali oleh nya. Hal ini membuat dia menghiraukan suara Nabila.


"Clara Lo lagi ngelihatin apa sih?"Tanya Nabila yang kemudian menatap ke arah pandangan Clara.


Saat itu Nabila pun sadar apa penyebab dari bengong nya seorang Clara ini.


"Astaga! Erlan? Dia kok bernagkat sekolah bareng Tina? Gak ini gak bisa di biarin, tu perempuan makin lama makin gatel aja ternyata."Ucap Nabila yang kemudian dengan beraninya berjalan cepat menghampiri Tina dan Erlan yang baru turun dari mobil.


"Astaga Nabila Lo mau ke mana?"Tanya Clara saat Nabila sudah berjalan mendahului nya menghampiri Erlan.


Untuk menghentikan Nabila, Clara pun akhirnya pergi untuk menyusul Nabila.


"Heh, perempuan rubah! Lo ngapain berangkat sekolah sama Erlan? Lo juga Erlan Lo ngapain juga sama di perempuan!?"Marah nya Nabila memuncak karena dia tau hal ini akan membuat Clara tambah sakit hati.


"Bila udah, bel udah bunyi, sebaiknya kita ke kelas aja."Ucap Clara kepada Nabila.


"Lo gak marah apa lihat mereka kayak gini Lo itu kan is ... "ucap Nabila terhenti karena Tina menyela nya.


"Kak Erlan, maaf ya, gara-gara aku hubungan kalian jadi berantakan gini."Ucap Tina mulai ekting kembali.


"Gak ini bukan salah Lo kok, Nabila, Clara kalian gak ada niat minta maaf sama Tina?"Tanya Erlan dengan bodoh nya.


"Awas Lo ya!"Marah Nabila sambil menujuk wajah Tina.


Jam pelajaran pertama pun akhirnya di mulai, semua siswa dan siswi bergegas masuk ke dalam kelas, sebelum guru mereka masuk ke dalam kelas untuk melakukan proses pelajaran.


"Selamat pagi anak-anak!"Ucap Bu guru yang masuk ke dalam kelas Clara sambil tersenyum.


"Pagi buk!" Semua siswa dan siswi kecuali Clara.


"Anak-anak, sebelum kita memulai pelajaran pertama, ibu mau memperkenalkan seseorang kepada kalian, hari ini kelas kalian kedatangan teman baru, pindahan dari luar negeri, ibu harap kalian bisa bekerjasama dan juga berbaur dengan baik ya."Ucap sang guru tersebut dengan hati-hati menjalas kan.


Semua orang di kelas jadi bingung dan tidak sabar untuk melihat murid baru itu apakah perempuan atau laki-laki apakah ganteng atau jelek atau cantik.


"Oke, masuk lah nak."Ucap Bu guru itu sambil mengarahkan pandangannya ke pintu masuk kelas.


Tidak sampai satu menit, seorang laki-laki tinggi, berseragam sekolah, dan juga erpon di leher nya serta tas di belakang nya, masuk ke dalam kelas tersebut, dia terlihat sangat tampan dan juga sangat manis.


Semua siswa perempuan terlihat terpesona dengan ketampanan murid baru itu termasuk Nabila, yang notabene nya suka mengagumi para laki-laki, sementara itu Clara hanya fokus dengan buku Novel nya.


"Ayo nak, silahkan perkenalkan diri mu."Ucap sang guru kepada murid baru tersebut.


"Gue Riky, pindahan dari kota xx, salam kenal."Ucap laki-laki tersebut dengan suara khas nya.


Seketika Clara menatap pemilik suara tersebut setelah mendengar nama Riky.


Bersambung ....