
Happy reading guys 😁
***
Pria paruh baya itu adalah suaminya Acha yang bernama Farki Rilasya.
Rilasya adalah marga yang terkenal dan marga dari keluarga itu.
"Ma, tadi aku bertemu dengan Anza yang biasa main ke sini, dia ngomongnya formal dan dia juga bawa istri yang gak sengaja nabrak papa, muka istrinya kok mirip mama yaa?!" ucap Farki meminta penjelasan.
"Anza, siapa pa?" ucap Acha pura-pura lupa dengan Anza sahabat baiknya Anfal yang sering main ke rumah.
"Ma.., gak ada lucu-lucu nya deh" ucap Farki.
"Hmmm, sebenarnya..., sebenarnya...." ucap Acha yang membuat Farki kesal.
Farki pun duduk bersampingan dengan Acha dan menatap ke arah Acha dengan tatapan membunuh, tapi hanya tatapan.
"Hehe, bercanda pa" ucap Acha.
"Jadi begini pa,...." Acha pun akhirnya mulai menceritakan kisah yang sebenarnya dari A sampai nyasar ke Z.
***
Di tempat lain
Mela dan Kantoro slalu meninggalkan mansion ketika siang hari.
Kantoro untuk pergi bekerja dan Mela slalu di ketahui pergi untuk bermain dengan teman-temannya.
Kantoro mulai bekerja dan tiba-tiba, perusahaannya mulai tak stabil dan hampir bangkrut lagi.
Kantoro bingung, 'kenapa kantorku bisa begini lagi, seharusnya kantorku baik-baik saja, karena sudah di bantu Anza Wilyam, CEO Wilyam's grup, kenapa bisa begini, aaargh' ucap Kantoro membatin.
Sedangkan di dalam mansion Kantoro, Mela mulai berdandan dan berniat pergi.
Mela yang slalu di ketahui bermain dengan teman-temannya jika keluar, padahal itu salah besar.
Mela kini sudah sampai di dalam bar dan mulai minum anggur sedikit demi sedikit di samping pria yang menurutnya lebih tampan dan lebih kaya di bandingkan dengan Kantoro.
Mela pun mulai mabuk dan di angkat oleh pria itu ke kamar yang pria itu pesan.
Mela sama sekali tak menolak dan dia memang sengaja untuk melakukan semua itu.
setelah puas menci*m bibir, pria itu mulai sedikit demi sedikit mencium turun ke bawah sembari membuka pakaian Mela.
Akhirnya pria itu sudah sampai di depan lobang surgawi dan mulai menciuminya.
Mela pun sudah mendes*h sedari tadi dan kini ia mulai mendes*h semakin kencang karena geli dan juga nikm*t.
Pria itu akhirnya mulai naik kembali dan memasukan miliknya ke dalam goa surgawi secara perlahan dan memaju mundurkan miliknya.
mereka pun melakukan penyatuan antara Mela yang selingkuh dan pria itu.
***
Sedangkan di tempat lain
Anza dan Mira masih asyik dengan makanan mereka dan juga perbincangan mereka.
Akhirnya makanan selesai dan mereka memutuskan untuk pulang.
Ketika Anza dan Mira sedang di perjalanan pulang, tiba-tiba mereka di hadang.
Seorang pria dengan baju rapi, menggunakan setelan jas, pantofel, dan tak lupa ia memakai masker dan kaca mata.
Pria itu pun mulai menghampiri mobil yang di gunakan Mira dan Anza.
Mira dan Anza sama-sama berpikir bahwa pria itu akan menghampiri orang yang mengemudikan mobil yaitu Anza.
Namun, semua yang mereka pikirkan salah.
Anza dan Mira sama sekali tak mengetahui siapa pria itu.
Pria itu mulai berjalan dengan santai menuju pintu Mira.
Anza mengira bahwa ia sudah mengunci pintu mobil, tapi ternyata ia salah, Anza kali ini benar-benar ceroboh.
Pria itu dengan entengnya membuka pintu mobil.
"Hai sayang, kita berjumpa lagi" ucap pria itu.
***
BERSAMBUNG....