
“Sebelas ribu lima ratus...”
“Dua belas ribu...”
“Tiga belas ribu lima ratus...”
Suara tawaran harga mulai mengisi aula pelelangan kembali. Ray berpikir sejenak sebelum ikut mengajukan tawaran. “Tujuh belas ribu lima ratus koin silver...” Ray langsung menaikan harga sebanyak empat ribu perak sekaligus batas atas harga spatial stone di pasaran, membuat semua penawar lainnya berhenti. Lagipula seorang blacksmith yang mampu menempa Magic Tool Diamond Low-tier sangat jarang di Silver Moon Kingdom.
Ray berniat menggunakan spatial stone untuk berlatih dan membuat spatial ring sebagai hadiah pernikahan Rain dan Michele minggu depan. Namun disisi lain sebenarnya juga memikirkan sebuah ide gila, “Bagaimana kalau spatial stone dibuat menjadi senjata? Bukannya itu akan luar biasa?” pikir Ray, sebelum menolak ide itu karena menurutnya akan sangat sulit melakukannya mengingat karakteristik spatial stone.
“Barang berikutnya adalah sebuah buku kuno yang ditemukan di reruntuhan kuil hutan kematian. Sebelumnya ahli kami sudah memverifikasi kalau buku ini mencatat sebuah Teknik Alchemy namun kami hanya bisa menerjemahkan sebagian saja karena tulisan yang mulai usang. Meski begitu bisa dipastikan kalau ini merupakan Teknik Alchemy kuno yang menghilang dalam perang besar. Harga awal adalah sebelas ribu koin silver.” Miria menjelaskan barang ketujuh dan mulai melelangnya, namun hampir taka da suara yang menawar.
Ray melihat buku tersebut dan mencoba bertanya pada sistem apakah bisa menerjemahkan buku tersebut. Sistem menjawab kalau semua pengetahuan dalam buku dapat diserap pemilik dengan bantuan sistem dengan bayaran dua puluh koin gold dan buku yang diserap akan menghilang. Ray berpikir sebentar sebelum akhirnya menawar buku kuno tersebut sebelas ribu koin silver. “Lagipula kalau isinya hal yang tak berguna, itu juga merupakan pengetahuan tentang Alchemy. Selain itu aku hanya rugi sebelas ribu koin silver.” Pikir Ray
“Karena tak ada yang menawar lagi, maka buku ini jatuh pada tamu VIP di kamar nomor sepuluh.” Miria mengambil barang lain dari dalam spatial ring miliknya.
“Berikutnya adalah Magic Tool Gold Low-tier Tipe Pertahanan, Red Scale Armor. Armor ini dibuat dari dari kulit binatang iblis Red Scale Snake dan memiliki kemampuan meningkatkan pertahanan sebanyak lima puluh persen. Harga kita mulai dari sebelas ribu koin silver.”
“Sebelas ribu lima ratus...”
“Tiga belas ribu...”
Tawaran terus meningkat hingga harga mencapai dua puluh tiga ribu koin silver, dan Red Scale Armor jatuh di tangan seorang tamu VIP.
Barang berikutnya mulai dilelang dan dilanjutkan dengan Magic Tool Gold Low-tier terakhir yang dititipkan Ray pada Olivia. Magic Tool ini berbentuk pedang dengan bilah berwarna kemerahan dan memiliki permata merah di tengah gagang pedang. Dari jauh saja pedang ini bisa dirasakan memancarkan panas yang cukup kuat.
“Berikutnya adalah Magic Gold Low-tier namun ini juga hampir setingkat dengan Mid-tier. Pemebuatnya menyebutnya sebagi Flames Sword dan dibuat dari tanduk dan Mana Core binatang iblis Lava Beast. Harga dimulai dengan dua belas ribu koin silver.” Miria melelang Flames Sword.
“Tiga belas ribu silver...”
“Empat belas ribu silver...”
“Lima belas ribu silver...”
Akhirnya Flames Sword terbeli seharga dua puluh ribu koin silver dan jatuh pada salah satu tamu VIP yang sebelumnya juga mendapatkan Red Scale Armor.
Selanjutnya Miria melelang sebuah material kelas diamond, namun Ray tidak menawarnya karena melihat kemurnian material yang buruk. Setelah mendapatkan Skill dan Tittle Blacksmith Ray bisa menemukan kekurangan pada material dengan jauh lebih baik.
“Sekarang mari kita lelang barang terakhir...”