
Di sebuah Mansion berukuran sedang di sudut utara distrik pusat Silver City. Ray sedang duduk di sebuah ruangan bersama dengan James, Schnee, Syr, dan Alex untuk membicarakan sesuatu.
“Jadi, nak. Apa yang ingin kau lakukan sekarang?” Alex Windsor bertanya pada Ray.
“Menurut mu bagaimana orang tua?” Ray membalas dengan senyum main-main.
“Seharusnya sekarang kau berniat memanen barang yang ada di dunia bawah tanah bukan?” Alex tersenyum licik.
“Masih belum, aku masih perlu melakukan satu hal sebelum itu.” Ray menggelengkan kepalanya.
“Apa itu?” Tanya Alex.
“Sembuhkan Steve Evans secara diam-diam. Seharusnya sekarang dia masih dalam masa perawatan, bahkan jika kakek Kevin turun tangan sendiri. Jadi ayo sembuhkan dia dulu, sebagai asuransi kekuatan cadangan.” Ray mengatakan niatannya.
Alex memikirkan ucapan Ray beberapa saat sebelum terkekeh dengan wajah licik. “Kau bajingan kecil, bahkan tidak membiarkan orang yang terluka parah berisitirahat dengan benar.”
“Tuan Alex, apa maksud mu? Bukankah Tuan Ray menyembuhkan Paman Steve? Kenapa kau mengatakan dia tidak membiarkan orang terluka beristirahat?” Tanya James yang dari tadi mendengarkan.
“Anak kecil, kau masih terlalu lembut.” Alex menatap James dan menggelengkan kepalanya.
Lalu, Alex menunjuk Ray dan berkata. “Bocah ini, ingin punya asuransi cadangan lebih selain kekuatannya sendiri dan kalian bertiga. Lawan kita adalah pihak bangsawan yang mengenal dengan baik seluk beluk kekuatan yang ada Silver Moon Kingdom, jadi saat mereka datang kemari mereka pasti sudah mempersiapkan diri dengan baik.”
“Dia meminta kami menyembuhkan Steve Evans karena ingin menggunakannya sebagai cadangan kekuatan lain yang bisa menghapus semua kekuatan pihak bangsawan. Di saat yang sama, dia juga berniat menggunakan penjaga kerajaan yang berada di bawah komando Steve Evans untuk menutup jalan mundur pihak bangsawan.” Lanjut Alex.
James terkejut setelah mendengar penjelasan Alex. Lalu, dia melihat Ray yang masih menyesap tehnya dengan santai. “Sepertinya aku benar-benar tidak berbakat dalam hal ini.” James menggelengkan kepalanya.
“Nak, dengar apa yang ku katakan ini. Dunia ini mirip dengan permainan catur dan setiap orang adalah bidak di dalamnya. Orang seperti mu tidak cocok untuk melakukan skema dan konspirasi, seperti bidak catur selain kuda yang tidak bisa melompati bidak lainnya.” Alex menasehati James lalu mengambil tehnya.
“Dia?” Alex terkekeh sebelum melanjutkan. “Tidak ada bidak yang bisa menampungnya. Dia adalah orang yang memainkan catur itu!”
Jawaban ini mengejutkan James, Schnee dan Syr. Mereka bertiga bisa melihat bahwa Alex adalah orang yang cerdas dan mampu. Alex juga melihat orang lain dengan sedikit meremehkan, mereka tidak menyangka Ray masih mendapatkan pujian setinggi itu darinya.
“Kalau begitu Tuan Ray? Kapan kita akan pergi untuk menyembuhkan Paman Steve?” Tanya James setelah menenangkan diri.
“Kenapa kau begitu gelisah? Tunggu dua hari lagi, dan saat itu aku akan meminta Alex dan Schnee pergi ke rumah Keluarga Evans untuk menyembuhkannya dan menyampaikan niat ku.” Jawab Ray dengan santai.
“Tuan Ray? Apakah hal ini baik-baik saja? Bukankah lebih baik untuk mengirim James ke sana?” Schnee yang bingung bertanya pada Ray.
“Schnee, menurut mu jika aku mengirim James ke sana akan lebih baik bukan? Ini akan lebih meyakinkan mereka jika kita benar-benar ingin menyembuhkan Steve Evans?” Ray hanya tersenyum saat Schnee bertanya.
Melihat Schnee yang ingin kembali berbicara, Alex malah menyelanya terlebih dulu. “Gadis kecil, apa yang kau katakan sebelumnya itu benar dan salah. Jika kau saja berpikir akan lebih baik mengirim James saat ingin menyembuhkan Steve Evans, bukankah keluarga yang berada di pihak para bangsawan juga akan berpikiran sama?”
Schnee tersadar akan kesalahannya saat mendengar apa yang dikatakan Alex. Lalu dia menatap Ray untuk menerima konfirmasinya.
“Yang dikatakan orang tua ini benar, jika aku mengirim James ke sana maka niatan kita akan terlalu jelas terlihat. Karena James adalah orang yang terikat hutang budi pada Steve Evans, tapi jika aku mengirim dua orang yang tidak berhubungan dengannya, pihak bangsawan tidak akan memikirkan bahwa kami ingin menyembuhkan Steve Evans.” Tegas Ray.
“Tapi jika mereka bahkan tidak mempercayai kami, bagaimana kita bisa masuk dan menyembuhkan Steve Evans?” Tanya Syr yang dari tadi terdiam.
“Kalian tidak perlu khawatir untuk masalah ini, karena aku dan Alex sudah menyiapkannya. Saat waktunya tiba untuk bergerak Schnee hanya perlu mengikuti arahan Alex saja.” Ray mengalihkan pandangannya pada Alex saat melihat pihak lain tersenyum licik seolah memiliki pemahaman tertentu dengannya.
Setelah mendengar penjelasan dari Ray. James, Schnee, dan Syr terdiam di tempat karena tidak bisa mengikuti kecepatan pemikiran Ray dan Alex. Saat mereka bertiga melihat Ray dan Alex sudah memiliki pemahaman tertentu mereka hanya menggelengkan kepalanya.
“Kami benar-benar tidak bisa mengikuti kecepatan berpikir mereka berdua.” Pikir James, Schnee, dan Syr di saaat yang sama.