
Ray tanpa ragu memasuki susunan array formasi besar. Setelah memasuki area formasi, Ray seolah memasuki dunia baru. Di dalam formasi besar itu terdapat sebuah mansion yang sangat besar dengan taman yang indah dan terawat. Semuanya terawat dengan sangat baik, hampir seolah tempat ini selalu berpenghuni sejak ribuan tahun yang lalu.
“Bagaimana tempat ini tetap bisa bersih dan terawat? Seharusnya mansion ini sudah tidak berpenghuni sejak terakhir kali Senior Gild Dragnir meninggalkan tempat ini dan mencapai kedewaan.” Ray bergumam pelan sembari memperhatikan area sekitar mansion.
“Apakah mungkin itu terkait dengan formasi besar yang mengelilingi seluruh mansion? Jika memang seperti itu, maka berapa banyak mana yang diperlukan untuk mengoperasikannya?” Mata Ray terpaku pada garis-garis aneh disekelilingnya.
Dalam pandangan Ray tentang formasi dan array. Hal yang diperlihatkan di depannya mungkin hanya bisa menjadi sesuatu yang dia bayangkan dalam mimpinya. Karena meskipun Ray tahu ada beberapa catatan tentang pembentukan formasi dengan ukiran yang bergerak semacam ini. Tapi itu hanya catatan dan yang terlihat di depannya adalah hal yang nyata.
“Sungguh, aku tidak tahu apa yang membuat pengetahuan semacam ini tidak memiliki jejak warisan apapun. Apakah mungkin sesuatu terjadi di masa lalu yang menyebabkan hilangnya pengetahuan tentang ini?” Ray bergumam pelan sambil berspekulasi sendiri.
“Apakah mungkin ada sesuatu yang terjadi di era yang masa lalu yang tidak diketahui untuk mengubah semua pengetahuan dan informasi menjadi era kekosongan yang besar? Apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu?” Ray berjalan memasuki mansion sambil memutar otaknya.
Ray terus memikirkan apa yang mungkin terjadi dan alasan yang membuat hal hebat seperti formasi yang yang bergerak ini menghilang dari masa lalu. Seharusnya hal-hal luar biasa semacam ini tidak mungkin terhapus dalam sejarah jika tidak ada hal besar yang terjadi sebelumnya.
“Hal bodoh apa yang ku pikirkan? Tak peduli apapun yang terjadi di masa lalu sama sekali taka da hubungannya dengan ku. Sekarang hal terpenting adalah mendapatkan sesuatu yang berharga disini untuk meningkatkan kekuatan dan pengaruh ku.” Ray membuang pikirannya dan mulai menjalajahi mansion besar yang ditinggalkan Gild.
Ray mulai berjalan mengitari taman. Awalnya dia mengira bahwa taman yang ada di depannya hanyalah sebuah taman untuk mempercantik mansion, tapi ternyata itu salah. Setelah Ray melihat lebih dekat dia melihat bahwa taman di depannya dipenuhi dengan tanaman obat dan tanaman sihir, bahkan ada beberapa tanaman yang sudah punah di dunia luar.
“Ini benar-benar...” Ray bergumam pelan sebelum dia terdiam karena tak tahu kata apa yang yang bisa menggambarkan hal-hal yang terjadi di depannya. Karena jika ada kekuatan di dunia luar yang mengetahui tentang keberadaan tempat ini, pasti akan ada perang besar untuk memperebutkannya.
Setelah tertegun beberapa saat, Ray kembali menjelajahi area sekitar mansion. Ray bisa melihat aliran air yang membentuk sistem pengairan yang indah. Seolah-olah ada beberapa sungai kecil yang membentuk gambaran indah dengan aliran air yang terus mengalir dari satu sisi ke sisi lain.
Ray mengulurkan tangannya dan mencoba mengambil sedikit air sebelum menyesapnya. “Ini benar-benar menyegarkan... Seperti yang diharapkan setiap hal yang ada di taman ini adalah harta karun untuk dunia luar...” Ucap Ray.
Selain hal yang dilihatnya sebelumnya, Ray juga bisa melihat beberapa dekorasi dan jalan setapak yang mengatur landscape taman yang indah. Sebagai orang dari bumi modern, Ray terbiasa melihat keindahan taman yang dimiliki para konglomerat dan public figure ternama, tetapi keindahan yang disuguhkan di depannya masih membuatnya sangat mengagumi.
Ray melanjutkan langkahnya dan menjadi lebih dekat dengan pintu istana atau bangunan utama dalam mansion. Ray agak terkejut saat melihat masion di depannya ternyata tidak memiliki pintu, karena yang ada di depannya hanyalah sebuah papan kayu besar yang menutupi jalan masuk ke dalam bangunan itu.
Ray memeriksa papan kayu itu dengan seksama dan bahkan mencoba mendorongnya yang hasilnya adalah kegagalan. Ray terus memeriksa ulang pintu aneh di depannya dan akhirnya menemukan sebuah tempat dengan garis tipis berbentuk persegi yang terletak di bagian tengah pintu.
Setelah berpikir sebentar, Ray akhirnya mengulurkan tangannya dan menekan tempat itu. Tapi tetap tidak ada yang terjadi. Ray memikirkannya beberapa saat sebelum kembali meletakan tangannya di tempat sebelumnya dan mengalirkan mana miliknya. Setelah beberapa saat sebuah alur garis yang sebelumnya tak terlihat diatas pintu mulai bersinar dan pintu yang dianggap Ray sebagai papan kayu sebelumnya terbagi dua dan membuka jalan masuk ke dalam.
“Tempat ini benar-benar menarik, bahkan sebuah pintu juga dibuat dengan susunan formasi tertentu? Aku benar-benar menantikan apa yang ada di dalamnya sekarang...” Ray tersenyum bahagia saat melihat pintu terbuka dan merasa bersemangat dengan apa yang akan ditemukannya di dalam mansion besar ini.
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
Jika ada yang menanyakan untuk chapter berikutnya, saya hanya bisa menjawab saya akan mencoba menulis kembali sebisa saya, karena jujur saja saya masih agak terbebani dengan hal yang baru-baru ini terjadi...
Terimakasih sudah mengikuti karya saya...