Sistem Dewa

Sistem Dewa
Ch. 72 - Pria Muda Tampan


Setelah menelan kayu hitam tersebut tubuh Little Black bersinar hitam gelap, disaat yang sama tubuhnya mulai membesar dan dua benjolan kecil di kepalanya mulai meruncing menyerupai tanduk. Setelah beberapa menit tubuh Little Black berhenti membesar dan kembali berubah menjadi gelang hitam di tangan Ray.


Ray melihat pergelangan tangannya dan memastikan Little Black baik-baik saja. “Sepertinya dia sedang berhibernasi, mungkin kali ini Little Black akan mencapai usia dewasa?” Ray mengelus gelang hitam di tangannya tanpa menyadari bahwa hampir semua orang di pelelangan mengarahkan pandangan ke kamar VIP miliknya.


Dalam salah satu kamar VIP di lantai tiga seorang gadis muda berusia sekitar lima belas tahun memperhatikan keanehan yang terjadi di kamar VIP milik Ray. Gadis muda itu bertanya pada pria paruh baya disebelahnya tentang apa yang terjadi.


“Paman Anthony, apa yang terjadi di ruangan itu? Kenapa aku merasakan ada aura kehancuran yang besar mirip seperti milik ayah?”


“Itu aura kehancuran murni, berbeda dengan aura ledakan milik ayah mu. Dan sepertinya baru saja ada binatang iblis terkontrak yang mencapai kedewasan di kamar tersebut.” Jawab pria paruh baya yang disebut Anthony.


“Binatang iblis? Apakah ada binatang iblis yang memiliki aura kehancuran semurni itu?” gadis muda itu kembali bertanya.


“Natasha apa kau ingat tentang insiden penyerangan Silver City oleh Ras Iblis sebulan yang lalu?” Anthony berbalik bertanya pada gadis muda tersebut.


“Ah, aku ingat. Aku dengar ada seorang mage muda yang memiliki kekuatan di tingkat kaisar atau bahkan lebih, dan katanya dia memiliki binatang iblis terkontrak yang cukup kuat.” Natasha mengingat kalau ada seorang pemuda yang terlibat dalam pertempuran tersebut dan memiliki binatang iblis terkontrak yang cukup kuat.


“Kata cukup kuat terlalu meremehkan untuknya, sebelumnya ayahmu mengingatkanku untuk tidak menyinggungya karena mungkin ayahmu juga akan kerepotan saat melawannya. Dan selain itu yang dia miliki bukan hanya binatang iblis biasa tapi Black Dragon.” Anthony menjelaskan apa yang dia ketahui tentang penyerangan Silver City sebelumnya.


“Black Dragon?! Bagaimana dia bisa mendapatkannya?!” Natasha sangat terkejut dengan penjelasan Anthony.


“Hampir tak ada yang tahu bagaimana dia bisa menjinakan Black Dragon muda itu. Tapi yang pasti dia akan menjadi sosok yang luar biasa dimasa depan karena itu ayahmu meminta kita datang ke Silver Moon Kingdom untuk menemuinya.” Jawab Anthony menimpali keterkejutan Natasha.


“Apa ayah ingin memintanya bergabung dengan Kuil Penyihir?” Tanya Natasha.


“Iya itu keinginan ayah mu, dari semua informasi yang aku dapat dari laporan Tuan Phytagoras dan rumor yang beredar disekitar Silver City kemampuan pemuda tersebut dalam mengendalikan sihir hampir setingkat dengan Grand Mage.” Anthony menimpali.


“Paman Anthony, apa kau bisa membaca apa yang ditulis di papan pengenal ruangan itu?” Natasha bertanya pada Anthony.


“Ini... Natasha jika kau memusatkan fokus mu lagi maka kau akan bisa melihatnya. Tapi menurutku itu bukan hal yang perlu dilihat. Sebenarnya mencoba melihatnya cukup sulit dan melihatnya pun hanya akan membuat mu kesal.” Anthony yang sebelumnya membaca papan pengenal milik Ray dengan susah payah hanya bisa menahan kekesalannya karena yang ditulis hanya hal konyol.


“Lebih fokus... P-pria muda tampan yang kaya rraya...” Suara Natasha tersendat saat mencoba membacanya. “Eh, apa-apaan orang itu?! Kenapa dia menulis hal bodoh semacam itu dengan inskripsi!!!” Natasha mengumpat keras karena kesal, sementara Anthony hanya menggelengkan kepalanya pelan.


Catatan :


Jujur saja catatan ini gak ada hubungannya dengan cerita, saya cuma mau curhat saja 😥😥😥


Semenjak pandemic corona ini terjadi, pekerjaan saya jadi kacau. Pembayaran project pekerjaan saya diundur semua sampai jangka waktu yang tidak ditentukan, sehingga kondisi pemasukan dan pengeluaran saya sangat kacau.


Yah, walaupun saya masih bisa memahaminya karena sebagian besar project saya juga adalah project pemerintah kota, dan sesuai dengan kondisi sekarang sebagian besar dana kota dialihkan untuk menangani pandemic corona ini 😥😔😔


Jadi disini saya minta tolong untuk doanya dan tetap dirumah saja jika tak ada keperluan mendesak, kita bergerak bersama agar pandemic ini segera selesai. Karena dampaknya yang semakin lama semakin besar dan luar cangkupannya 😟😟😟


Yah, terimakasih sudah mengikuti tulisan saya selama ini. Dan terimakasih juga sudah mendengarkan curhatan saya.


Jaga kesehatan, tetap dirumah aja, dan semoga pandemic ini segera bisa diatasi.


#socialdistancing #dirumahaja