
Malam berlalu dan berganti pagi, Ray dan timnya akhirnya bangun dari istirahat malam yang tenang. Ray membangunkan anggota timnya yang lain dan kemudian memasak sarapan berupa bubur daging dengan bahan yang dibawanya dari Silver City.
Setelah selesai makan, Ray membersihkan kamp mereka dan mengambil kembali tenda sihir miliknya lalu menyimpannya dalam spatial ring. Kemudian Ray membawa timnya memulai perburuan di hari kedua mereka.
Ray dan timnya terus berjalan di antara wilayah dalam dan luar Hutan Kematian, di saat yang sama Ray memperhatikan sekelilingnya dan merasakan ada hal yang aneh.
“Seharusnya ada beberapa Binatang Iblis yang berkelompok di sekitar daerah ini bukan? Kenapa aku sama sekali tidak merasakan Binatang Iblis di sini?” Batin Ray.
Ray mendapatkan firasat buruk saat semakin jauh berjalan, dia merasa kondisi daerah ini sangat aneh dan berbeda dengan informasi yang dia kumpulkan sebelumnya. Saat Ray mencoba memikirkan sesuatu pemberitahuan misi berdering di kepalanya.
\~***\~
Misi Utama [Misteri Hutan Kematian]
Bagian 1 [Gelombang Binatang Iblis]
Gelombang Binatang Iblis kecil sedang bergerak ke arah mu, hentikan mereka dengan segala cara yang mungkin!
Proses :
Binatang Iblis Tingkat Lord [ 0/100 ]
Binatang Iblis Tingkat Raja [ 0/25 ]
Binatang Iblis Tingkat Kaisar [ 0/1 ]
Reward : +20 VIT, +20 DEX, +20 INT, 100000 Exp, Free Shop Lottery.
Hukuman : Anggota tim tuan rumah terluka atau mati di tangan Binatang Iblis.
\~***\~
“Oh, sial. Kenapa misi bodoh ini muncul sekarang!” Umpat Ray dalam benaknya.
“Aku membawa semuanya.” Jawab Vali setelah melihat spatial ring miliknya.
“Aku hanya membawa lima buah.” Elli dan Olivia menjawab di saat yang sama.
“Aku membawa semuanya dan juga barang setengah jadi yang kau buat sebelumnya.” William memisahkan Bom Air setengah jadi dan menyerahkannya pada Ray.
“Beruntung kau ada di sini William, meskipun aku mengatakan itu barang setengah jadi jika digunakan dengan benar kekuatannya bisa sepuluh kali Bom Air biasa.” Ray menerima Bom Air setengah jadi dari William.
“Ray, bisakah kau mengatakan apa yang terjadi?” Ying Yueru memberanikan dirinya untuk bertanya pada Ray.
“Yah, ini adalah kabar buruk untuk kita. Di sebelah utara dari tempat kita berdiri sekarang ada sekawanan Binatang Iblis yang mendekat.” Ucap Ray dengan serius.
“Berapa jumlahnya?” William langsung menuju topik terpenting karena dengan pemahamannya tentang Ray, tidak mungkin Ray menganggap sekawanan Binatang Iblis menjadi hal yang buruk.
“Aku tidak tau jumlah tepatnya, tapi mungkin sampai 200 ekor Binatang Iblis yang menuju kemari. Selain itu dalam perkiraan ku ada sekitar 100 Binatang Iblis Tingkat Lord, 25 Tingkat Raja, dan 1 Tingkat Kaisar diantara mereka.” Jawab Ray sambil mengubah struktur Bom Air yang dipegangnya.
Ray sekarang berniat menciptakan prototype Bom Nuklir dengan menyatukan senyawa hydrogen dalam Bom Air dan beberapa zat atom lainnya untuk menciptakan plasma nukleus. Jika ada orang di Bumi yang melihat tindakan Ray, mereka pasti sudah menghujat dan mengumpatnya sebagai orang gila.
Sejak Ray tiba di Eternal World dia sudah membuang pola pemikiran dari dunia asalnya, karena di tempat ini jika anda lemah dan tidak kekuasaan maka anda hanya bisa mengemis belas kasih orang lain dan Ray tentu tidak ingin menjadi orang seperti itu.
Karena itu demi melindungi orang yang disayanginya dan mereka yang berharga untuknya, Ray tidak ragu untuk menciptakan senjata pemusnah masal dari dunianya ke dunia fantasi ini. Setelah beberapa saat mengatur kepadatan dan panas nukleus, Ray kemudian membuat lapisan penutup dengan sihirnya.
“Rooaaarrr!!! Bam!!! Bam!”
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
Dan ini adalah chapter baru untuk hari ini...
Terimakasih sudah mengikuti karya saya... Jangan lupa tinggalkan like dan komentar yang bisa membangun kemampuan menulis saya...
See you next chapter and have fun...