Sistem Dewa

Sistem Dewa
Ch. 126 - Evaluasi Prajurit IV


Tak ada yang menarik dalam pertandingan anatara Tim 6 melawan Tim 8, dan semuanya berakhir sesuai dengan prediksi Ray berdasarkan kekuatan kedua tim dengan Tim 6 memenangkan pertandingan setelah memukul jatuh tiga anggota Tim 8 dan juga melemparkan keluar dari arena dua anggota sisa dari anggota Tim 8.


Berikutnya adalah pertandingan antara Tim 9 melawan Tim 12. Pertandingan berlangsung cukup menarik karena kedua tim saling bertukar serangan secara bergiliran, sehingga pertandingan berlangsung cukup lama sampai lebih dari tiga puluh menit. Namun pada akhirnya Tim 12 memenangkan pertandingan karena memiliki stamina dan ketrampilan dasar yang lebih unggul dibandingkan Tim 9, karena itu Tim 12 berhasil menjatuhkan semua anggota Tim 9.


Pertandingan evaluasi dilanjutkan dengan pertandingan antara Tim 14 melawan Tim 15. Kedua tim yang akan bertanding berhasil mengalahkan lawan mereka dalam waktu yang sangat singkat saat pertandingan babak enam belas besar mereka.


Pada awal pertandingan Tim 14 mulai menyerang dengan gerakan yang terkoordinasi dengan baik, mereka memilih lawan yang sesuai dengan kemampuan mereka dan beberapa yang berada di bawah mereka. Setelah pertandingan berlangsung selama sepuluh menit Tim 14 berhasil menyingkirkan dua anggota Tim 15 dan kemudian secara bertahap melemparkan sisa anggota Tim 15 yang lainnya keluar dari panggung pertandingan evaluasi.


Setelah pertandingan antara Tim 14 melawan Tim 15 selesai dan dimenangkan oleh Tim 14, Ray memberikan istirahat pada semua tim selama tiga puluh menit sebelum melanjutkan pertandingan ke babak semi final.


Sementara itu di tribun penonton Ralf kembali angkat bicara. “Ray, sepertinya semuanya sesuai dengan prediksi mu... Keempat tim yang lolos adalah mereka yang menunjukan banyak peningkatan dalam kemampuan dasar mereka setelah menjalani pelatihan dari mu kemarin.” Ralf mengangguk dengan puas melihat peningkatan kemampuan prajurit baru.


“Aku memang sudah mengatur kemenangan untuk tim yang lebih serius dalam pelatihan mereka, karena kebanyakan orang lebih suka hal yang mencolok membuat dasar mereka menjadi sampah. Mereka sama sekali tidak mengatuhi bahwa semua  ketrampilan tingkat tinggi memerlukan dasaryang kokoh sebagai pondasi untuk pijakan.” Ray mengutarakan pemikirannya tentang metode pelatihan yang dia terapkan pada para prajurit.


“Ray, jika seperti yang kau katakana berarti hal yang sama juga berlaku untuk seorang penyihir?” Ralf mengajukan pemikirannya.


“Hm ... Sepertinya aku paham dengan apa yang kau maksud ...” Ralf mulai memahami apa yang dimaksudkan Ray. Pada dasarnya setiap ketrampilan memiliki sebuah teknik dasar yang mengatur seberapa tinggi tingkat pencapaian mereka di masa depan sesuai dengan seberapa besar penguasaan mereka pada teknik dasar mereka. Seseorang yang sudah secara sempurna menguasai teknik dasar dari suatu ketrampilan bahkan mungkin bisa membentuk teknik baru dalam ketrampilan tersebut.


“Waktu istirahat tiga puluh menit telah selesai. Mari kita lanjutkan ke babak semi final sekarang.” Ray berdiri dan mengumumkan semi final untuk pertandingan evaluasi dimulai dengan pertandingan pertama antara Tim 2 melawan Tim 6.


Catatan:


Kemarin laptop saya rusak, jadi hari ini saya update lewat hp. Dan yang bikin tambah parah adalah di kota saya kembali diadakan PKM jadi tempat service laptop yang saya tahu tutup.


Tapi saya akan tetap mencoba update lewat hp walau mungkin akan banyak typo atau kesalahan tulis, setidaknya saya akan usahakan tetap update dua hari sekali seperti biasanya.


Terimakasih sudah mengikuti sejauh ini, dan jangan lupa tinggalkan like karena like itu gratis hehehe