
“Apakah kalian sudah selesai berteriak?” Ray berkata dengan tenang setelah menunggu semua prajurit diam.
Mendengar perkataan Ray semua prajurit hampir kembali berteriak dan membuat kerusuhan, tapi Ray melanjutkan perkataannya. “Kalau begitu mari kita buat taruhan, aku akan tetap berdiri di sini dan melepaskan aura kekuatan milik ku seutuhnya. Jika ada diantara kalian yang masih bisa berdiri, maka aku akan menarik kembali kata-kata ku.”
Semua prajurit terdiam dengan perkataan penuh percaya diri dari Ray, mereka sendiri tahu kecuali seseorang sekuat Estas Rogue yang mengeluarkan tekanan aura miliknya, seseorang dengan kekuatan di bawahnya tidak akan bisa melakukan hal yang sama.
Sayangnya mereka sama sekali tidak mengetahui kalau kekuatan Ray sendiri sudah setingkat dengan Estas Rogue. Selain itu jika Ray menggunakan semua kekuatannya dengan keinginan untuk membunuh lawannya, seseorang yang berada di Tingkat Kaisar sekalipun akan berpikir dua kali untuk melawannya.
Setelah para prajurit saling menatap satu sama lain, akhirnya mereka saling mengangguk dan menyetujui usulan Ray. “Baiklah, kami terima tantangan mu!” Salah seorang prajurit berkata sebagai perwakilan.
“Kalau begitu persiapkan diri kalian, dan aku akan mengingatkan kalian. Kemampuan ku sendiri jauh di atas Jenderal Ralf, jadi lebih baik kalian bersiap dengan benar. Aku tak ingin melukai kalian tanpa sengaja.” Ray memberikan peringatan terakhirnya.
Para prajurit hanya menatap Ray dengan tatapan sedikit menghina, mereka sama sekali tak percaya dengan apa yang dikatakan Ray. Melihat semua ini Ray hanya menghela nafas kecewa, dia tahu kebanyakan prajurit di sini adalah orang baru lulus dari Sekolah Militer. Tapi tingkat kemampuan mereka dan kualitas mental yang dimiliki bahkan tak ada sepersepuluh dari prajurit yang biasa berlatih di Kediaman Keluarga Rogue.
“Kalau begitu aku mulai...” Ray mengeluarkan tekanan aura miliknya, dengan semua mana dan kekuatan fisik Ray aura yang dikeluarkan Ray langsung membuat lebih dari sembilan puluh persen prajurit tumbang dan tak bisa berdiri lagi.
Setelah memastikan bahwa yang tersisa masih sanggup menahan tekanan aura yang dimilikinya, Ray juga mengeluarkan aura pembunuh miliknya. Seketika suasana seluruh tempat pelatihan berubah menjadi mencekam dan mengerikan. Semua prajurit yang tersisa langsung tumbang dalam hitungan detik, bahkan tidak ada satupun diantara mereka yang bertahan lebih dari tiga detik.
Ray memandang semua prajurit yang sudah terjatuh dan kesulitan untuk berdiri, dia sebenarnya cukup terkejut karena dirinya juga perlu mengeluarkan aura pembunuh miliknya untuk menumbangkan semua prajurit.
“Sekarang apa masih ada yang ingin protes?!” Ray menaikan suaranya dan berteriak tegas pada semua prajurit yang kesulitan untuk berdiri.
“Tidak! ...” Para prajurit menjawab dengan suara kecil, mereka bahkan kesulitan untuk mengucapkan sebuah kata sekarang.
“Aku akan memberikan kalian waktu istirahat sampai siang hari ini, tapi ingat tepat saat matahari berada di puncaknya kalian harus berada di sini! Jika ada diantara kalian yang terlambat, aku akan meningkatkan pelatihan kalian dua kali lipat untuk kalian semua! Kalian PAHAM?!” Ray kembali berteriak memberikan perintah pada para prajurit.
“Paham! ...” Para prajurit berteriak sekuat tenaga.
“Baiklah kalau begitu, aku akan pergi dahulu. Aku akan kembali saat tepat siang hari!” Ray meninggalkan para prajurit yang menghela nafas karena merasa lega Ray pergi meninggalkan mereka.
Sementara itu seorang pria berdiri di sudut tempat latihan, dia tak lain adalah Jenderal Ralf.
Ralf sendiri merasa sangat terkejut dan bahkan sedikit takut dengan aura yang dikeluarkan Ray sebelumnya, dia bisa merasakan kalau Ray masih sedikit menahan aura pembunuh miliknya.
“Berapa banyak kehidupan yang sudah direnggut oleh Ray untuk mendapatkan aura pembunuh yang begitu mengerikan.” Ralf bergumam sebelum meninggalkan tempat pelatihan prajurit.