Sistem Dewa

Sistem Dewa
Ch. 128 - James


Setelah pertandingan semi final ke dua antara Tim 12 melawan Tim 14 selesai, Ray memberikan istiran selama satu jam kepada Tim 2 dan Tim 14 yang lolos ke babak final. Selain itu, Ray juga memberikan waktu tiga puluh menit terhitung setelah pertandingan mereka selesai kepada Tim 3 dan Tim 12 yang kalah sebelum mereka memulai hukuman mereka.


Di saat yang sama Ray memberikan waktu istirahat untuk ke dua tim yang lolos ke final, dia mulai mempelajari dokumen yang diberikan oleh Ralf dan memeriksa apakah ada hal yang janggal dalam dokumen data diri yang di dapatnya.


Setelah memeriksa dengan seksama selama hampir satu jam, Ray sama sekali tidak menemukan hal janggal dalam dokumen yang dipegangnya. Namun, setelah membaca dokumen Ray menemukan hal yang menarik di dalamnya.


Ray masih ingat saat Rain dan Vali mengatakan kalau ada orang berbakat dari Keluarga Evans. Tapi sayangnya orang ini tidak diakui oleh ayahnya sendiri yang merupakan sepupu dari Steve Evans, Kapten Penjaga Kerajaan.


Nama dari orang yang bakatnya diakui oleh Rain dan Vali adalah James, ibu James adalah seorang p*lacur di rumah bordil yang memutuskan pension saat tahu dia hamil James dan tak tega untuk menggugurkannya. Karena itu, James hidup dengan ibunya sampai dia berusia lima tahun. Setelah James berusia lima tahun ibunya mengalami sakit keras yang tak bisa disembuhkan, karenanya James dan ibunya mencoba menemui ayah James yang bernama Rick Evans untuk memintanya merawat James.


Namun, bukannya diterima mereka malah ditendang menjauh dan diusir oleh Rick Evans. Hingga akhirnya James kembali pulang dengan ibunya ke daerah kumuh dan bertahan disana sampai James berumur sepuluh tahun dan ibunya meninggal dunia.


Setelah dua hari berlalu dari saat kematian ibu James. Steve Evans yang baru mengetahui tentang perilaku sepupu baj*ngan miliknya seminggu sebelumnya langsung mencari keberadaan James dan ibunya. Sayangnya saat Steve berhasil menemukan tempat tinggal mereka, ibu James sudah meninggal selama dua hari.


Akhirnya James bergabung ke Sekolah Militer sebulan setelahnya dan berhasil mendapatkan nilai yang cukup baik selama tahun pertamanya. Selain itu, James juga menunjukan kecerdasan dan kewaspadaan yang jauh lebih tinggi dari kebanyakan siswa seusianya. Karena semua aspek itu, Rain yang sempat memeriksa Sekolah Militer setelah dipilih sebgai Komandan Batalion dua tahun yang lalu menemukan kalau James adalah orang yang berbakat.


“Jadi dia yang dimaksudkan oleh Rain dan Vali, anggota Keluarga Evans yang tak memiliki nama keluarga. Orang buangan dengan bakat yang baik. Selain itu, dia juga punya penilaian yang bagus dan pandai menyembunyikan kemampuan aslinya sebagai kartu as saat kondisi mendesak.” Ray mulai menilai karakteristik dari James.


“Sepertinya kewaspadaan dan kemampuan dirinya untuk menyembunyikan kekuatan aslinya di dapat saat dia tinggal di daerah kumuh. Bagaimana pun untuk bertahan hidup di tempat yang kacau seperti daerah kumuh Silver City memerlukan satu atau dua ketrampilan untuk mengecoh dan mengelabuhi orang lain. James ini juga cukup cerdas dan licik sehingga layak untuk dilatih sebagai ahli strategi.” Lanjut Ray menyimpulkan tentang James.


“Cukup menarik untuk menunggu apa yang akan dia capai dalam pelatihan dari ku. Sepertinya dalam seminggu ini aku perlu membuat menu pelatihan khusus untuknya. Sehingga setelah lepas dari latihan ku dia cukup layak menjadi pemimpin resimen dari pasukan baru ini.” Ray mulai berpikir untuk membentuk kerangka pasukan resimen dari kelompok yang dilatihnya.


“Yah, pertama-tama mari kita lihat bagaimana dia akan memenangkan pertandingan final ini dengan kemampuannya sendiri. Karena kemampuan Tim 14 sendiri masih kalah dari Tim 2 jika dinilai secara individual, mungkin hanya James yang bisa mengungguli semua anggota Tim 2 dalam Tim 14 ini.” Ray membuang pikirannya untuk sementara waktu dan memberikan tanda kalau pertandingan final evaluasi akan dimulai.


"Pertandingan final antara Tim 2 melawan Tim 14, dimulai!" Ray mengumumkan pertandingan final evaluasi.