
“Tuan Phytagoras terlalu memuji diri ku, aku hanya seorang remaja biasa yang kebetulan memiliki sedikit keberuntungan.” Ray menanggapi pujian dari Phytagoras dengan candaan.
“Jika seseorang bisa memiliki kemampuan seperti itu hanya karena beberapa keberuntungan maka seorang Grand Mage bukanlah hal yang istimewa lagi.” Batin dalam benak Phytagoras. Namun Phytagoras hanya tertawa ringan menanggapi perkataan Ray.
“Tuan Phytagoras, jadi Yuri memiliki Mana Core dengan atribut ruang?” Chris maju bertanya dan memastikan kepada Phytagoras.
“Iya, Yuri memiliki Mana Core beratribut ruang. Bisa dibilang dia adalah murid ku yang paling berbakat selama ini.” Phytagoras tersenyum bangga.
Sementara Phytagoras merasa bangga dengan muridnya Yuri. Ray yang memiliki pemahaman lebih dalam sihir setelah semua informasi yang dia miliki dalam dua kehidupan miliknya. Sebagai seorang peneliti dalam kehidupannya yang sebelumnya Ray sangat paham dengan hubungan antar elemen dan hal-hal yang mempengaruhinya.
Sedangkan dalam kehidupannya sekarang dia memiliki pemahaman tentang sihir dan setiap elemen yang mungkin dimiliki manusia. Kebanyakan orang akan memiliki Mana Core dengan tiga sampai lima atribut, bakat mereka dengan Mana Core seperti ini hanya bisa dikategorikan biasa-biasa saja.
Orang dengan Mana core dua atribut bisa disebut sebagai jenius, dan mereka yang hanya memiliki satu atribut bisa disebut sebuah keajaiban. Namun hal-hal semacam itu hanyalah perkiraan bakat berdasarkan kelahiran, hal yang sama tidak berlaku bagi mereka yang memiliki pemahaman yang luar biasa.
Untuk orang-orang yang diberkati dengan tingkat pemahaman yang luar biasa, Mana Core yang sesuai untuk mereka justru Mana Core tanpa atribut karena Mana Core tanpa atribut memiliki kesesuaian dengan semua elemen. Hal tersebut membuat seorang dengan Mana Core tanpa atribut menjadi seorang dengan tingkat pertumbuhan yang tak terbatas. Namun disisi lain Mana Core tanpa atribut akan menjadi sampah apabila pemahaman milik orang tersebut hanya biasa-biasa saja.
Sementara Ray sendiri memiliki Mana Core tanpa atribut dan dengan dirinya yang merupakan salah satu peneliti yang luar biasa dalam kehidupan pertamanya membuat Ray hampir menjadi seorang jenius yang tiada tara. Selain itu karena berkat yang diberikan dewa membuat lebih mudah dalam meningkatkan kekuatannya.
“Nak, kau memang tak tahu apa mencoba menguji ku?” Phytagoras sendiri merasa Ray mempermainkannya, menurutnya Ray yang memiliki kemampuan yang setara dengannya tak mungkin tidak mengetahui alasan Yuri tak langsung bergabung dengan Kuil Penyihir.
Namun setelah melihat ekspresi Ray yang kebingungan, Phytagoras akhirnya menentukan kalau Ray benar-benar masih belum menyadari keadaan Yuri. “Dia memang monster kecil berbakat tapi dia juga masih anak-anak, pengetahuan miliknya masih terbatas.” Batin Phytagoras dalam hati.
“Nak, seharusnya kau merasakan aliran ruang dalam sihir Yuri tidak stabil kan?” Phytagoras memutuskan untuk menjelaskan.
Mendengar pernyataan Phytagoras, Ray langsung tersadar apa yang dia lewatkan. “Jadi Mana Core miliknya tak sepenuhnya terbentuk?”
“Benar, karena Mana Core beratribut ruang adalah yang paling lama untuk tumbuh sempurna.” Phytagoras menegaskan.
“Jadi begitu... sekarang semuanya jelas dan menjadi masuk akal.” Chris merasa semua kabut dalam masalah ini menghilang dan semuanya menjadi jelas.
“Paman Chris, semua keraguan dalam hal ini sudah terpecahkan. Sekarang kita perlu mengambil langkah untuk menanggulangi masalah dimasa depan.” Ucap Ray pada Chris.
“Aku tahu...” Chris mengangguk. “Sidang selesai sekarang, kalian semua bisa kembali dan mulai menstabilkan kondisi Silver City. Rencana kedepannya akan dibahas secara bertahap dalam waktu seminggu. Semuanya diperbolehkan untuk membubarkan diri.” Lanjut Chris.