Sistem Dewa

Sistem Dewa
Ch. 177 - Pertarungan Putus Asa III


Kelompok Ray.


Sementara itu Ray dan kelompoknya sudah memasuki wilayah luar Hutan Kematian. Karena mereka mempercepat pergerakan mereka, Ray dan kelompoknya berhasil mencapai wilayah luar dalam satu setengah jam.


“Entah mengapa, saat kita semakin dekat dengan wilayah luar Hutan Kematian. Perasaan buruk yang ku rasakan semakin jelas dan kuat saja, jangan bilang terjadi sesuatu yang buruk pada Yuri dan kelompoknya?” Ray bergumam pelan sambil memikirkan apa yang mungkin terjadi.


“Ray, kau seharusnya merasakan hal itu bukan? Kekuatan besar yang menggelegar dari wilayah luar Hutan Kematian? Ini mirip dengan saat kau melawan Binatang Iblis Tingkat Kaisar sebelumnya.” William yang berlari di samping Ray membuka suara.


“Kau benar Will, ini adalah pertarungan antara Binatang Iblis Tingkat Kaisar dengan dua kekuatan lain. Tapi, aku bisa merasakan ada tiga kekuatan yang saling bertarung, dan ini adalah pertarungan dua lawan satu.” Ray menjelaskan apa yang dirasakannya.


“Selain itu, sepertinya aku tahu cukup akrab dengan dua sumber kekuatan yang sedang bertarung melawan Binatang Iblis Tingkat Kaisar. Jika aku tidak salah menebak aura ini milik James dan Little Black, dan mereka mencoba menahan Binatang Iblis itu agar yang lainnya bisa selamat.” Lanjut Ray menjelaskan.


“Kalau begitu, bukankah kita seharusnya mempercepat Langkah kita? Jika mereka memang bertemu dengan Binatang Iblis Tingkat Kaisar maka itu berarti James dan Little Black sedang mengalami pertarungan putus asa.” William menimpali penjelasan Ray.


“Kau benar Will.” Ray mengangguk sebelum berbalik ke arah kelompoknya dan berteriak. “Maaf jika merepotkan, tapi bisakah kalian mengikuti ku dan bergerak lebih cepat? Ada keadaan mendesak di depan sana.”


“ “ “ “ “Baik.” “ “ “ “


***


“Bam!!” “Bam...” “Bamm!!!” suara ledakan terdengar berulang kali dan beberapa kawah terbentuk akibat benturan dua kekuatan besar.


Saat ini James dan Little Black masih berusaha menahan Flame Chimera selama yang mereka bisa. James sudah berulang kali berusaha menyerang titik lemah Flame Chimera yaitu ekornya tapi selalu berhasil dihindari Flame Chimera. Jadi James memutuskan untuk mengontrol kekuatannya dan menyeimbangkan serangannya untuk menyimpan stamina dan mana miliknya sebanyak mungkin, sehingga dia bisa menahan Flame Chimera selama mungkin.


“Hahh... hahh! Hah...” Nafas James tersengal-sengal saat mengambil jarak dari Flame Chimera.


“Sepertinya Flame Chimera ini bukan hanya Binatang Iblis Tingkat Kaisar biasa, jika sejauh yang ku ingat mereka seharusnya tidak memiliki kemampuan untuk mengeraskan bagian tubuhnya ataupun melapisinya dengan sisik mereka.” James akhirnya menyadari Binatang Iblis di depannya mungkin menjadi kelas unik.


Setelah mengisi cadangan mana miliknya, James memperkuat tubuhnya kembali dengan mana dan mulai menyerang Flame Chimera kembali. James menebas Flame Chimera berulang kali dengan pedangnya, setiap serangan James sangat cepat dan menyerang beberapa titik vital Flames Chimera.


“Klang... ting... klang... ting!! Klang!!” Namun setiap serangan James berhasil ditahan dengan mudah oleh Flame Chimera dengan mengeraskan semua bagian tubuhnya lalu melapisinya dengan sisik yang keras.


“Sial, bahkan setelah bertarung selama ini hanya serangan mendadak Little Black yang berhasil merusak sayapnya.” James mengumpat tentang keberuntungannya yang buruk untuk menghadapi makhluk seperti Flame Chimera.


Di sisi lain Flame Chimera yang merasa semakin terusik dengan gaya bertarung James yang hanya mengulur-ulur waktu, melepaskan mana yang besar di sekliling tubuhnya dan merubahnya menjadi lapisan api yang membara.


“Rooaarr!!!” Flame Chimera yang diselimuti api mengaum keras saat melepaskan smeua kekuatannya.


“Bammm!!!” Flame Chimera menendang James yang tidak siap dengan perubahan situasi yang mendadak.


James terlempar puluhan meter dan menghancurkan beberapa pohon besar yang berdiri di belakangnya sebelum meludahkan segumpal darah merah terang. Setelah menendang James menjauh darinya dengan gerakan yang sangat cepat Flame Chimera melesat ke arah Little Black kemudian menangkap ekornya dan membantingnya di tanah berulang kali layaknya karung pasir sebelum melemparkannya.


Setelah melemparkan Little Black, Flame Chimera membuka mulutnya lebar-lebar sambil memusatkan mana miliknya di depan mulutnya. Sebuah bola api besar muncul di depan mulut Flame Chimera dan semakin membesar, setelah beberapa saat bola api raksasa melesat ke arah James tanpa terhalang.


“Oh, sial!”


* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *


Dan ini adalah chapter baru untuk hari ini... Jujur saya sempet kepikiran buat hiatus dulu beberapa waktu karena lagi deathlock ide buat ngelanjutin nulis karya ini, tapi karena ada yang nanyain kapan update di gc saya, jadi bakalan tetap saya update sebisanya dulu... sekalian nunggu ide buat lanjutin plotnya... hehehe...


Terimakasih sudah mengikuti karya saya... Jangan lupa tinggalkan like dan komentar yang bisa membangun kemampuan menulis saya...


See you next chapter and have fun...