Sistem Dewa

Sistem Dewa
Ch. 137 - Seminggu Kemudian IV


Gerbang Utama, Pos Perbatasan.


Di saat yang sama Ray menerima berita penting dari Silver City, James dan kelompoknya sedang mendapatkan perawatan dari Schnee dan Syr.


Ray menemukan kalau kemampuan sihir yang dimiliki Schnee dan Syr bisa terbilang luar biasa, setidaknya dalam kemampuan sihir penyembuhan dan juga sihir elemen air, angin dan cahaya. Selain itu, Ray menemukan hal yang luar biasa menurutnya.


Seminggu yang lalu setelah menyembuhkan Schnee dari penyakitnya, Schnee menunjukan kemampuan yang hanya dimiliki oleh beberapa Ras Elf saja yaitu mengendalikan tanaman. Schnee menunjukan pada Ray kalau dia mampu mempercepat pertumbuhan tanaman dan juga mengatur pertumbuhan bagian tertentu dari tanaman untuk mengikat maupun menyerang lawannya.


Namun yang bagi Ray menjadi hal terpenting adalah fakta jika seorang elf memiliki kemampuan ini maka kemampuan penyembuhan miliknya akan menjadi sangat luar biasa. Bahkan dalam catatan sejarah ada seorang elf yang bisa menumbuhkan kembali lengan yang terputus seperti semula, dan elf tersebut juga seseorang yang ahli dalam mengendalikan tanaman.


Meski Ray merasa cukup terkejut karena dalam pengetahuannya hanya seseorang dengan darah elf murni yang bisa memiliki kemampuan mengendalikan tanaman, sementara itu Schnee sendiri hanyalah setengah elf yang membuatnya lebih sulit membangkitkan kemampuan itu. Tapi Ray juga pernah mendengar kalau kemampuan itu bisa didapatkan secara acak selama seseorang mewarisi sebagian darah Ratu Elf, jadi Ray bisa memutuskan kalau Schnee dan Syr masih keturunan Ratu Elf.


Namun karena Ray sendiri sadar kalau baik Schnee maupun Syr tidak menyadarinya, maka dia memutuskan untuk tetap diam dan meminta Schnee untuk menyembunyikan kemampuan khususnya dan jangan pernah menggunakannya kecuali di depan orang bisa dia percaya ataupun dalam keadaan terdesak.


Untuk Schnee sendiri sudah mulai terbiasa untuk membantu menyembuhkan para prajurit yang terluka saat melakukan patroli di sekitar Hutan Kematian, jadi saat Ray memintanya untuk menyembuhkan luka James dan kelompoknya dia langsung melakukannya tanpa bertanya lagi.


“Terimakasih, Nona Schnee, Nona Syr.” James dan kelompoknya berterimakasih atas bantuan Schnee dan Syr untuk menyembuhkan mereka.


“Tidak masalah, lagi pula ini juga cara kami untuk berterimakasih karena telah dibiarkan untuk tinggal di sini selama ini.” Schnee menjawab sambil tersenyum kecil membuat James dan kelompoknya terdiam sesaat.


“Sampai sekarang aku tak habis pikir, bagaimana bisa orang yang menyebalkan itu membuat orang secantik dirimu menyukainya.” James bergumam pelan setelah tersadar dari lamunannya.


“Sial! Bangs*t yang beruntung!!!” Umpat dalam hati James dan kelompoknya.


“Karena sepertinya kalian sudah baik-baik saja, aku dan Syr akan kembali ke tenda Tuan Ray.” Schnee pamit undur diri.


“Oh, iya tentu. Sekali lagi terimakasih telah menyembuhkan kami.” James mewakili kelompoknya kembali berterimakasih.


“Tak perlu sungkan.” Balas Schnee.


“Kalau begitu kami pamit undur diri...” Ucap Schnee sebelum undur diri.


“Kami pergi dulu...” Tambah Syr sebelum mereka kembali ke tenda Ray.


* * *


Tenda Pribadi Ray.


Saat ini Ray sedang membaca selembar kertas dengan serius. Di dalam kertas itu memiliki tulisan dengan tinta berwarna merah darah yang berarti pesan yang tertulis di dalamnya berisi hal yang bisa membahayakan nyawa sekelompok orang yang terlibat di dalamnya.


Metode penulisan pesan ini sendiri menggunakan kode yang hanya bisa dibaca oleh anggota Dark Note itu sendiri. Sementara tinta merah darah yang digunakan untuk menuliskannya merupakan inovasi dari Ray untuk membedakan tingkat bahaya yang disampaikan dalam sebuah pesan.


Tingkatan pesan sendiri dibagi Ray dalam tiga tingkatan bahaya, mulai dari tinta hitam yang berarti informasi yang tidak berbahaya, lalu tinta kuning yang berarti bisa membahayakan seorang anggota, dan yang terakhir tinta merah darah yang berarti pesan yang bisa membahayakan seseorang dan kelompok yang ada di sekitarnya.


“Aku tak berpikir akan menerima pesan merah darah lagi setelah insiden pembunuhan Ying Yueru, apalagi isi pesan ini...” Ray memijat dahinya saat kepalanya mulai berkutat memikirkan solusi untuk masalah yang akan datang.


“Selain itu orang yang akan datang kemari juga penuh masalah...” Ray kembali mengehela nafas panjang dan merasa sakit kepala saat membaca daftar orang yang mengikuti perburuan ini.


Jika sesuai dengan apa yang ditulis dalam pesan maka total akan ada beberapa putri dan pangeran dari dua kerajaan dan satu kekaisaran yang akan datang mengikuti perburuan ini. Setelah Ray tahu tentang semua daftar orang yang akan mengikuti perburuan ini, maka dia harus mulai mengatur ulang rencana perburuan yang sudah diaturnya.


“Dan yang paling merepotkan, dalam pesan ini juga menyebutkan tentang kelompok yang mencoba membunuh Ying Yueru mulai bergerak ke arah Hutan Kematian... Sepertinya aku juga harus mulai menyiapkan beberapa hal untuk memastikan perburuan ini berjalan lancar.” Ray memutuskan untuk mengambil langkahnya sendiri untuk menangani masalah yang akan datang.


Saat Ray sedang memikirkan bagaimana cara penanggulangan masalah yang mungkin akan datang padanya, dia bisa merasakan kalau Schnee dan Syr sudah kembali dari gerbang utama setelah menyembuhkan James dan kelompoknya.


“Ah, Schnee, Syr, kalian sudah kembali?” Ray menyapa Schnee dan Syr yang memasuki tendanya.


“Iya, Ray, untungnya luka yang diderita James dan rekannya tak separah kelihatannya.” Balas Schnee.


“Yah, itu juga karena kemampuan mu dan Syr dalam sihir penyembuhan sangat luar biasa.” Ray memuji kemampuan Schnee dan Syr.


“Tak perlu memuji ku, aku tahu kemampuan ku masih jauh dari Kak Schnee.” Syr menjawab sambil menundukan kepalanya.


“Syr, kau tak perlu merasa seperti itu. Jujur kemampuan mu dalam sihir penyembuhan memang sebagus dirikku.” Schnee menepuk bahu Syr.


“Yah, intinya kalian berdua punya kemampuan sihir penyembuhan yang luar biasa. Selain itu ada hal yang perlu aku bicarakan dengan kalian berdua.” Raut wajah Ray berubah menjadi lebih serius.


“Apa itu Ray?” Schnee sedikit terkejut dengan ekspresi serius Ray.


“Apa kau ingat saat aku mengatakan kalau aku juga pernah bertemu kelompok yang sama dengan yang menyerang desa kalian?” Tanya Ray.


“Iya, kami mengingatnya.” Jawab Schnee dan Syr serentak.


“Aku ada kabar buruk tentang itu, baru saja aku mendapatkan berita kalau mereka mulai bergerak di sekitar sini. Dan jika dugaan ku tidak salah mereka mengincar sesuatu dalam pelatihan perburuan yang akan berlangsung beberapa hari lagi.” Lanjut Ray masih dengan wajah serius.


“Kalau begitu...” Sebelum Syr sempat mengatakan sesuatu Ray sudah menyelanya.


“Menurut ku lebih baik kalian berdua menyembunyikan identitas kalian dulu, aku bisa membiarkan kalian tinggal di sini tanpa menutui identitas kalian karena kebanyakan prajurit di sini adalah rakyat biasa yang meningkatkan status mereka dengan usaha mereka sendiri dan juga sudah diseleksi dengan ketat oleh Ralf dan Kakek Estas. Tapi, orang yang akan datang kesini mungkin memiliki banyak rencana dan skema mereka sendiri. Karena itu aku tak ingin identitas kalian bocor ke orang yang salah.” Ray menjelaskan dengan ekspresi serius.


“Aku paham maksud mu Ray, terimakasih sudah menghawatirkan kami. Dan kami akan mengikuti semua pengaturan mu.” Schnee menjawab dengan tegas.


“Terimakasih sudah percaya pada ku, aku akan menyiapkan semua hal yang diperlukan dalam beebrapa hari ini.” Ray tersenyum senang dengan kepercayaan yang diberikan kedua saudari setengah elf padanya.


**************


Ini chapter baru untuk kalian, maaf jadwal update saya masih kacau karena perlu menyesuaikan kondisi pekerjaan dan kewajiban saya di dunia nyata.


Terimakasih sudah mengikuti karya selama ini. Jangan lupa tinggkalkan like dan komentar yang membangun untuk saya.


See you next chapter and have fun...