
“Ray... Tuan Phytagoras tolong adik ku....” Salah satu orang yang berlari masuk ke dalam berteriak histeris, orang ini tak lain adalah Olivia dia ditemani Vali dan Estas.
“Olivia... tenanglah, jelaskan secara perlahan.” Ray mencoba menenangkan Olivia.
“Allen...hmmhm... Allen hua...” Olivia terisak dan mulai menangis keras dan memeluk Ray.
“Ini... Vali bisa kau tolong jelaskan?” Ray merasa canggung dengan posisinya sekarang, tapi dia juga tak bisa banyak bergerak. Dia hanya bisa menepuk pelan punggung Olivia untuk menenangkannya.
“Saat kau dan kakek pergi ke tempak Mark, tak lama kemudian Olivia muncul digerbang istana dan memaksa masuk ke dalam istana. Tentu saja para penjaga menghalanginya di gerbang, saat aku melihatnya aku membawanya masuk ke dalam istana. Tapi kami tak bisa menemukan mu jadi aku membawanya ke tempat ini.” Vali menjelaskan semua kejadian sejak kedatangan Olivia ke dalam istana sampai saat ini.
“Olivia apa kau sudah tenang?” Ray merasakan tangisan Olivia sudah mereda.
“Hemm... Ray, Tuan Phytagoras tolong... tolong adik ku Allen.” Olivia meminta tolong dengan tersedu-sedu.
“Nona muda bisa kau jelaskan keadaan adik mu? Dan bagaimana aku bisa menolongnya?” Phytagoras merasa bingung mengapa Olivia malah meminta tolong dirinya.
“Ini... ini... Allen...” Olivia mencoba menjelaskan tapi dia masih kesulitan untuk berbicara.
“Sudahlah, kau bisa menjelaskannya nanti saat dalam perjalanan. Tenangkan dulu dirimu Olivia.” Ray menenangkan Olivia.
“Ray benar, aku juga sudah menyampaikan pada penjaga kota kalau kalian dijinkan terbang di dalam Silver City.” Estas menimpali.
“Kita diperbolehkan untuk terbang? Kalau begitu Olivia pakai ini.” Ray mengeluarkan sebuah gelang dengan permata hijau ditengahnya, yang merupakan Magic Tool Silver Low-tier dengan fungsi sihir floating yang membuat penggunanya bisa melayang di udara.
“Tuan Phytagoras tolong bantuannya. Kakek Estas, Paman Chris, Vali kami berangkat lebih dulu.” Ray langsung membawa Olivia terbang, Magic Tool memang bisa membuatnya melayang tapi untuk mengendalikannya masih perlu banyak waktu sementara mereka sudah tak punya waktu lagi. Melihat Ray dan Olivia terbang, Phytagoras memberi salam kepada Vali, Estas, dan Chris lalu terbang menyusul mereka.
Ray membawa Olivia terbang diatas kota Silver City, saat berada di udara Ray mulai meminta Olivia tentang apa yang terjadi pada Allen dan bagaimana keadaannya sekarang. “Olivia bisa kau jelaskan apa yang terjadi pada adik mu Allen?”
“Itu... tadi saat aku dan Miria baru saja kembali ke rumah. Bagian belakang kediaman kami yang merupakan tempat tinggal Allen terjadi ledakan besar semua bangunan disekitarnya lenyap tanpa sisa dan beberapa pelayan yang tak beruntung dan berada disana terluka cukup parah. Selain itu Allen tergeletak dipusat ledakan dengan tubuh penuh luka.” Olivia menjelaskan.
“Lalu bagaimana dengan lukanya?” Tanya Phytagoras yang menyusul Ray dan Olivia.
“Lukanya sudah ditangani oleh healer keluarga kami dan disaat yang sama aku pergi ke istana Miria juga pergi meminta tolong pada Tuan Kevin.” Jawab Olivia.
“Kalau begitu kita harus bergegas kesana, jika terjadi ledakan tiba-tiba ditempat Allen itu kemungkinan berasal dari Mana Core miliknya yang tidak stabil atu bahkan mungkin mengalami cacat atau kerusakan. Sihir penyembuhan tak akan bisa mengobati dirinya sepenuhnya.” Lanjut Phytagoras.
“Tuan Phytagoras apa kau bisa menolong Allen?” Olivia bertanya penuh harap.
“Aku tak bisa menjaminnya, lebih baik kita lihat terlebih dahulu kondisinya sekarang.” Jawab Phytagoras dengan keraguan.
“Tuan Phytagoras benar yang terpenting sekarang adalah memastikan kondisi Allen. Jika kita tak melihat langsung kondisinya kita tak bisa memutuskan bisa membantunya atau tidak.” Ray menimpali.
Mereka bertiga mempercepat kecepatan terbang mereka ke arah kediaman Keluarga Schtrom sesegera mungkin.