Sistem Dewa

Sistem Dewa
Ch. 202 - Broken Realm Pill (2)


“Pak tua, bukankah kita harus membahas masalah kudeta yang dilakukan para bangsawan?” Ray menarik topik kembali ke pembahasan utama.


“Sekarang kekuatan kami berada satu tingkat lebih rendah dari lawan, apa yang akan kau lakukan sekarang?” Tanya Estas sambil menatap Ray dengan serius.


“Tenanglah, pak tua. Aku masih memiliki rencana untuk ini.” Ray tersenyum misterius.


“Berhenti berpura-pura dan katakan saja apa rencana milik mu!” Estas menampar meja karena kesal dengan perkataan Ray yang berputar-putar.


“Hei, kau sudah tua dan masih pemarah...” Ray menghela nafas dengan wajah penuh ketidakberdayaan.


“Bocah sialan, percaya atau tidak, aku akan memukul wajah sialan mu?” Estas benar-benar kesal dengan tingkah Ray yang selalu main-main dan tidak pernah serius dalam menghadapi sesuatu.


“Oke, aku tidak akan mempermainkan mu lagi. Lihat ini!” Ray berhenti bercanda dan mengeluarkan sebuah pil berwana merah yang hampir terlihat seperti kaca.


“Ini?!” Estas terkejut saat melihat pil di tangan Ray. “Bukannya ini adalah Broken Realm Pill?! Bocah darimana kau mendapatkannya?” Tanya Estas penuh semangat, dia hampir melompat untuk merampok pil di tangan Ray.


“Jangan tanya dari mana aku mendapatkannya, bahkan jika aku memberitahu mu juga tidak ada gunanya.” Ray menggelengkan kepalanya. Tentu saja, dia tidak akan bisa mengatakan bahwa benda ini dia beli dari sistemnya dengan harga 1.000.000 Gold.


“Oke, aku tidak akan bertanya lagi.” Estas yang melihat Ray bungkam dan mulai berpura-pura misterius lagi, langsung melambaikan tangannya dan berhenti bertanya.


“Jadi bagaimana kau akan mengatur pil ini? Apakah akan memberikannya pada Julius atau aku?” Estas bisa menebak sebagian rencana Ray setelah melihat pil di tangannya.


“Siapa yang mengatakan untuk memilih salah satu dari kalian?” Ray berkata sambil tersenyum main-main.


“Kau bocah, apa kau punya pil lainnya?” Kali ini Estas tidak marah saat mendengar ucapan Ray yang tidak serius sama sekali.


Mata Estas bersinar penuh harapan saat mendengar Ray memiliki pil lainnya, karena ini berarti dia dan Julius bisa menjadi ahli Tingkat Kaisar dengan bantuan Broken Realm Pill.


“Iya, aku memiliki 2 Broken Realm Pill.” Ray mengeluarkan pil lainnya dan menunjukannya pada Estas.


“Hahaha... Hebat! Dengan ini kita bisa memiliki keyakinan penuh untuk menghadapi kelompok bangsawan sialan itu!” Estas tertawa lepas saat melihat kedua pil di tangan Ray. Sebelumnya dia juga yakin dengan rencana Ray, tapi informasi baru yang didapatkan Ray tentang kekuatan tersembunyi kelompok bangsawan membuat Estas sedikit khawatir dengan rencana mereka.


Tapi dengan kemunculan 2 Broken Realm Pill yang dibawa Ray sama dengan menambahkan 2 ahli Tingkat Kaisar lainnya di pihak kerajaan mereka.


“Jangan senang dulu pak tua, pil ini tidak gratis!” Kata Ray sambil tersenyum licik.


Melihat perkataan dan ekspresi wajah Ray yang terlihat licik, Estas meningkatkan kewaspadaan dalam hatinya dan menatap Ray dengan mata tajamnya. “Berapa banyak yang kau minta?”


“Hehe... senang berbisnis dengan orang cerdas. Aku sebenarnya tidak akan meminta terlalu banyak...” Ray menggosok telapak tangannya seperti seorang pedagang licik.


“Aku ingin semua rampasan dalam kudeta ini dan masing-masing pil juga memerlukan biaya 1.500.000 Gold. Jadi aku butuh 3.000.000 Gold sebagai uang muka untuk kedua pil ini.” Ray langsung membuka mulut singa dan meminta harga yang tinggi pada Estas.


Mendengar perkataan Ray membuat Estas ragu selama beberapa saat. Keluarga Estas mereka masih memiliki beberapa wilayah kekuasaan dekat Silver City dengan penghasilan pajak bersih sebesar 500.000 Gold per tahun. Sekarang dalam pembendahraan Keluarga Rogue masih memiliki sekitar 3.000.000 Gold yang berarti setelah membayar uang pil ini, keluarganya akan mengalami defisit.


“Bajingan kecil! Kau tidak akan sengaja meminta semua uang yang dimiliki keluarga ku, bukan?” Tanya Estas dengan mata galak.


“Hei, pak tua. Mendapatkan Broken Realm Pill adalah hal yang sulit, jika aku melelang kedua pil ini maka masing-masing pil akan berharga setidaknya 2.000.000 Gold dan itu masih harga minimum. Aku meminta 500.000 Gold lebih sedikit itu juga harga hati nurani.” Ray masih menjawab dengan percaya diri dan tanpa mengubah ekspresi wajahnya.


Estas mencoba melihat perubahan wajah Ray, tetapi tidak menemukan hal yang mencurigakan sama sekali. Selain itu, apa yang dikatakan Ray sebelumnya juga merupakan kebenaran. Hal semacam Broken Realm Pill yang jarang muncul bahkan dalam 10 tahun, berapa berhaganya barang langka semacam ini? Estas sendiri memiliki ukurannya sendiri.


Hanya saja setiap kali dia berurusan dengan Ray akan membuatnya waspada dan berhati-hati. Estas mengakui kemampuan Ray dalam berurusan dengan orang lain, dan dia juga mengenal sifat Ray yang tidak akan menerima kerugian apa pun dalam setiap transaksinya, bahkan terkadang Ray juga akan menguliti lawannya sampai dia mendapatkan keuntungan tertinggi.


Hal ini membuat Estas selalu waspada saat berurusan dengan keponakan menantunya ini. “Baiklah, aku setuju dengan permintaan mu.” Estas menyetujui permintaan Ray dan mengeluarkan sebuah kotak kecil dari lacinya.


Setelah membuka kotak kecil itu, Estas menyerahkan cincin penyimpanan kecil yang berisi 3.000.000 Gold pada Ray. “Cincin ini berisi tabungan pribadi ku, di dalamnya berisi 3.000.000 Gold yang merupakan simpanan ku dalam 10 tahun terakhir.”


Ray menerima spatial ring dengan senang hati. “Sekarang mari kita bahas bagaimana cara untuk menyerahkan Broken Realm Pill ini pada Kakek Julius tanpa disadari pihak bangsawan.”


“Kenapa tidak aku saja datang dan memberikannya pada Julius?” Tanya Estas.


“Jika orang besar seperti mu datang ke istana maka pihak bangsawan akan berpikir bahwa kami menemukan sesuatu tentang kudeta mereka. Saat ini pihak bangsawan hanya berpikir bahwa orang yang mereka tanam di Penjaga Kerajaan sudah ditemukan oleh kami dan meningkatkan kewaspadaan kami.” Kata Ray menjelaskan perlahan.


“Karena kami berhasil menemukan masalah yang mereka tanam di Penjaga Kerajaan akan membuat kami sibuk sementara waktu. Dan sebagai Panglima Besar Silver Moon Kingdom hal yang harus kau lakukan sekarang adalah mengontrol pasukan yang berada di seluruh kerajaan yang memberi kesan bahwa dirimu sedang sibuk dan tidak ada waktu untuk mengurus Penjaga Kerajaan, sehingga Paman Chris harus mengaturnya sendiri.” Lanjut Ray dengan tenang.


“Jadi, jika kau mengirim pil ini sendiri akan membuat mereka semakin waspada dan berpikir bahwa umpan mereka di luar Silver City sudah tertangkap.” Pungkas Ray.


“Jadi apa rencana mu?” Tanya Estas sambil menatap Ray.


Ray merenung sebentar dan kemudian berkata. “Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk memberikannya pada Kakek Julius. Apakah Kak Rain dan Vali sudah pernah berkunjung ke tempat Bibi Anna akhir-akhir ini?”


“Yah, sejak Vali pergi ke Hutan Kematian bersama siswa Akademi Silver Moon. Rain dan Vali memang belum menemui Anna untuk sementara waktu... Ray maksud mu?” Mata Estas menajdi cerah saat sebuah ide mengalir di otaknya.


“Kita bisa meminta Rain dan Vali mengunjungi istana sebagai anggota keluarga Bibi Anna yang khawatir tentang kondisi keamaan istana setelah insiden Penjaga Kerajaan pecah. Dengan ini akan memberi kami kamuflase dan alibi yang bagus untuk menyerahkan Broken Realm Pill pada Kakek Julius. Bagaimana pun, seluruh istana sudah dibersihkan sejak lama.” Ray mengatakan sarannya dengan penuh percaya diri.


“Baiklah, ayo kita lakukan sesuai dengan rencana mu.” Estas mengangguk setuju dengan saran Ray.