
“Jadi karena itu kau mau restoran kami melakukan merger dengan restoran milik Michele? Tapi hal ini akan membuat keuntungan kami sedikit berkurang.” Oliver memegang dagunya saat ekspresi wajahnya berubah serius.
“Tenang saja Tuan Oliver aku tak akan merugikan pihak anda, selain itu bukankah White Feathers Restoran sedang mengalami kerugian besar setelah insiden terakhir? Menurut ku dengan melakukan merger dengan restoran milik Michele adalah keputusan terbaik untuk saat ini.” Ray tersenyum menanggapi ucapan Oliver.
“Kau memang benar, membutuhkan banyak dana untuk membangun ulang White Feathers Restoran selain itu mengembalikan nama baiknya juga memerlukan banyak usaha.” Oliver mengangguk menyetujui.
“Karena itu kita akan menggunakan Moon Night Restoran sebagai tempat penjualan Magic Food, sementara tempat yang sebelumnya berdiri White Feathers Restoran akan kubangun ulang sebagai tempat penangkaran untuk menyediakan bahan masakan untuk Magic Food. Oh, iya dan aku juga sudah membeli dua bangunan diantara Moon Nigth Restoran dan White Feathers Restoran sehingga lebih memudahkan akses keluar masuk bahan dan masakan.” Ray mulai menjelaskan rencananya lebih detail setelah melihat Oliver menyetujuinya.
“Nak, apa kau sudah merencanakan semua ini dari awal? Kau pasti sudah menebak kalau aku akan setuju kan?” Oliver benar-benar terkejut dengan pola pikir Ray, dia tak habis pikir kalau Ray sudah mempersiapkan semuanya sejauh ini.
“Selama Tuan Oliver seorang pebisnis yang handal maka tuan pasti akan memahami nilai dari Magic Food di Silver Moon Kingdom dan mengingat kejadian yang menimpa White Feathers Restoran seharusnya Tuan Oliver hanya bisa menerima tawaran ini untuk mengurangi kerugian yang terjadi.” Ray menanggapi ucapan Oliver dengan senyuman lebar menghiasi wajahnya seolah semua hal sudah dalam perhitungannya.
“Haha... nak, kau benar-benar orang yang luar biasa. Aku tak berharap kemampuan mu dalam hal bisnis juga sangat luar biasa.” Oliver tertawa lepas mendengar analisa Ray. “Jadi, bagaimana kita akan membagi saham restoran baru kita?” Lanjut Oliver.
“Aku setuju dengan usulan Ray.” Michele langsung menyetujui usulan Ray tanpa pikir panjang.
“Jika ini sebelum White Feathers Restoran hancur aku pasti tak akan menyetujuinya. Tapi sekarang chip yang aku miliki dalam negosiasi ini memang hanya setara dengan milik Nona Michele jadi sudah sewajarnya kami memiliki bagian yang sama dalam saham. Tapi apa kau tak masalah hanya dengan tiga puluh persen saham?” Oliver juga menerima usulan Ray tapi dia juga merasa bagian Ray terlalu kecil mengingat dia adalah pemilik metode Magic Food.
“Itu tak masalah. Lagipula aku hanya berniat membantu Michele, selain itu aku juga tak akan banyak terlibat dalam urusan pengelolaan restoran. Aku hanya akan mengajarkan bagaimana cara membuat Magic Food dan cara penangkaran Lebah Emas dan hal teknis lainnya. Setelah aku yakin mereka bisa menjalankannya tanpa arahan dari ku, aku juga akan berhenti terlibat dari urusan restoran dan hanya terima hasil bersih saja.” Ray menjelaskan niatnya dan alasan dia mengusulkan pembagian saham dengan cara seperti ini.
“Jadi seperti itu...” Oliver memahami maksud Ray dan menganggukan kepalanya.
“Kalau begitu kita sepakat dengan perjanjian ini...” Oliver, Ray, dan Michele mencapai kesepakatan dalam kerja sama mereka.