Sistem Dewa

Sistem Dewa
Ch. 45 - Mengungkap Kebenaran III


“Sudah selama itu... aku bahkan tak menyadarinya sama sekali...” Julius sangat shock mendengar ucapan Ray. Tubuh Julius langsung kehilangan tenaga membuatnya berlutut dengan kepala tertunduk, dia masih merasa tak percaya dengan apa yang dilihatnya.


“Kakek Julius, ini semua bukan salah mu. Seharusnya orang itu pernah pergi keluar Silver City secara diam-diam enam belas tahun yang lalu bukan?” Ray melanjutkan penjelasannya.


“Ray,... Kau,...” Julius kembali terkejut dengan ucapan Ray, dia juga mengetahui enam belas tahun yang lalu sebelum dia mundur dari jabatannya sebagai seorang Raja, Mark pernah secara diam-diam menyelinap keluar dari Silver City.


Saat itu Julius berpikir Mark akan mencoba mengganggu Chris yang sudah dinobatkan sebagai putra mahkota saat itu. Perebutan kekuasaan dalam keluarga kerajaan adalah hal yang biasa jadi Julius tak terlalu memikirkannya saat mengetahui Mark diam-diam pergi keluar Silver City, karena setelah kembali ke Silver City Mark tak melakukan hal-hal yang mengganggu kestabilan kerajaan. Saat kembali ke Silver City selain mengurung diri selama beberapa bulan di kediamannya, Mark tidak melakukan hal-hal lain yang mencurigakan.


“Ray, maksud mu dia sudah dikendalikan saat itu?” Julius mulai menyatukan semua informasi miliknya, jika dipirkan dengan cermat memang hanya saat itu yang memungkinkan Mark dengan mudah diserang dan dikendalikan.


“Tepatnya saat dia mengurung dirinya dalam kediamannya, itulah saat dia mulai dikendalikan. Selain itu apa diantara kalian tak ada yang merasa aneh saat orang itu memperkosa ibu ku?” Ray melanjutkan, sambil menahan amarahnya saat mengingat ibunya.


“Maksud mu?” jawab Julius bingung.


“Jika dipikirkan lagi sepertinya semua perkataan mu memang benar. Mark tidak akan melakukan hal nekat dan berbahaya seperti itu, karena dia orang yang sangat penakut dan itu membuat dirinya sangat waspada terhadap semua bahaya yang mengancamnya.” Chris membenarkan ucapan Ray tentang Mark.


“Yang dikatakan Paman Chris benar, seorang penakut adalah orang yang paling waspada. Orang-orang seperti mereka bisa melihat bahaya lebih baik daripada kebanyakan orang, dan tak akan melakukan hal yang membahayakan dirinya.” Ray menimpali ucapan Chris.


“Jadi sudah selama itu... bahkan sebagai seorang ayah aku tak mengetahui kalau putra ku sendiri sedang dikendalikan.” Julius menghela nafas penuh kesedihan dan merasa dirinya sudah gagal sebagai seorang ayah dan pemimpin.


“Selain masalah orang itu yang dikendalikan masih ada hal lain yang sekarang lebih penting yaitu tentang penyerangan yang terjadi di Silver City beberapa waktu yang lalu.” Ray mengembalikan topik ke arah yang seharusnya setelah kematian Mark.


Ucapan Ray membuat fokus semua orang kembali ke arah yang seharusnya, penyerangan yang terjadi di ibukota Silver Moon Kingdom yaitu Silver City. Penyerangan ini juga menjadi alarm bahaya bagi Silver Moon Kingdom, karena bisa dibilang serangan di ibukota membuktikan bahwa Ras Iblis sudah memiliki kemampuan untuk menusuk jauh kedalam wilayah Silver Moon Kingdom.


“Setelah hal yang kujelaskan tentang formasi teleportasi yang sudah terpasang dalam Silver City, seharusnya semua hadirin di tempat ini sudah bisa menebak bagaimana cara mereka menyusup kedalam Silver City. Dan formasi tersebut bisa berhasil dibuat tanpa sepengetahuan orang lain karena mendapat dukungan orang dalam yang tak lain adalah Mark. Walaupun aku juga belum mengetahui sebanyak apa orang yang telah Ras Iblis tanam...” Ray mulai menjelaskan tentang asal penyerangan.