Sistem Dewa

Sistem Dewa
Ch. 110 - Malam yang Melelahkan VI


Setelah mengisi kembali mana miliknya dengan Mana Potion, Ray bergerak kembali ke arah kelompok pembunuh berikutnya.


“Kelompok berikutnya beranggotakan empat orang yang berada di Tingkat Lord berada sekitar delapan puluh meter ke utara dari tempat ini. Dan kelompok yang satunya beranggotakan dua orang Tingkat Lord dengan jarrah tiga puluh lima meter dari kelompok pertama.” Ray mengatur rencana miliknya sembari mendekati kelompok pembunuh dengan senyap.


“Aku bisa mengatasi empat orang Tingkat Lord dengan cepat, tapi jika kelompok lain yang berada di dekatnya curiga akan menjadi hal yang sangat merepotkan.” Ray bergumam pelan saat menganalisa kondisi dan situasinya sekarang, karena dia tidak ingin berhadapan langsung dengan sisa kelompok pembunuh yang akan membuat segalanya lebih merepotkan.


“Jadi, hanya ada satu pilihan yang tersisa. Aku akan menghabisi kelompok empat orang secepat mungkin dan sementara aku menyerang mereka berempat, Little Black bisa menyerang kelompok dua orang dengan serangan kejut.” Ray mulai menyimpulkan rencana terbaik untuk menghabisi kelompok berikutnya tanpa menimbulkan banyak suara.


“Aku juga harus menyiapkan pisau lempar lain untuk keadaan tak terduga, jika kelompok kedua entah bagaimana berhasil menghindari serangan Little Black.” Setelah Ray selesai menyimpulkan rencana miliknya, Ray menyiapkan delapan pisau lempar yang dia selipkan di sabuk kulitnya.


Setelah bergerak beberapa puluh meter kelompok pembunuh beranggotakan empat orang mulai memasuki area serangan milik Ray. Memegang empat buah pisau lempar, Ray dengan sigap melemparkan keempat pisau tepat menusuk titik vital keempat pembunuh Tingkat Lord, dengan dua serangan milik Ray menembus tenggorokan para pembunuh dan dua lainnya menembus jantung mereka.


Ray segera meminta Little Black untuk menghancurkan keempat mayat orang yang baru saja dia bunuh. Lalu membawa Little Black ke kelompok terakhir yang berisikan empat orang Tingkat Raja yang sebelumnya terbagi dalam dua kelompok tapi memutuskan bergabung karena merasakan kekuatan sihir yang dilepaskan Little Black.


Pada akhirnya Ray hanya bisa menghela nafas karena rencananya gagal dan malah meningkatkan kewaspadaan keempat orang Tingkat Raja yang tersisa. “Yah, tapi aku beruntung kelompok yang berada di sisi barat berjarak beberapa ribu meter dari tempat ini...” Ray akhirnya hanya bisa bersiap dengan kemampuan terbaiknya untuk menghabisi kelompok empat orang Tingkat Raja yang tersisa dengan cepat.


“Kelompok yang tersisa berisikan empat orang yang berada di Tingkat Raja, selain itu jika mereka dalam keadaan siap sepenuhnya aku akan sedikit kerepotan jika berhadapan langsung dengan mereka. Jadi lebih baik menggunakan rencana yang sama seperti sebelumnya.” Ray kembali memikirkan rencana terbaik untuk kasus kali ini.


“Sesaui dengan rencana sebelumnya Little Black akan menyusup dalam bayangan salah satu dari mereka dan melakukan serangan dengan sihir kehancuran miliknya. Tapi kali ini lebih baik tidak menahan kekuatan Little B;ack seperti sebelumnya. Karena jika dugaan ku benar seharusnya Little Black masih bisa melakukan serangan area dengan jangkauan sekitar lima puluh meter.” Ray akhirnya membulatkan rencana miliknya.


Jika Little Black bisa melakukan serangan kejut seperti saat dia menyerang kedua orang pembunuh sebelumnya, maka Ray bisa menghancurkan mereka berempat dengan waktu yang lebih cepat dan suara paling sedikit. Ray bergerak cepat ke arah kelompok pembunuh yang tersisa. Sekarang Ray memegang Venom Sword di tangannya dan bersiap menuju pertempuran terakhir di sisi utara ini.