Sistem Dewa

Sistem Dewa
Ch. 29 - Kekacauan III


“Yuri!!! Awas!!!” Teriak Elli melihat bayangan hitam melesat ke arah Yuri.


“Rooaarrrr!!!”


Auman terdengar menggema ke seluruh lantai lima White Feathers Restauran, seekor binatang yang terlihat seperti ular hitam raksasa keluar dari bayangan Yuri menerkan Assasin yang mengincarnya. Binatang ini tak lain adalah Little Black, berbeda dari saat pertama kali menjalin kontrak dengan Ray. Kini Little Black sudah tumbuh dari ukuran sepanjang lengan menjadi lebih dari delapan meter.


Saat Little Black menerkam, sang assassin tak punya waktu untuk menghindar dan menahan terkaman Little Black dengan tangan kirinya. Di saat yang sama Little Black menerkan tangan kiri assassin, Little Black juga melepaskan sihir kehancuran lewat gigitannya.


“Arghh…..!!!” sang assassin menjerit sejadi-jadinya saat tangan kirinya mulai retak akibat sihir kehancuran Little Black.


Semua orang di lantai lima tercengang melihat kejadian didepan mereka, tak pernah terlintas dalam pikiran mereka akan kemunculan salah satu Divine Beast paling kuat Eternal Continent muncul di tempat seperti ini. Meskipun Little Black masih belum dewasa kekuatannya sudah cukup untuk bersaing dengan seseorang yang berada di Tingkat Raja. Selain itu Black Dragon termasuk dalam Divine Beast yang bangga dan menciptakan kehancuran dimana pun


kemunculannya.


“Black Dragon… Bagaimana mungkin muncul Black Dragon di tempat ini?” Ekspresi Pria berjubah hitam berubah buruk, dia sudah merasa tak nyaman dengan keberadaan Ray yang mengacau rencananya hingga akhirnya dia perlu ikut turun tangan dalam aksi ini. Tapi keberadaan Black Dragon merupakan pukulan telak dalam rencananya.


“Richard Charlton, sepertinya kau beruntung kali ini. Aku tak memperhitungkan akan ada monster yang datang dalam acara ini.” Pria berjubah hitam itu melihat tajam ke arah Ray yang sekarang melesat ke sisi Yuri meninggalkan lawannya yang masih terkejut akan kemunculan Little Black.


Richard juga terkejut dengan munculnya Little Black, dia bahkan sempat berpikir kemunculan Black Dragon juga termasuk dalam rencana para penyerang.


“Kau masih ingin melanjutkan pertarungan ini?” Richard menatap Pria berjubah hitam dengan waspada.


Darah mengucur dari pergelangan tangan Pria berjubah hitam, membasahi permata merah darah yang dibawanya. Lalu memulai ritual pemanggilan.


“Wahai Satan yang agung, hamba mu ini mempersembahkan darahnya untuk bantuan mu.”


“Kau memanggil makhluk dari dunia bawah? Iblis !!!” Richard tersentak saat Pria berjubah hitam itu melakukan ritual pemanggilan, dia tak berpikir orang di depannya bisa melakukan ritual pemanggilan setan dari neraka.


Karena kedoknya sudah terbuka, Pria itu melepas jubah hitam yang dia kenakan. Sayap hitam miliknya melebar setelah tak terhalang jubah, tampilannya tak jauh berbeda dengan manusia dengan rambut hitam Panjang legam


miliknya dan mata hitam yang memancarkan aura berbahaya.


“Siapa sangka masih ada Suku Sayap hitam dalam Ras Iblis.” Ray terkejut saat pandangannya tertarik pada perubahan besar aliran mana pada tempat pertarungan Richard, dia tak pernah berpikir suku terkuat ras iblis terlibat dalam penyerangan ini.


“Oh, aku tak menyangka bocah seperti mu mengetahui tentang ras kami.” Pria Suku Sayap Hitam itu mengalihkan perhatiannya ke arah Ray.


“Aku hanya tau beberapa hal kecil, bukan sesuatu yang istimewa.” Ray menanggapi ucapan Pria itu dengan tenang.


“Begitukah? Tapi mengapa kau menarik mana dari seluruh lantai kea rah mu? Apa kau pikir bisa menghentikan pemanggilan dengan trik murahan seperti itu? Jika itu Teknik pemanggilan biasa pasti akan berdampak, tapi ini adalah Teknik pemanggilan Keluaraga Bloodvein.” Pria itu tersenyum sinis mengeluarkan seluruh kekuatannya tanpa menahan, tapi kali ini tujuan nya bukan Richard tapi Ray.


“Roaaaarrrr!!!” Pada saat yang sama monster lava raksasa muncul merubuhkan seluruh White Feather Restauran.