Sistem Dewa

Sistem Dewa
Ch. 60 - Menggoda Sepasang Kekasih


“Kau lihatkan? Kapan kau akan melamarnya?” Ray menepuk pundak Rain, sambil bertanya dengan nada menggoda.


“Te..tentu saja secepatnya.” Rain yang sudah sadar kalau Ray sedang mempermainkannya malah berubah gagap karena malu.


“Lebih baik kau segera melamarnya, selain itu aku dengar kalau Blood Sun Empire mulai membuat gerakan di perbatasan empat kerajaan. Mungkin kau juga akan ikut dikirim kesana mengingat sekarang kau seorang jendral.” Lanjut Ray.


“Kalau kau tahu akan terjadi perang, kenapa kau mengompori ku kampret?” Rain mulai agak kesal dengan kelakuan Ray.


“Hahaha... tentu saja agar kau tak mengatakan ’aku akan melamar mu setelah kembali dari medan perang’ hampir semua orang yang mengatakan itu tak pernah kembali dari medan perang.” Ucap Ray dengan santai sambil tertawa lepas.


“Kau menolak bendera kematian kah...” Wajah Rain berubah aneh saat mendengar alasan konyol Ray.


“Hahaha... kau bisa bilang begitu. Selain itu kalau kau akan melamarnya jangan lupa mengajak ku, karena ku yakin ada banyak wanita cantik disana.” Ray langsung membawa Elena kabur dari Rain, sebelum Ray mulai marah dan berteriak. “Sampai jumpa hahaha...” Ray tertawa saat kabur dari Rain.


“Si kampret ini...” Rain hanya tersenyum geli sambil menggelengkan kepalanya, sementara Michele yang ada di sebelahnya hanya tertawa kecil melihat tingkah Ray dan Rain.


“Ray masih saja tak berubah, sepertinya menyenangkan ounya adik seperti itu.” Michele masih menahan dirinya untuk tak tertawa lepas.


“Dia memang selalu seperti itu, jika saja dia sedikit lebih serius mungkin dia sekarang sudah menjadi salah satu pilar penting kerajaan.” Rain menggelengkan kepalanya.


“Michele, seperti yang kau dengar sebelumnya. Aku berniat melamar mu dalam waktu dekat. Apa kau mau menikah dengan ku?” Rain memberanikan dirinya untuk meminta tangan Michele untuk menikah.


“Tentu, aku sudah lama menunggu mu bodoh.” Michele menerima lamaran Rain dengan senang hati.


“Kyah... Bruak...” Suara teriakan anak perempuan disusul dengan suara seseorang terjatuh dari pohon. Ray, Elena, dan Vali terjatuh dari pohon tak jauh dari tempat Michele dan Rain berada.


Sebelumnya saat kabur dengan Elena, Ray melihat Vali sedang mengintip dari pohon tak jauh dengan tempat Rain dan Michele. Melihat Vali, Ray memutuskan untuk ikut mengintip dari pohon tempat Vali berada. Akhirnya Ray, Vali, dan Elena mengintip pasangan kekasih yang sedang bermesraan. Siapa sangka kalau Rain akan benar-benar akan melamar Michele setelah Ray memanas-manasi dirinya.


Elena yang melihat kejadian Romantis yang agak dipaksaan itu tanpa sadar berteriak dan melompat. Elena lupa kalau sekarang dia sedang berada di atas pohon dengan Ray dan Vali. Ray yang mencoba menangkap Elena justru terjatuh bersama karena ranting pohon yang diinjaknya patah. Setelah Ray dan Elena terjatuh, Vali juga ikutan terjatuh karena hilang keseimbangan dan menimpa Ray yang sedang melindungi Elena agar tak terluka.


“Hehehe... Vali, Elena sepertinya kita ketahuan.” Ray tersenyum main-main.


“Haha... Kak Rain kapan kau kembali? Sepertinya kau tambah gagah saja?” Vali mencoba mengalihkan perhatian.


“Vali... Ray... Kalian berdua...” Rain belum selesai dengan kalimatnya Ray sudah lama kabur dengan menggendong Elena, Vali pun tak akalah sigap berlari kabur mengikuti Ray. “Jangan kabur kalian berdua, bocah sialan!!!” Rain marah karena merasa sangat malu dan mengejar Ray dan Vali yang kabur.


Sementara Michele yang melihat tingkat tiga bersaudara itu hanya bisa tertawa sambil mengikuti mereka bertiga dari belakang.