Sistem Dewa

Sistem Dewa
Ch. 135 - Seminggu Kemudian II


Ray berjalan menuju gerbang utama diikuti oleh Schnee dan Syr di belakangnya. Berbeda dengan saat pertama kali datang ke Pos Perbatasan, saat ini Ray sudah dikenali oleh hampir seluruh penghuni Pos Perbatasan. Selain itu, hampir setiap orang yang ada di Pos Perbatasan sangat menghormati Ray saat mengetahui metode pelatihan baru yang digunakan untuk pelatihan mereka merupakan pemberian dari Ray. Dan juga, para prajurit di sini sudah mengetahui kalau Ray adalah kerabat angkat dari Estas Rogue yang merupakan seorang Panglima tertinggi dan juga bangsawan bergelar Duke.


“Selamat sore, Tuan Ray.”


“Selamat sore, Tuan.”


Setiap kali Ray melewati sekelompok prajurit, mereka selalu menunduk memberi hormat ke arah Ray. Sebagai balasan Ray hanya mengangguk dan tersenyum untuk membalas salam mereka. Meski sudah menyadari perbedaan dunia ini dan dunia asalnya, Ray masih merasa canggung setiap kali orang memberi hormat padanya karena status dan kebangsawanan miliknya.


Schnee yang melihat Ray merasa canggung karena rasa hormat dari banyak orang hanya bisa tersenyum kecil karena menemukan hal ini terlihat lucu dan aneh. Sebenarnya Schnee sudah melihat banyak bangsawan saat dia masih berkeliaran di Qin Empire, tapi baru pertama kali melihat seseorang yang tetap sederhana, berpandangan jelas, dan juga tidak gila kehormatan seperti Ray.


Schnee sudah melihat banyak bangsawan di Qin Empire dengan sifat bangga dan terkesan sombong. Selain itu kebanyakan dari mereka adalah orang yang gila status dan kehormatan yang sering membeda-bedakan seseorang berdasarkan status mereka. Tentu saja ada bangsawan yang cukup baik karena tidak membeda-bedakan orang berdasarkan statusnya tapi itu hanya sebagian kecil dari mereka dan semuanya masihlah seseorang yang bangga dengan statusnya.


Di sisi lain, Schnee melihat Ray adalah seorang yang melihat semua orang setara dan menilai mereka berdasarkan ketulusan dan cara mereka memperlakukan orang lain. Hal ini membuat Ray terlihat sangat berlawanan dengan para bangsawan yang dikenal Schnee. Dan karena sifat Ray inilah, Schnee tanpa ragu meminta Ray menjadikan dirinya dan Syr sebagai pelayannya karena Schnee yakin Ray tidak akan menggunakan statusnya untuk memperburuk keadaan Schnee dan Syr. Ini juga sebagai bentuk balas budi Schnee dan Syr untuk menyelamatkan nyawa mereka.


Tak perlu waktu lama Ray dan rombongannya akhirnya sampai di gerbang utama Pos Perbatasan. Setelah memberi arahan pada penjaga gerbang, Ray mengambil sebuah tenda kecil sebagai tempatnya menunggu James dan kelompoknya kembali.


“Jadi, Schnee. Bagaimana kondisi mu sekarang?” Ray memulai percakapan.


“Terimakasih atas bantuan mu. Kondisi ku sudah pulih sepenuhnya dan hanya perlu membiasakan diri untuk penggunaan sihir area besar.” Schnee menanggapi.


“Baguslah jika seperti itu, seharusnya kau akan pulih sepenuhnya dalam beberapa hari lagi.” Ray tersenyum kecil.


“Hm...” Schnee balas mengangguk dan tersenyum.


Kemudian Schnee, Syr, dan Ray membahas berbagai hal sejak mereka pertama kali bertemu yang membuat Ray merasa canggung karena mengingat dia mencoba mengintip mereka mandi saat pertemuan pertama mereka. Namun, Ray mampu menyembunyikan perubahan emosinya dengan baik dan membuat insiden itu tetap tersembunyi dari kedua saudari Setengah Elf.


Ken dan Zack saling membahu untuk tetap berjalan. Sementara itu James membopong dua rekannya, Andy dan Carrol yang mengalami luka pada salah satu kaki mereka. Diantara kelompok mereka, James bisa dianggap sebagai orang yang dalam kondisi terbaik karena hanya memiliki beberapa luka kecil dibalik armor miliknya yang hancur berantakan.


“Sepertinya kalian mendapatkan banyak masalah saat berada di Hutan Kematian.” Ray menyambut James dan kelompoknya.


“Setidaknya kami berhasil menyelesaikan tes dari mu, tuan.” James tersenyum, lalu melambaikan tangannya untuk mengeluarkan tumpukan kepala Binatang Iblis dengan berbagai ukuran.


Dalam sekilas Ray bisa menentukan tingkatan setiap Binatang Iblis yang berhasil dibasmi James dan kelompoknya. Total binatang iblis yang berhasil diburu James dan kemlompoknya dalam sehari adalah 2 Binatang Iblis Tingkat Raja, 15 Binatang Iblis Tingkat Lord, 30 Binatang Iblis Tingkat 1 sampai 9.


“Hahaha ... Sepertinya kalian berhasil. Walaupun kelihatannya kalian juga hampir mati.” Ray tertawa keras saat melihat tumpukan kepala Binatang Iblis.


“Tentu saja kami bisa menyelesaikannya, kami sudah berlatih keras dalam satu minggu ini.” James menanggapi dengan hormat dan sedikit rasa takut saat mengingat metode pelatihan Ray yang dibilang gila.


James masih bisa mengingat dengan jelas setiap pelatihan yang diberikan Ray padanya dan kelompoknya.


Pada hari pertama, Ray membawa sekelompok Binatang Buas yang kelaparan. Awalnya James dan kelompoknya tidak mengerti apa yang Ray coba lakukan, karena dengan kekuatan Binatang Buas yang belum berubah menjadi Binatang Iblis hanya setara Binatang Iblis Tingkat 3 paling banyak. Namun tentu saja itu akan menjadi kasus yang berbeda saat semua Binatang Iblis itu kelaparan. Kemudian Ray membuat mereka mengenakan empat gelang pemberat tangan dan kaki yang masing-masing seberat 50 kilogram. Dan tak hanya sampai disana, Ray membuat mereka bertarung dengan Binatang Buas dalam kondisi itu.


Setelah selamat dari pelatihan hari pertama, James dan kelompoknya disambut dengan neraka kedua mereka. Ray membuat sebuah lingkaran sihir raksasa yang meningkat gavitasi sebanyak sepuluh kali lipat, dan dengan menggunakan beban yang sama dengan hari pertama. Sehingga, James dan kelompoknya harus melakukan 100 Push up, 100 Sit up, dan 100 Squat jump dengan beban lebih dari dua ton yang ditangguhkan pada tubuh mereka.


Pada Hari Ketiga, Ray mengikat James dan kelompoknya sebelum membawa mereka ke daerah luar Hutan Kematian tanpa senjata dan armor. Lalu Ray menyiram tubuh mereka dengan darah segar dan kemudian membuat suara untuk menarik kerumunan Binatang Iblis. James dan kelompoknya yang dalam kondisi tak bersenjata hanya bisa berlari seharian hanya untuk selamat dari gigitan Binatang Iblis.


Kemudian Hari Keempat, latihan yang diberikan Ray terbilang cukup mudah karena James dan kelompoknya hanya perlu berlatih dasar pedang dan pertarungan dengan mengenakan beban yang sama dengan hari pertama. Sehingga pada hari ini, baik James dan kelompoknya bisa menarik nafas sejenak dan memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan diri mereka.


Namun, mereka langsung merasa dijatuhkan kembali ke dalam neraka keesokan harinya. Ray membuat lingkaran sihir gravitasi sepuluh kali lipat dan membuat James dan kelompoknya melatih ketrampilan pedang diatasnya sambil menggunakan beban 50 kilogram di masing-masing lengan dan kaki mereka. Selain itu, Ray tanpa ragu melempar bola api ke arah orang yang mengendur saat latihan.