Sistem Dewa

Sistem Dewa
Ch. 52 - Atribut Ledakan


“Aaaaarrrrggghhhh.......!!!!”


Setelah meminum potion rasa sakit mulai mngalir dalam tubuh Allen, seolah ada ribuan ular yang menggeliat dalam pembuluh darahnya. Melihat Allen kesakitan Ray dengan cepat mengalirkan mana miliknya untuk mengatur penyerapan obat kedalam tubuh Allen.


Dengan bantuan dari Ray, rasa sakit yang dialami Allen sedikit mereda namun dia masih meringis kesakitan dan seluruh tubuhnya berubah merah karena darah mulai mengalir dari pori-pori kulitnya.


Allen terus berkonsentrasi dan menahan rasa sakit luar biasa yang menyerang seluruh tubuhnya. Sementara Allen menahan rasa sakit, Olivia dan Miria mulai meneteskan air mata karena merasa tak tega melihat adiknya mengalami rasa sakit yang luar biasa. Disisi lain Tuan Schtrom menyangga tubuh istrinya yang sudah hampir pingsan karena melihat kondisi putranya.


Waktu terus berlalu dan Ray masih membantu Allen untuk menyerap khasiat Recovery Potion. Sepuluh menit sudah berlalu dan darah mulai berhenti merembes keluar dari tubuh Allen. Tiga puluh menit kemudian darah di kulit Allen mulai mengering dan rontok, memperlihatkan kulit putih sehat yang jelas berbeda dengan putih pucat sebelumnya.


Setelah tiga puluh menit berikutnya di tengah dada Allen mulai terlihat samar titik kecil berwarna merah gelap kehitaman, yang kemudian bersinar seukuran core binatang iblis sampai mencapai ukuran genggaman tangan. Kemudian cahaya merah gelap kehitaman mulai menyebar ke seluruh tubuh Allen sebelum mereda dan padam.


Setelah sinar merah kehitaman padam, Allen merasakan tubuhnya penuh kekuatan dan dia juga bisa merasakan energi sihir besar yang dimilikinya. Setelah menenangkan diri dan menyesuaikan aliran mana miliknya sesuai arahan aliran mana milik Ray, Allen membuka matanya.


“Ini luar biasa, seolah-olah ini bukan tubuh ku saja.” Allen merasa takjub dengan kondisinya sekarang.


Sementara Ray mengeluarkan beberapa Mana Potion dan mulai mengkonsumsinya untuk memulihkan mana miliknya. Wajahnya yang semula pucat karena berlebihan menggunakan mana mulai kembali segar. Saat Ray memulihkan mana miliknya dia mendengar suara sistem.


Ray terkejut saat mendengar pemberitahuan sistem. “Ini hadiah tak terduga.” Ray tersenyum puas.


“Ray... Potion tadi dan yang baru saja kau lakukan itu?” Kevin langsung menanyai Ray.


“Nak, bagaimana kau bisa mengatur mana mu seteliti itu?” Phytagoras bertanya hampir bersamaan dengan Kevin.


Ray mengatur nafasnya sebelum mulai menjawab pertanyaan mereka berdua. “Itu adalah Recovery Potion, dan yang ku lakukan tadi adalah menggunakan mana milik ku untuk mengatur penyerapan potion ke dalam tubuh Allen. Di saaat yang sama aku membasuh darah dan otot dalam tubuhnya sehingga menjadi lebih kuat, sekarang seharusnya dia bisa menahan Mana Core beratribut Ledakan miliknya.”


Kevin merasa takjub mendengarkan penjelasan Ray, sebagai seorang healer dia paham betul seberapa sulit hal yang baru saja Ray lakukan. Sementara Phytagoras juga sangat terkejut, namun bukan karena kemampuan Ray tapi karena ternyata Mana Core milik Allen beratribut Ledakan.


Phytagoras merubah pandangannya dan menatap Allen dengan seksama, akhirnya dia tahu kalau sebelumnya dia salah karena tak mempertimbangkan atribut Mana Core milik Allen. “Dia memang memiliki atribut Ledakan, aku tak tahu ini akan menjadi berkah atau kutukan untuk anak itu.” Phytagoras menggelengkan kepalanya pelan.


“Berkah? Kutukan? Apa maksud Tuan Phytagoras? Apa ada masalah dengan Mana Core milik ku?” Allen bertanya pada Phytagoras.