Sistem Dewa

Sistem Dewa
Ch. 172 - Pertarungan dan Auman Binatang Iblis


Disaat yang sama sembilan instruktur lainnya yang mengikuti pertarungan dengan Ryan dan James mengalami pertarungan yang sulit. Sebagian besar instruktur harus menghadapi lawan yang sedikit lebih kuat dari mereka sehingga mereka sedikit terdesak dan beberapa lainnya memiliki lawan yang cukup seimbang dengan mereka yang juga membuat mereka kesulitan untuk mengakhiri pertempuran secepat mungkin.


Mona salah satu instruktur dari kelas penyihir saat ini sedang mengahdapi Flame Wolf. Sebagai seorang rakyat biasa yang berhasil mencapai Tingkat Raja, Mona telah menunjukan bakat dan kerja kerasnya. Selain itu, Mona berhasil mencapai tingkat ini saat berusia 22 tahun yang menunjukan bakatnya yang luar biasa. Tapi kali ini Mona mengalami hari yang buruk karena terjebak dalam pertarungan dengan Flame Wolf yang lebih kuat darinya.


“Arghh...” Mona akhirnya tidak bisa bertahan lagi dan terkena serangan Flame Wolf dan terlempar jauh ke belakang sebelum menabrak pohon dan berhenti.


Saat dia berpikir bahwa dirinya akan mati disini, sesosok pria bergegas ke arahnya dan dengan cepat menebas leher Flame Wolf yang tidak bisa menghindari serangan kejutannya. Serangan pria itu berhasil memotong leher Flame Wolf cukup dalam sehingga membuatnya mati setelah kehilangan banyak darah.


“Kau baik-baik saja, nona? Sebaiknya sekarang kau mundur dan mendapatkan pertolongan pertama dari Nona Schnee.” Pria itu memberitahu Mona untuk mundur dan memulihkan dirinya.


Mona yang melihat pria itu dari dekat mengenalinya sebagai James, orang yang memutuskan rencana ini dan membuat setiap orang mengurangi resiko pertarungan dengan menarik enam ekor Binatang Iblis bersama Ryan dan Black Dragon yang dibawa Yuri.


“Terimakasih sudah membantu.” Mona berterimakasih pada James dan mundur untuk mendapatkan pertolongan pertama dari Schnee. Namun disaat yang sama Mona tidak sadar bahwa wajahnya sedikit merona karena malu dan jantungnya berdegup kencang.


Sementara itu, James juga langsung bergegas membantu orang lain dalam kelompok mereka. Kali ini dia berhasil membunuh Flame Ape Tingkat Raja dengan menusuk jantungnya melalui bagian belakang punggungnya.


“Bamn...” James menerima pukulan dari Flame Ape lainnya saat membunuh Flame Ape.


“Urgh... Sialan, aku tertangkap lengah... uhuk...” James memuntahkan seteguk darah dari mulutnya dan dia bisa merasakan lebih dari separuh tulang rusuknya hancur. Tanpa ragu James langsung mengeluarkan Recovery Potion yang diberikan Ray padanya dan meminumnya untuk memulihkan dirinya, lalu kembali bertarung melawan Flame Ape yang memukulnya.


“Ayo, mulai ronde kedua kera sialan!” James melompat dan menebaskan pedangnya dari atas kepala Flame Ape yang berhasil dihindarinya dengan sempurna.


Tanpa membuang waktu James menjejakan kakinya dan melompat ke depan Flame Ape yang kehilangan keseimbangan setelah menghindari serangan James yang sebelumnya, dengan sebuah tebasan James berhasil merobek luka besar dari leher sampai dengan perut Flame Ape. Akhirnya James mengakhiri kehidupan Flame Ape itu dengan memotong kepalanya.


James melihat kondisi pertempuran di sekililingnya dan bisa melihat hampir semua pertarungan telah selesai kecuali satu pertarungan antara Ryan dan seekor Flame Phyton. James langsung bergegas membantu Ryan yang sudah dalam kondisi terdesak, karena ini adalah pertarungan ketiganya setelah berpencar dari kelompok James.


***


Saat kondisi Ryan terdesak dan merasa dirinya sudah mencapai batasnya, seseorang melompat dari samping Flame Phyton dan berhasil menusuk salah satu matanya dengan serangan kejutan. Ryan yang sudah berada di ujung kelelahan tidak akan melepaskan kesempatan emas yang berada di depannya, tak peduli dengan semua kelelahan yang dimilikinya dia bergegas ke depan dan mendaratkan serangan telak yang hampir memutuskan kepala Flame Phyton dan membunuhnya seketika.


Saat Ryan dan James sudah memastikan kematian Flame Phyton di depannya, mereka akhirnya bisa bernafas lega dan mengistirahatkan tubuh mereka. Baik itu Ryan maupun James sudah mencapai batas kekuatan mereka setelah pertarungan yang berlangsung selama hampir tiga jam tanpa henti ini.


“Jadi, berapa banyak korban di pihak kita?” James menanyakan kondisi orang lain dalam kelompok mereka saat dia melihat Syr mendekati mereka.


“Tidak ada korban jiwa tapi masih ada lima orang yang terluka parah dan hampir mati. Beruntung kakak ku bisa mengobati mereka tepat waktu dan menstabilkan kondisinya.” Syr menjawab dengan nada datar sambil memeriksa kondisi James.


“Untunglah tidak ada korban jiwa disini, tapi entah mengapa aku masih belum bisa merasa tenang sekarang.” James merasakan hal buruk masih akan terjadi.


Setelah berlatih di bawah Ray selama hampir sebulan, James sudah banyak melewati pertarungan hidup-mati yang dibuat Ray untuknya dan setiap kali dia berhasil selamat juga berkat instuisinya yang memberitahunya setiap kali ada keadaan berbahaya yang mendatanginya.


“Roaarrr!!!” sebuah auman binatang buas terdengar beserta tekanan luar biasa yang menyertainya.


“Sial, ini adalah suara auman Binatang Iblis Tingkat Kaisar!” James berteriak mengutuk nasib sialnya dan anggota kelompoknya.


* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *


Dan ini adalah chapter baru untuk hari ini...


Terimakasih sudah mengikuti karya saya... Jangan lupa tinggalkan like dan komentar yang bisa membangun kemampuan menulis saya...


See you next chapter and have fun...