
Ray yang dibantu Little Green dengan cepat membunuh semua Binatang Iblis Tingkat Raja yang dilawannya, dan keluar dengan hanya beberapa luka ringan.
Saat ini Ray menghadapi Binatang Iblis Tingkat Kaisar yang memimpin kawanan Binatang Iblis dan memeriksa statusnya.
~ ~ ~ * ~ ~ ~
Nama : Flame Wolf Emperor
Tingkat Kekuatan : Kaisar Akhir (457)
Skill : Sihir Elemen Api (A), Sihir Elemen Angin (A), Penguatan Tubuh (P)
~ ~ ~ * ~ ~ ~
“Meskipun Flame Wolf Emperor ini berada di Tingkat Kaisar Akhir tapi kekuatannya jauh lebih lemah dari Blood Qilin yang ku hadapi sebelumnya.” Ray menggenggam kedua pedangnya dan bersiap menyerang Flame Wolf Emperor.
Ray melompat ke arah Flame Wolf Emperor dan menebaskan pedangnya secara vertikal ke arah leher Flame Wolf Emperor. Namun serangan Ray berhasil dihindarinya dan hanya menimbulkan luka sayat kecil pada bagian perutnya.
Ray kembali menyerang dan menebaskan pedangnya secara brutal ke arah Flame Wolf Emperor, gerakan Ray terlihat acak dan hanya berputar seperti tornado. Sebenarnya Ray masih merasa sedikit kesulitan untuk mengontrol serangannya menggunakan pedang ganda, dan dia mulai memikirkan seorang bajak laut berambut hijau di salah satu serial favoritnya.
“Aku bisa melihat orang itu menggunakan tiga pedang seperti hal normal, tapi menggunakan dua pedang saja sudah sangat sulit. Mungkin itu bakat ‘armor plot’ dari penulis.” Ray bergumam dalam hati tanpa menyadari dia sendiri dilindungi oleh ‘armor plot’ yang sama.
Ray terus bertarung dengan Flame Wolf Emperor, meski pertahanan dan kemampuan Flame Wolf Emperor tidak sekuat Blood Qilin tapi kecepatan yang dimiliknya jauh melampaui Blood Qilin dan bahkan Ray juga kesulitan mengimbangi kecepatan Flame Wolf Emperor.
“Sial serigala besar ini terlalu cepat, aku kesulitan mengikutinya dan dia berhasil menahan semua serangan ku atau menghindarinya.” Ray mengumpat dalam hatinya saat semua serangannya berhasil dihindari dan hanya meninggalkan beberapa luka sayatan saja.
Flame Wolf Emperor menerkam Ray, tapi Rayberhasil menghindarinya dan menusuk mata kanannya. “Awwuuu.” Flame Wolf Emperor merintih kesakitan saat kehilangan penglihatan dari mata kanannya.
“Sekarang adalah kesempatan ku!” Ray tidakmembuang kesempatan emas yang muncul di depannya, dia langsung melompat dan menusuk leher Flame Wolf Emperor.
“Awuuu…” Flame Wolf Emperor melolong untuk terakhir kalinya sebelum kehilangan kesadarannya untuk selamanya.
“Ding~~~ Selamat tuan rumah berhasil membunuh Flame Wolf Emperor Tingkat Kaisar. Mendapatkan 125000 Exp.”
“Ding~~~ Selamat tuan rumah naik level. Bonus Status Point +5.”
“Ding~~~ Selamat tuan rumah menyelesaikan Misi Utama [Misteri Hutan Kematian] Bagian 1. Apakah tuan rumah akan menerima reward?”
“Serigala besar ini benar-benar sulit untuk dilawan, secara kekuatan mentah dan kecepatan dia lebih unggul dari ku. Tapi aku memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menggunakan kekuatan ku dan memaksimalkannya.” Ray mengatur nafasnya dan melihat pemberitahuan dari sistemnya.
Ray berpikir jika Flame Wolf Emperor memang sangat kuat dan dia hanya berhasil mengalahkannya karena kemampuan berpedangnya dan cara dia memaksimalkan kekuatannya.
“Terima reward.” Ray terlepas dari lamunannya dan menerima reward miliknya.
“Ding~~~ Selamat tuan rumah naik level. Bonus Status Point +5.”
\~\~\~***\~\~\~
Nama : Ray Ainsworth (16)
Tittle : [Sang Pembantai] [Blacksmith] [Alchemist]
Ras : Manusia
Level : 83
Exp : [ 13900 / 450000 ]
HP : 5400
MP : 6000
Uang : 36 Gold 97 Silver
STATUS (SP = 25)
STR : 250
VIT : 270
DEX : 290
AGI : 265
INT : 300
LUC : 999
Skill : Alchemist (A), Blacksmith (A), Sihir Element Api (A), Sihir Element Air (A), Sihir Element Tanah (A), Sihir Element Angin (A), Sihir Element Petir (A), Sihir Penyembuhan (A), Regenerasi (P), Peningkatan Fisik (P), Ketrampilan Pedang Dasar (P), Divine Sense (A), Analyze (A), Bahasa Universal (P), Memori Eidetik (P),
\~\~\~***\~\~\~
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
Dan ini adalah chapter baru untuk hari ini...
Terimakasih sudah mengikuti karya saya... Jangan lupa tinggalkan like dan komentar yang bisa membangun kemampuan menulis saya...
See you next chapter and have fun...