
Sesampainya di dalam kamar Melly duduk di tepi ranjang, dia tidak tahu mau melakukan apa malam ini? Biasanya dia di sampingnya ada Keanu tapi malam ini tidak ada karena Keanu tidur di kamar neneknya.
"Sekarang aku jenuh, mas kita ambil Keanu saja! Aku tidak bisa tidur kalau tidak ada anak kita," pinta Melly naluri sebagai seorang ibu begitu terasa.
Kenzo menggelengkan kepalanya, dia berjalan ke tempat melly lalu duduk di sebelah Melly.
"Sayang, malam ini kamu tidak usah tidur!"
"Kita malam ini kerja keras, mari kita buatkan adik yang lucu untuk Keanu!"
Kenzo tersenyum manis, sungguh Melly menggelidik jijik. Suaminya ini ada-ada saja, anak saja masih kecil tapi udah mikirin buat adik yang lucu untuk Keanu.
"Mas....Keanu masih terlalu kecil," kata Melly sambil membaringkan tubuhnya di kasur dan Melly hendak menyelimuti tubuhnya dengan selimut tebal tapi Kenzo menahannya.
"Sayang, istri tidak boleh menolak permintaan suami loh," kata Kenzo dengan tatapan penuh kemenangan.
Kalau sudah seperti ini, Melly bisa apa? Melly hanya bisa menurut dan pasrah saja pada suaminya ini.
Kenzo dengan lembut mendekatkan wajahnya ke wajah Melly. "Istriku, mas mencintaimu," bisik Kenzo di telinga Melly.
"Melly tahu mas, mas...." belum sempat Melly melanjutkan kata-katanya. Kenzo sudah menempelkan di bibirnya di bibir mungil Melly dan dia menciumnya dengan lembut.
Melly perlahan-lahan menikmati ciuman dari suaminya, kini ciuman mereka menjadi lebih panas hingga nafas Melly tersengal-sengal karena merasakan kenikmatan.
"Mas, kamu yakin mau punya anak lagi? Di saat Keanu masih terlalu kecil?" tanya Melly, sebelum Kenzo melakukan lebih.
"Yakin sayang," jawab Kenzo sambil melanjutkan kembali aksinya, Kenzo mulai memasukkan miliknya ke dalam rumah siput Melly. "Ahhh....." d*s*h Melly pelan.
"Aish, udah masuk sayang," kata Kenzo sambil memperdalam anunya agar lebih masuk ke dalam sana.
Kini Kenzo mulai mengeluarkan masukan miliknya dengan begitu nikmat, Melly juga menikmati permainan suaminya malam ini.
"Tidak apa-apa jika aku harus hamil lagi yang penting suamiku bahagia," batin Melly dalam hatinya.
*****
Di kamar Kalandra dan Kimmy juga sedang terjadi pergulatan panas, Kalandra malam ini benar-benar memanfaatkan waktu dengan baik apalagi anaknya sedang bersama nenek dan kakeknya jadi Kalandra bebas menggarap istrinya berulang kali.
"Ahh...." d*s*h*n penuh kenikmatan, terdengar dari mulut Kimmy.
"Nikmati malam ini sayang," kata Kalandra yang terus mengeluar masukkan miliknya dari rumah siput Kimmy.
Kedua sejoli ini juga melakukan permainan dengan tidak kalah panas, sungguh malam ini begitu indah dan penuh kehangatan. Bahkan mereka juga melakukan lebih dari sekali dengan harapan adonan kedua mereka cepat jadi.
Malam yang semakin larut, rasanya sangat lelah, akhirnya mereka tidur.
*****
Di kamar Kinan dan Aftar, Keanu dan Kiran begitu anteng, bahkan dua bayi ini tidur sangat nyenyak malam ini di tengah-tengah kakek dan neneknya.
"Untung anak-anak mereka anteng," kata Kinan dengan penuh rasa syukur, coba kalau keduanya rewel pasti Kinan sudah membawa kedua cucunya ke orang tua mereka.
"Iya ma, tidurlah ma sudah malam!" sahut Aftar sambil tersenyum melihat Kinan.
"Aish mama, kamu itu ya tidak tahu kalau anak-anak kamu sedang membuatkan cucu kedua untuk kita," batin Aftar dalam hatinya.
Kinan yang mulai mengantuk akhirnya terlelap tidur dengan nyenyak.
Aftar memandangi Kinan dengan tatapan lembut, inikah wanita yang di nikahi secara kontrak waktu dulu? Iya pernikahan kontrak 100 hari yang akhirnya menjadi pernikahan selama-lamanya dan hidup mereka penuh dengan kebahagiaan, mereka di karuniai dua orang anak yang begitu tampan, di berikan dua cucu yang tampan dan cantik, diberikan kedua menantu yang cantik-cantik, sungguh kebahagiaan keluarga Kinan dan Aftar sudah sangat lengkap.
Aftar tersenyum, lalu mencium lembut kening Kinan dengan penuh cinta dan kasih sayang.
Bersambung
Terimakasih para pembaca setia