Menikah Kontrak 100 Hari

Menikah Kontrak 100 Hari
Melly tidak percaya


"Buktikan padaku!" Pinta Melly dengan tegas.


"Baiklah," jawab Kenzo.


Kenzo kembali melajukan mobilnya, entah dia mau menuju kemana?


Kenzo menuju ke sebuah komplek perumahan, entah dia mau kemana? Melly menatap Kenzo dengan tatapan penuh tanda tanya?


"Kita mau kemana kak?" Tanya Melly, yang melihat Kenzo hanya fokus dengan jalanan.


"Ke rumah Alex dan istrinya," jawab Kenzo membuat mata Melly membulat sempurna.


Melly agak terhentak mendengar kata-kata Kenzo. Kini otaknya terus berputar karena sibuk berpikir.


"Istri, maksudnya Kak Ken apa?" Tanya Melly dalam hatinya.


"Kak, jangan mengada-ada kamu. Aku tahu, kamu tidak suka dengan Alex tapi jangan fitnah Alex seperti itu!" Melly tidak terima, dia tetap membela Alex.


Betapa geramnya Kenzo, seperti inikah kalau sedang jatuh cinta. Bahkan hati saja bisa buta karena cinta.


"Akan aku buktikan, kamu harus melihatnya sendiri!" Kata Kenzo dengan tegas.


Sesampainya di rumah minimalis yang tidak terlalu mewah, kalau di bandingkan dengan rumah Kenzo rumah Alex ini tidak apa-apanya.


Melly terdiam dia melihat rumah itu dengan teliti. "Untuk apa kita kesini kak?" Tanya Melly sambil melihat Kenzo dengan tatapan tajam.


"Untuk membuktikan ucapanku padamu!" Jawab Kenzo, dengan begitu yakin.


Kenzo dan Melly tetap berada di dalam mobil, sampai beberapa lama Alex keluar dengan wanita yang sedang hamil.


Alex terlihat mesra dengan wanita itu, bahkan Alex mengelus-elus perut wanita itu dengan penuh kasih sayang.


Melly tampak terkejut, ini maksudnya apa? Tatapan Melly begitu dalam pada Alex dan wanita itu.


"Siapa wanita yang bersamanya?" Melly terlihat sedih, matanya berkaca-kaca.


"Dia adalah istrinya," jawab Kenzo tapi Melly menggeleng tidak percaya. "Tidak mungkin kak, Alex belum menikah." Melly menitikkan air matanya, membuat Kenzo berdecak kesal.


"Apasih maunya gadis bersuara cempreng ini? Ternyata dia bisa menangis dan dia menangis karena seorang laki-laki yang sudah beristri," batin Kenzo dalam hatinya.


"Mobil siapa sayang?" Tanya wanita yang bersama Alex, yang tidak lain adalah istri Alex.


"Tidak tahu sayang," jawab Alex menggelengkan kepalanya.


Melly menatap Kenzo dengan kesal, kenapa Kenzo sengaja membunyikan klakson mobilnya tapi tatapan Melly semakin lekat.


"Kak, itu sih Rasti." Kata Melly sambil menatap wanita yang bersama Alex.


"Kamu mengenalnya?" Tanya Kenzo pada Melly.


Melly menganggukkan kepalanya, membuat Kenzo menatap Melly dengan tatapan penuh tanda tanya?


"Siapa?" Kenzo balik bertanya untuk kedua kalinya.


"Rasti adalah teman sekelas aku kak," jawab Melly dengan nada malas.


Kenzo membuka pintu mobilnya, lalu dia keluar dan Kenzo membukakan pintu mobilnya untuk Melly.


"Turunlah! Kita pastikan semuanya," kata Kenzo sambil mengulurkan tangannya ke tangan Melly.


Melly menerima uluran tangan Kenzo, lalu dia turun dari dalam mobil. Alex dan Rasti sama-sama terkejut melihat Melly yang datang.


Kini Rasti dan Alex saling menatap satu sama lain. "Kok dia bisa datang ke rumah kita? Aku kan bilang cukup buat dia sakit hati saja Lex, bukan seperti ini." Rasti menatap Alex dengan tatapan marah.


"Aku tidak memberitahu, kalau aku sudah menikah sayang." Jawab Alex, dia saja merasa bingung.


"Melly tahu darimana rumahku?" Batin Alex dalam hatinya.


Melly dan Kenzo menghampiri Alex dan Rasti, tatapan Melly begitu garang pada Alex.


"Alex, jelaskan padaku!" Kata Melly dengan tatapan tegas.


Alex menatap Melly dengan tatapan bingung dan Kenzo sudah menatap Alex penuh dengan amarah.


BERSAMBUNG 🤗


Terimakasih para pembaca setia 🤗