
"Sayang, hidungnya mirip mas," kata Kenzo.
"Alisnya mirip aku, mas." Sambung Melly.
"Oh iya mas, anak kita mau di kasih nama siapa?" tanya Melly pada Kenzo.
Kenzo terdiam sejenak, dia sedang memikirkan nama untuk anaknya yang bagus.
Melly menghela nafasnya dengan pelan, dasar suaminya ini bukannya memikirkan nama sang anak dari jauh-jauh hari ini malah belum tahu nama untuk anaknya apa?
"Mas, mau di kasih nama siapa?" Melly kembali bertanya, melihat anaknya ada di pangkuannya rasanya bahagia sekali, akhirnya Melly sudah sah menyandang status sebagai seorang ibu.
"Keanu Putra Sanjaya, itu nama anak kita sayang," jawab Kenzo dengan tatapan yakin dan Melly mengangguk setuju. "Keanu, anak mama." gumam Melly terdengar lirih tapi matanya terlihat berbinar senang.
Kinan, Aftar, Vino dan Caca yang baru saja datang buru-buru mendekati Melly karena sudah tidak sabar melihat cucu pertama mereka yang selama ini mereka nantikan.
"Cucu nenek......" Kinan dan Caca sama-sama antusias, mereka tidak sabar ingin mengajak cucu tampan mereka.
"Tidak nyangka ya Kin, kita ternyata sudah mulai menua, sekarang kita sudah punya cucu yang begitu tampan," kata Caca, dia lebih dulu meraih Keanu dari pangkuan Melly.
Caca terlihat bahagia bahkan dia berulang kali menciumi pipi Keanu dengan lembut.
"Iya kak, sekarang kita di panggil nenek," sambung Kinan rasanya tidak sabar ingin mengendong Keanu juga, tapi Caca tidak mau memberikannya.
Aftar dan Vino hanya duduk di sofa sambil melihat istri-istri mereka berebutan cucunya.
"Vin, mungkin kita harus membuat adonan lagi!" kata Aftar, sungguh tidak tahu malu sih Aftar ini padahal umurnya sudah tidak muda lagi.
Aftar menatap Vino sengit, dasar Vino ini dia tidak tahu saja kalau bosnya ini masih sangat lihai kalau urusan ranjang, biarpun usianya sudah tidak muda lagi tapi urusan ehem-ehem Aftar tidak mau kalah.
"Papa, benar kata Papa Vino pinggang papa sudah tidak kuat lagi jadi jangan buat adik untuk aku ya!" sahut Kalandra dengan begitu jail.
Seketika Aftar menatap Kalandra lalu menjewer telinga Kalandra dengan pelan. "Dasar kamu ini, bukannya belain papanya malah dukung Papa Vino," omel Aftar dengan suara lirih karena tidak mau di dengar oleh Kinan atau Kinan akan menjewer telinga dirinya.
"Auh sakit papa, aku aduhin mama ya." Ancam Kalandra dan Aftar langsung melepaskan tangannya dari telinga Kalandra.
Sungguh Kalandra padahal papanya menjewer telinganya dengan pelan tapi Kalandra demen sekali mengadu pada sang mamanya itu.
Kinan dan Caca hanya fokus dengan cucu mereka, mereka terlihat begitu bahagia dan tentunya tidak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur dalam hatinya mereka masing-masing.
Kenzo dan Melly juga sangat bahagia karena akhirnya penantian mereka beberapa bulan ini terbayar sudah. Putra kecil yang begitu tampan membuat rasa sakit saat melahirkan seketika hilang begitu saja, rasa kawatir Kenzo juga sekarang menjadi rasa yang begitu bahagia karena anak pertamanya sudah lahir ke dunia ini.
Kali ini kebahagiaan begitu nyata di rasakan oleh semua keluarga.
Kini tinggal menunggu anak Kimmy dan Kalandra lahir, kedua sejoli itu juga sudah tidak sabar menantikan kelahiran putra pertamanya mereka.
Bersambung
terimakasih para pembaca setia
Maaf baru sempat update, dari beberapa hari yang lalu Author sibuk dengan pernikahannya Author dan akhirnya sekarang Author sudah sah menikah 🙏
Sekarang Author bisa lanjutkan novel dan segera mengeluarkan karya baru setelah novel ini tamat.