Menikah Kontrak 100 Hari

Menikah Kontrak 100 Hari
Kabar bahagia


Setelah pemeriksaan selesai, Kenzo tiba-tiba menghentikan mobilnya di sebuah supermarket membuat Melly bingung.


"Mau apa mas, kita kesini?" tanya Melly.


"Kita belanja, lalu kita pergi ke rumah mama dan beritahu kabar bahagia ini, mereka harus tahu kalau Kenzo Sanjaya akan segera menjadi seorang papa.....!!!!"


Kenzo terlihat begitu bahagia, membuat Melly juga merasa sangat bahagia, Melly sangat bersyukur karena akhirnya hamil anaknya Kenzo. Dan tentunya pasti kedua orang mereka juga akan sangat bahagia, karena cucu pertamanya akan segera hadir.


"Apa kamu sangat bahagia mas?"


"Melly sayang, tentu saja mas sangat bahagia. Pertanyaan macam apa yang kamu tanyakan ini?"


Kenzo agak kesal, tapi dia sudah memegang kedua pipi Melly dan dengan lembut memberikan Melly sebuah kecupan lembut di bibir tipis Melly, hati Melly semakin meronta-ronta sungguh rasanya sangat bahagia.


"Ayo kita belanja!"


Kenzo turun lebih dulu dari dalam mobil, lalu membukakan pintu mobilnya untuk Melly dan Kenzo juga dengan hati-hati memapah Melly karena takut Melly terjatuh.


"Mas, tidak apa-apa aku bisa jalan sendiri." Melly meyakinkan Kenzo, akhirnya Kenzo melepaskan Melly dan mereka bergandengan masuk ke dalam supermarket itu.


Kenzo dan Melly mulai berbelanja, kali ini Kenzo mengajak Melly ke tempat susu ibu hamil.


"Mas, haruskah kita membeli susu ibu hamil? Banyak yang mengatakan kalau susu ibu hamil rasanya tidak enak, bagaimana jika di ganti dengan susu kental manis saja mas?" bujuk Melly dengan begitu manis.


"Sayang, ini buat anak kita! Bukan buat kamu, kenapa jadi susu kental manis." Kenzo tidak mempan dengan bujukan Melly.


Kenzo mengambil berbagai macam rasa susu ibu hamil, Melly hanya geleng-geleng kepala kenapa suaminya membeli susu ibu hamil begitu banyak?


"Mas ini terlalu banyak, kita beli satu saja untuk mencoba dulu!" Pinta Melly, tapi lagi-lagi Kenzo tidak mau menuruti Melly.


"Sayang, ini demi anak kita. Kamu juga harus menjadi ibu yang baik, jadilah patuhlah pada suami kamu ini!" Jawab Kenzo, membuat Melly hanya bisa memanyunkan bibirnya.


Melly terdiam, tentunya dia memikirkan ide untuk membujuk suaminya ini.


"Mas, jika kamu menurut padaku, aku janji aku akan memberikan jatah lebih." Bisik Melly di telinga Kenzo.


"Istriku, aku tidak apa-apa tidak dapat jatah lebih! Yang penting anakku sehat, jadi kamu harus minum susu ibu hamil ini! Jika kamu tidak mau maka aku meminumkan susu ini lewat dari mulutku langsung." Kenzo balik berbisik di telinga Melly.


Melly terlihat kesal, sekarang otaknya mulai tidak beres. Bayangkan saja jika suaminya benar-benar melakukan hal itu, pasti akan sangat menjijikkan sekali.


"Baik-baiklah, aku kalah mas yang menang."


"Nah gitu dong, semua ini demi anak kita sayang."


Melly hanya mengangguk, lalu mereka kembali melanjutkan belanja mereka.


Kali ini Kenzo membeli buah-buahan dengan berlebihan, tapi Melly tidak melakukan protes dalam hatinya hanya bilang, biarkan saja nanti Mas Kenzo yang menghabiskan buah-buahan itu!


Kini setelah berbelanja Kenzo dan Melly langsung pergi menuju ke rumah orang tua mereka.


Sesampainya di depan rumah, Melly dan Kenzo melihat kedua orang tua mereka sedang dudukan di kursi depan rumahnya Kenzo.


Melly langsung turun dari dalam mobil, sedangkan Kenzo mengambil belanjaan yang tadi mereka beli.


"Mama....papa....."


Melly langsung menghambur ke pelukan mamanya, lalu berganti menghambur ke pelukan papanya.


Kini Melly berganti memeluk Kinan.


"Sayang, sepertinya kamu terlihat bahagia sekali, katakan pada mama apa ada kabar bahagia?" tanya Kinan, dia melepaskan Melly dari pelukannya.


Kenzo tersenyum sambil membawa tentengan belanjaan di tangannya.


"Mama, papa..." Kenzo menyalami tangan kedua orangtuanya dan kedua mertuanya secara bergantian.


"Kamu bawa apa nak, banyak sekali?" tanya Aftar sambil melihat beberapa tentengan yang Kenzo letakkan di atas meja.


Kenzo malah tersenyum senang, Melly juga ikut tersenyum.


Kini Melly dan Kenzo sudah sama-sama duduk.


"Kalian terlihat begitu bahagia, katakan pada mama. Apa sudah ada kabar bahagia?" tanya Caca dengan begitu antusias.


Aftar dan Vino sama-sama mengangguk, mereka juga berharap Melly Kenzo datang membawa kabar bahagia untuk keluarga mereka.


"Iya ma, kita punya kabar bahagia!" Jawab kenzo, terlihat senyumnya begitu senang.


"Apa nak?" tanya Kinan dan Caca secara bersamaan.


"Melly hamil ma, sekarang usia kandungannya sudah berjalan 6 minggu." Kata Kenzo dengan begitu bahagia.


"Apa itu benar nak?" tanya Caca, yang di anggukin oleh Kinan, Vino dan Aftar.


"Benar ma." Jawab Melly singkat, terukir senyum bahagia di sudut bibir Melly.


Caca dan Kinan, langsung memeluk Melly secara bersamaan.


BERSAMBUNG 😀


Terimakasih para pembaca setia 😊