Menikah Kontrak 100 Hari

Menikah Kontrak 100 Hari
Acara 7 bulanan Melly


Kini beberapa hari telah berlalu Kenzo dan Kalandra juga begitu kompak dalam masalah pekerjaan, mereka sama-sama bersikap profesional dalam pekerjaan.


Bahkan setiap pagi juga mereka berangkat bersama dan pulang kerja bersama, istri-istri mereka juga dengan setia menunggu mereka pulang dari kantor setiap malam.


*****


Kalandra dan Kenzo hari ini cutti kerja, karena hari ini adalah acara 7 bulanan Melly.


Melly sedang sibuk berdandan sedangkan Kenzo dari tadi sudah terlihat kesal, apalagi istrinya berdandan lama sekali padahal tanpa dandan juga sudah cantik tapi namanya wanita itu tidak jauh dari kata make-up.


"Sayang, semua tamu sudah menunggu, mau berapa lama lagi kamu berdandan?" tanya Kenzo, rasanya gemas sekali dengan istrinya karena tidak selesai-selesai berdandan.


"Mas tunggu 5 menit lagi!" sahut Melly, yang masih fokus dengan kaca meja rias itu.


Kenzo mengangguk, untung saja di bawa sana sudah ada kedua orang tuanya yang menemui para tamu yang datang, jadi Kenzo agak tenang.


Setelah 5 menit telah berlalu. "Ayolah sayang, kamu sudah sangat cantik." Kata Kenzo dan akhirnya Melly selesai berdandan.


Melly dan Kenzo sama-sama keluar dari dalam kamar mereka, Kenzo juga terus mengandeng tangan Melly karena takut Melly jatuh.


Kini Kenzo menemui para tamu undangan yang datang, anak yatim dari yayasannya Kenzo mereka juga sudah datang bersama pengurus panti.


Kenzo dan Melly dengan ramah menyapa para tamu yang hadir di acara 7 bulanan anak pertama mereka.


Setelah itu akhirnya acara demi acara di mulai, doa-doa juga di panjatkan untuk jabang bayi yang ada di dalam perut Melly hingga beberapa lama akhirnya acara selesai.


Melly dan Kenzo sama-sama merasa lega, akhirnya acara 7 bulanan anak pertamanya berjalan dengan lancar.


"Jaga kandungan kamu baik-baik ya nak, ingat siapkan nama untuk calon anak kamu ini!" ujar Caca, rasanya tidak sabar lagi ingin meminang cucu pertamanya.


"Iya mama," jawab Melly sambil tersenyum.


"Ma, aku bantuin yang lainnya untuk membagikan bingkisan untuk para anak yatim ya ma," pamit Melly dan Caca mengangguk pelan.


Kini Kenzo, Kalandra, Kimmy dan Melly sibuk membagikan bingkisan yang sudah di siap kan untuk para anak yatim yang mereka undang.


"Sayang, kamu duduk saja, Kimmy kamu juga duduk saja, kalian ini wanita hamil nanti kelelahan," tutur Kenzo dengan penuh perhatian pada istrinya dan adik iparnya.


Kimmy dan Melly sama-sama mengangguk, mereka juga sudah merasakan kecapean karena lelah berdiri dari tadi.


Aftar dan Kinan terlihat begitu bahagia, sungguh setelah sekian lama menunggu akhirnya cucu mereka akan lahir ke dunia ini.


"Setelah ini adalah acara 7 bulanan Kimmy, sungguh pa, aku bahagia sekali karena akan segera punya cucu," kata Kinan sambil tersenyum melihat anak-anaknya yang sedang berbagi pada anak-anak yatim.


"Iya ma, kita akan segera menjadi nenek dan kakek. Tidak terasa ma ternyata kita sudah tidak muda lagi," jawab Aftar sambil tertawa kecil mengingat masa mudanya dulu.


Hari ini semua keluarga kumpul, mereka semua mendoakan calon anaknya Kenzo dan Melly, mudah-mudahan lancar sampai lahiran nanti.


Hingga beberapa jam telah berlalu akhirnya acara demi acara selesai, semuanya istirahat di ruang tengah.


"Ken, Kalan, sebentar lagi kalian akan menjadi seorang papa, kalian harus menjaga anak dan istri kalian dengan baik," nasehat Kinan untuk kedua anaknya.


"Kalian juga tidak boleh membentak istri-istri kalian, biarpun kalian marah tahanlah amarah kalian, karena wanita itu paling tidak bisa kalau di bentak mereka pasti akan menangis," sambung Aftar dengan nada lembut.


Kenzo dan Kalandra mengangguk, mereka harus seperti papa mereka yang selalu sayang pada mama mereka.


"Mama papa, kalian jangan kawatir, aku akan menjaga anak dan istriku dengan baik," jawab Kenzo sambil memeluk Melly di hadapan para orang tua yang ada di ruangan keluarga itu.


"Kalandra juga akan menjaga Kimmy dan anak Kalan dengan baik pa," sambung Kalan, bahkan dengan nakal Kalandra mencium bibir Kimmy di hadapan semua orang.


Sungguh pipi Kimmy langsung merah merona, tapi para orang tua mereka malah tersenyum bahagia.


"Bahagialah selamanya," harapan Vira untuk keluarga kecil anaknya.


"Iya mama, Mas Kalan suka nakal," jawab Kimmy membuat semuanya tertawa.


Arga menatap Kimmy dengan tatapan lembut dulu Arga mengira jika Kimmy menikah dengan anaknya Aftar pasti Kimmy tidak akan bahagia, ternyata dugaannya itu salah karena Arga melihat Kimmy sangat bahagia dan Kalandra juga sangat mencintai Kimmy.


Kini hari semakin sore Vira, Arga, Caca dan Vino berpamitan pulang kepada semuanya.


Setelah para orang tua mereka pulang Kinan dan Aftar menyuruh anak-anaknya dan kedua menantunya untuk istirahat.


Acara 7 bulanan hari ini berjalan lancar, kini semua keluarga tidak sabar menunggu kelahiran anak pertama Kenzo dan Melly.


BERSAMBUNG


terimakasih para pembaca setia