Menikah Kontrak 100 Hari

Menikah Kontrak 100 Hari
Kenzo cemburu


Setelah menerima telpon dari Kalandra, Kenzo langsung buru-buru pergi menuju ke tempat dimana Melly berada.


Monita yang melihat Kenzo pergi terburu-buru, dia menatap Kenzo tanpa berkedip sama sekali.


"Ken, mau kemana?"


"Buru-buru sekali, bukannya siang ini ada meeting penting?"


"Ken, kenapa kamu begitu tampan, tubuhmu begitu kekar, rasanya aku ingin mrncakar-cakar tubuhmu."


Monita terus menatap kepergian Kenzo hingga tidak terlihat, sungguh Monita sangat penasaran Kenzo itu mau kemana? Tapi Monita juga masih banyak pekerjaan akhirnya Monita memilih melanjutkan pekerjaannya.


Kenzo langsung melajukan mobilnya menuju ke pusat perbelanjaan tempat Melly belanja. Setelah menempuh perjalanan beberapa lama akhirnya Kenzo sampai di pusat perbelanjaan itu.


Kenzo mengirim pesan pada Kalandra, dia juga mengetiknya dengan cepat.


"Kalan, kalian dimana?"


Mendengar ponselnya berbunyi, Kalandra tersenyum senang dia tahu ini pasti pesan dari kakaknya. "Itu kan, benaran laki-laki bucin itu langsung datang." Kalandra tertawa dalam hatinya.


"Kita sedang berbelanja bersama kak, naik saja kita sedang di tempat snack anak-anak."


Kenzo membaca balasan pesan dari Kalandra, lalu dia segera naik ke tempat yang Kalandra maksud.


Sesampainya disana Kenzo melihat istrinya sedang berbelanja bersama dengan kedua laki-laki itu, bahkan mereka terlihat begitu akrab sambil mengobrol.


"Mell, kita sudah lama tidak bertemu." Kata Faza sambil membantu Melly mendorong troli belanjaannya.


"Iya Za, terakhir kita bertemu waktu itu kita masih SMP kelas 3. Oh iya kamu sudah punya pacar atau istri?" tanya Melly sambil mengambil bermacam-macam snack satu persatu.


"Belum Melly, jujur aku masih menunggumu, kamu tahu sendiri kan aku menyukaimu dari dulu," jelas Faza sambil tersenyum kecil.


"Yaah aku kira kamu sudah move on dari Melly, Za. Ternyata masih sama seperti dulu," celetuk Arya sambil geleng-geleng kepala.


Kenzo menatap pemandangan itu dengan tatapan tidak suka, Kalandra hanya senyam-senyum sendiri. Kimmy menahan tawanya, dia melihat kakak iparnya saat ini sedang menahan rasa kesalnya.


"Kak Ken sudah berapi-api, lihat saja apa yang terjadi?" batin Kimmy dalam hatinya.


"Sayang.......!!" seru Kenzo, sambil mengepalkan kedua tangannya dengan tatapan mata begitu kesal.


Melly menelan ludahnya dengan kasar, dia sangat kenal dengan suara itu. Melly menoleh pelan-pelan dan benar dugaannya.


Raut wajah Melly terlihat kaget melihat kedatangan suaminya, sungguh tidak ada angin tidak ada hujan tapi tiba-tiba ada Kenzo yang sudah berdiri tidak jauh dari tempatnya berdiri.


"Mas Ken...." Melly menoleh dengan raut wajah terkejut.


"Sudah selesai berbelanjanya?" tanya Kenzo dengan suara agak menekan.


Tatapan mata Kenzo menunjukkan kalau saat ini dirinya sedang cemburu, Melly melihat ke arah Kalandra dan Kalandra tersenyum kecil pada Melly.


"Ini pasti ulah Kalandra dasar jail sekali adik iparku ini," batin Melly dalam hatinya.


"Belum mas, mas kok datang kesini? Bukannya mas sedang kerja?" tanya Melly malu-malu.


"Memangnya kenapa? Mas tidak suka kamu dekat-dekat dengan laki-laki lain," bisik Kenzo yang kini sudah berdiri di samping Melly.


Melly tersenyum kecil pada Faza dan Arya, Faza dan Arya sama-sama menatap Melly dengan tatapan penuh tanda tanya.


Faza menatap Kenzo, Arya juga menatap Kenzo, Kenzo membalas tatapan mereka dengan tatapan tidak suka.


"Melly, laki-laki ini siapa?" tanya Faza dan di anggukin oleh Arya.


"Faza, Arya dia adalah suamiku." Jawab Melly membuat Faza dan Arya sama-sama terkejut.


"Kapan kamu menikah? Kenapa kamu tidak mengundang kita?" tanya Faza dengan begitu serius.


"Haruskah kita mengundang kalian, memangnya kalian siapa?" tanya Kenzo, sungguh cemburuan itu sama seperti Aftar.


"Mas, kamu ini ih. Mereka adalah teman aku waktu SMP," jelas Melly pada Kenzo.


Kenzo langsung menarik Melly masuk ke dalam pelukannya, apalagi melihat Faza dan Arya terus menatap Melly dan tatapan mereka itu begitu dalam itu membuat Kenzo sangat tidak rela.


Karena tidak mau berurusan panjang lebar dengan Kenzo akhirnya Faza dan Arya berpamitan pada Melly.


Kini setelah Faza dan Arya pergi, Kenzo merasa lega dan akhirnya hari ini Kenzo tidak kerja dan memilih untuk menemani Melly berbelanja untuk di bawa ke yayasan.


Kalandra dan Kenzo akhirnya sama-sama menjaga istri-istri mereka dengan setia mereka mendorongkan troli belanjaan Melly dan Kimmy.


BERSAMBUNG 🙏


Terimakasih para pembaca setia 😊