
Melly terlihat gerogi, melihat kasur tempat tidur saja rasanya merinding, bahkan langkah kaki Melly terasa berat untuk menuju ke ranjang tempat tidur.
Kenzo yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi, dia menatap Melly dengan tatapan penuh tanda tanya?"
"Ada apa Mell?"
Suara Kenzo membuat Melly kaget, seketika Melly terlihat gugup di hadapan Kenzo yang tidak lain adalah laki-laki yang sudah sah menjadi suaminya.
"Mas Ken....."
Kenzo meraih tangan Melly, lalu mengajak Melly ke ranjang tempat tidur.
"Kenapa deg-degan seperti ini?" Batin Melly dalam hatinya.
Kini mereka sudah duduk di tepi ranjang tempat tidur, Kenzo memegang tangan Melly lalu menciumnya dengan lembut.
"Mas, apakah tidak bisa menundanya?"
Kenzo terkejut, matanya menatap Melly dengan tatapan tajam sedangkan Melly tidak berani menatap Kenzo sama sekali.
"Tidak mau, kenapa harus di tunda? Kita ini pengantin baru."
"Aku takut mas, nanti sakit."
"Sayang, sakit itu hanya di awal masuk saja nanti kalau sudah masuk ke dalam, tidak akan sakit tapi enak, percaya deh sama mas!"
Tutur Kenzo, dia berusaha meyakinkan Melly, bahkan bibir Kenzo mulai nakal, mencium leher jenjang milik Melly. "Kamu hanya akan merasakan kenikmatan malam ini, percaya sama mas! Mas juga akan melakukannya dengan pelan," bisik Kenzo di telinga Melly.
Melly mengangguk, dia juga mulai menikmati permainan Kenzo, Kenzo terus menghujani Melly dengan ciuman lembut.
Kini Kenzo mencium bibir Melly dengan lembut, hingga ciuman itu menjadi semakin panas karena Melly juga membalas ciuman Kenzo.
"Emmhh...." Keduanya sama-sama mendesah penuh kenikmatan.
Kenzo melepaskan ciumannya, dia membiarkan Melly bernafas lega, kini tangan Kenzo mulai nakal karena sudah menyusup masuk ke dalam rok yang Melly pakai malam ini.
Kenzo memainkan jarinya di rumah siput milik Melly, rasanya begitu nikmat ******* manja juga keluar dari mulut Melly, hingga Kenzo tersenyum senang.
"Tadi katanya takut, tapi di mainkan dengan jari saja desahanmu sangat menggoda sayangku," kata Kenzo disela-sela kegiatan nakalnya di rumah siput milik Melly.
D*s*h*n Melly terdengar begitu kenikmatan, bahkan rumah siput Melly juga sudah basah.
Hingga beberapa menit Kenzo jail memainkan rumah siput Melly dengan jarinya, Melly tiba-tiba merebahkan tubuhnya, bahkan Melly mulai kelimpungan tapi Kenzo jail sekali tidak langsung memasukkan miliknya ke dalam rumah siput Melly, bahkan Kenzo masih asik dengan permainannya.
"Mas.... achhh aku mau keluar!!!"
"Keluarin sayang, jangan di tahan!"
Kenzo menghentikan kegiatan di rumah siput milik Melly, lalu membiarkan l***d*r Melly mengalir begitu saja.
"Bagaimana sayang? Enakan?" Tanya Kenzo dengan nada menggoda. "Mari sayang kita lanjutkan lagi, mas bakal kasih yang lebih yang lebih enak dari jari mas!" Bisik Kenzo di telinga Melly.
Tangan Kenzo mulai melepaskan kancing pakaian Melly, kini dua gundukan kembar Melly terlihat jelas, bahkan terlihat tegang.
"Mas, kapan kamu akan memasukkan punya kamu? Kamu itu jail sekali dari tadi siang," omel Melly pada Kenzo.
"Biarkan mas bermain-main sayang, kamu nikmati saja!" Jawab Kenzo, gini tanpa izin dari Melly, Kenzo mengh*s*p p*t*ng s*s* Melly seperti bayi.
"Acchh mas...."
Karena Kenzo terus menganggunya, akhirnya tangan Melly menyusup masuk ke dalam t*ngk*t s**ti milik Kenzo.
Melly sengaja menekan-nekannya, membuat Kenzo mend*s*h penuh kenikmatan. Kenzo membiarkan Melly melakukan itu, karena rasanya begitu enak.
Setelah beberapa lama, Kenzo menyingkirkan tangan Melly dari dalam sana. Kini buru-buru Kenzo melepaskan c*l*n* d*l*m miliknya.
Melly melihat kalau milik suaminya sudah sangat tegang. "Sayang, malam ini kamu akan menjadi milikku selamanya, kamu tahan ya ini akan mengobrak-abrik rumah siput kamu!" Kata Kenzo, Kenzo membuka sl*k*ng*n Melly agak lebar, kini Kenzo mulai mengarahkan miliknya ke dalam rumah siput milik Melly.
Awalnya Kenzo mengg*s*k-g*s*k*n dengan lembut, lalu mulai n*s*k-n*s*kannya dengan pelan.
Kenzo tidak memperdulikan ucapan Melly, Kedua tangan Melly sudah menggenggam sprei dengan kuat.
"Tahan sayang!" Kenzo mulai menekan miliknya agar masuk ke dalam rumah siput milik Melly.
"Ahhh...."
"Sedikit lagi sayang, tahan ya!" Kenzo langsung menghentak miliknya dengan kuat dan akhirnya. "Jlebbb......." Semuanya masuk ke dalam dengan sempurna.
Kenzo membiarkan miliknya diam di dalam sana, air mata Melly menetes, karena rasanya sakit sekali.
Setelah beberapa lama, Kenzo mulai mengg*y*ngk*n pinggulnya, lalu dengan lembut meng*l*ar masukkan milik dari dalam rumah siput Melly.
D*s*h*n keluar dari dalam mulut mereka, yang tadinya rasanya sakit juga, benar kata Kenzo lama kelamaan rasanya enak.
Hingga beberapa lama, akhirnya keduanya sama-sama mencapai puncaknya, Kenzo mengeluarkan c*i**n hangatnya di dalam rumah siput Melly.
Melly mengatur nafasnya, betapa leganya dan nikmatnya, sungguh malam ini suaminya sudah membuat dirinya benar-benar merem melek penuh kenikmatan.
Kenzo menjatuhkan tubuhnya di samping Melly, rasanya sangat capek, tapi Kenzo juga sangat bahagia karena sudah memiliki Melly seutuhnya.
"Terimakasih sayang," Kenzo memberikan ciuman hangat di kening Melly.
Tanpa membersihkan tubuhnya terlebih dahulu, Melly dan Kenzo langsung sama-sama tidur sambil berpelukan.
*****
Malam semakin larut, di kamar Kimmy dan Kalandra juga sedang ada pertempuran hebat.
"Achhh..ahh...Kalan pelan-pelan!"
Kalandra sedang meny*d*k*n m*l*knya ke dalam rumah siput Kimmy.
"Sayang kamu tahan ya! Enak sekali, punya kamu masih sempit."
Kalandra tidak menghentikan aksinya, dia sedang mempraktekkan gaya yang tadi di film dia tonton, iya mereka sedang melakukannya dengan gaya berdiri.
D*s*h*n keduanya terdengar sama-sama menikmati, karena lelah dengan poposi berdiri, Kalandra merebahkan tubuhnya Kimmy di atas ranjang tempat tidur lalu Kalandra kembali lagi memulai aksinya.
"Kalan.....!!"
"Panggil aku mas, sayang!!"
"Mas Kalan, aku sudah ingin keluar."
Kalandra mempercepat permainan, hingga akhirnya mereka berdua sama-sama mencapai puncak kenikmatan yang sama.
Kalandra mengeluarkan semua c*i**n hangatnya di dalam rumah siput Kimmy, rasanya lega dan sangat enak.
Kalandra langsung menjatuhkan tubuhnya di samping Kimmy.
"Terimakasih sayang, malam ini kamu hebat." Kalandra memeluk Kimmy dengan pelukan begitu hangat.
"Tidurlah!" Suruh Kalandra.
"Mas aku bersihkan dulu," jawab Kimmy.
"Besok pagi saja! Biarkan c**r*n hangat mas tenang di dalam sana, kamu jangan banyak bergerak! Kamu diam, tidurlah!" Tutur Kalan yang malah mempererat pelukannya.
Akhirnya Kimmy menuruti apa kata suaminya, dia memejamkan matanya dan tidur nyenyak di pelukan Kalandra.
Malam yang melelahkan, tapi membuat para pengantin baru itu bahagia.
BERSAMBUNG 😊
Terimakasih para pembaca setia 😊