
Hari demi hari berlalu, minggu demi minggu juga telah berlalu, hari ini Kimmy dan Melly asik bermain dengan Keanu di ruang tengah.
Kinan dan Aftar juga berada di tengah-tengah mereka, mereka semua terlihat begitu senang mengajak Keanu bercanda.
Keanu juga terlihat tersenyum senang, bahkan bayi menggemaskan ini dari tadi tidak menangis sama sekali.
Kimmy tiba-tiba terdiam sambil memegangi perutnya. "Acchh....sakit....." rintih Kimmy tiba-tiba, membuat Kinan dan Aftar sama-sama saling menatap dengan tatapan panik.
"Kimmy, kamu kenapa nak?" tanya Kinan.
"Sakit ma...." hanya itu yang keluar dari dalam mulut Kimmy.
"Mama, sepertinya Kimmy mau melahirkan, mama aku telpon ambulan dulu," buru-buru Melly menelpon ambulan.
Akhirnya setelah beberapa lama ambulan datang, Kimmy langsung di bawa ke rumah sakit ditemani oleh Kinan dan Aftar.
Sedangkan Melly dia dirumah, Melly juga langsung menelpon Kalandra agar segera menyusul istrinya ke rumah sakit.
Kalandra yang sedang fokus dengan laptopnya, mendengar ponselnya berdering dan melihat telpon itu dari kakak iparnya, Kalandra agak terkejut.
"Tumben, Kak Melly menelponku," gumamnya dengan suara lirih.
Kalandra langsung mengangkat telpon dari Melly.
"Hallo kak...."
"Kalan, kamu ke rumah sakit sekarang ya! Kimmy mau melahirkan, tadi sudah di bawa oleh ambulan, mama dan papa juga ikut ke rumah sakit."
Kalandra langsung panik tapi dia berusaha tenang.
"Iya kak, aku akan ke rumah sakit sekarang."
Kalandra langsung menutup saluran telpon dari kakak iparnya itu, lalu dia beranjak dari kursi kerjanya dan segera pergi ke rumah sakit.
"Kimmy, tunggu aku ya sayang...."
"Aku akan segera datang, anak kita akan segera lahir ke dunia ini."
Kalandra terlihat kawatir, sambil menyetir mobilnya, Kalandra juga terus berdoa dalam hatinya mudah-mudahan persalinan istrinya berjalan lancar, anak dan istrinya juga baik-baik saja.
Di rumah sakit Kimmy sedang berjuang melahirkan anak pertamanya, biarpun tanpa di dampingi oleh Kalandra, karena Kalandra belum sampai dirumah sakit.
Kalandra mempercepat laju mobilnya agar cepat sampai dirumah sakit.
Sesampainya di rumah sakit, Kalandra langsung bertanya kepada salah satu suster yang berada di bagian administrasi.
"Sus, saya mau tanya, pasien atas nama Kimmy ada di ruangan mana ya?" tanya Kalandra.
"Nyonya Kimmy ada di ruangan Mawar no 1 pak," jawab sang suster, Kalandra mengerti lalu dia langsung pergi menuju ke ruangan Mawar yang di maksud oleh suster.
Sesampainya di kamar tersebut, Kalandra langsung masuk ke dalam kamar rawat itu. Kalandra melihat papa dan mamanya sedang menemani istrinya yang baru saja melahirkan beberapa waktu lalu.
"Kimmy...." terdengar suara Kalandra sedang menahan tangis bahagia.
"Mas Kalan, anak kita sudah lahir, dia perempuan." Kata Kimmy, binar matanya begitu bahagia.
Kalandra mengangguk, lalu dia menghampiri sang putri yang saat ini sedang di gendong oleh Kinan.
"Mama, ini anak Kalan?" Kalandra masih belum yakin, anaknya begitu cantik persis seperti mamanya.
"Iya nak, ini anak kamu. Sekarang kamu sudah menjadi orang tua," jawab Kinan yang diiringi senyum bahagia.
Aftar juga sudah menghubungi besannya memberitahukan kalau Kimmy sudah lahiran, Arga dan Vira juga langsung menuju ke rumah sakit karena tidak sabar ingin melihat cucu pertama mereka.
Kalandra mengambil anaknya dari gendongan sang mama, lalu menggendongnya.
"Sayang, anak kita cantik sekali," kata Kalandra, kini Kalandra sudah duduk di dekat Kimmy.
Kimmy tersenyum, berulang kali Kalandra memberikan ciuman demi ciuman untuk Kimmy sebagai rasa terimakasih Kalandra, karena Kimmy sudah mengandung buah hati dan melahirkan buah hatinya, sungguh hati Kalandra rasanya sangat bahagia.
"Mirip sepertiku ya mas..." celetuk Kimmy sambil tersenyum kecil.
"Baiklah, mirip dengan mamanya. Mau diberi nama siapa ya sayang?" Kalandra mencium lembut pipi sang putri kecilnya.
"Namanya, aku pikirkan dulu mas...." Jawab Kimmy, yang memang belum mempersiapkan nama untuk anaknya ini.
Akhirnya cucu kedua keluarga Sanjaya sudah lahir ke dunia.
Bersambung
Terimakasih para pembaca setia